AreizHiugan world

membuka dunia dengan membaca

Archive for September 23rd, 2011

Serdadu Malam

Posted by Areiz Hiugan 0 Comment

Terik mentari yang tak terperi telah hancur bersamaan dengan berakhirnya perjalanan siang yang panjang. Senja itu sepasang kelelawar hinggap di dahan jambu, di tengah lebatnya rimbunan pohon-pohon asam yang berjejer mengelilinginya. Sang jambu kokoh berdiri walau dengan keterasingan yang mengelilinginya. Sepasang kelelawar itu hinggap sebentar lalu terbang kembali ke arah tenggelamnya matahari, di ufuk barat  [ Read More ]

Categories: Article

PROFIL AKU

Areiz Hiugan


Popular Posts

Bismillah

Dulu ibuku pernah bercerita tentang lafal bismillah yang katanya bisa ...

Gambar Bertulisan "K

ADAKAH suatu tempat, di dunia, di mana tangis mengalun lirih, ...

The Existence Of Rel

In the Islamic tradition, Moslem believed that text is not ...

Berkompetisi untuk k

Apa yang harus diluruskan dalam kompetisi politik yang dilakukan oleh ...

Alasan Hakiki di Bal

Kota suci Jerusalem yang mulia dan beberapa tempat suci umat ...