AreizHiugan world

membuka dunia dengan membaca

Archive for the ‘Short Story’ Category

Imam Ghazali

Posted by Areiz Hiugan 0 Comment

Siapa saja yang pernah mendengar kitab Ihya Ulumuddin akan lekat dengan sosok karismatik Imam Ghazali yang memiliki nama lengkap Muhammad Bin Muhammad Bin Muhammad Abu Hamid Al-Ghazali Al-Mujtahid Al-Faqih Al-Ushuli Al-Mutakallim Ath-Thusi Asy-Syafi’I, lahir di Thus; 1058 / 450 H sebuah dataran ditanah Persia, karenanya beliau dikenal sebagai seorang filosof dan teolog Persia, didunia barat  [ Read More ]

Categories: Short Story

“Seperti apa sih, Sang Hyang Widimu?” “Seperti ini ?” Lawan bicaraku mengeluarkan sebuah patung dari tas di bahunya. “Seperti itukah, Ah…ah..ah…!” Saya tertawa terbahak-bahak. “Sungguh, kamu ini bodoh kawan, masak arca sebegitu kecil itu kau Tuhankan, itu kan layaknya boneka mainan anjingku di atas apartment sana. Kok, bisa-bisanya kau agung-agungkan!?” “Kau menaruhnya dalam tas, tas  [ Read More ]

Categories: Short Story

Jari-Jari Pemetik Tasbih

Posted by Areiz Hiugan 0 Comment

Malam terus merambat mendaki pucuk kegelapan. kemudian menepi pagi. Namun sebelum benar-benar pagi. Seorang renta. Bagitu renta, sedang khusuk memetik tasbih yang meliliti jari-jemarinya di sebuah masjid. bersila menghadap kiblat. Merajut kata-kata tauhid serta mengemis ampunan dari tuhan-NYA, yang tanpa dirasanya. Butiran-butiran air bergulir pelan menjelma kristal bening berkilau. Bercucuran membasahi sajadahnya yang lusuh. Semakin  [ Read More ]

Categories: Short Story

Secercah Harapan Baru

Posted by Areiz Hiugan 0 Comment

Bayang-bayang itu kembali mengusikku, hadir dalam rentetan pilu yang menggebu, kata-kata yang ku rangkai pada secarik kertas seolah hidup dan menatap syahdu penuh keluh, ia datang dengan rona yang memudar dibalik kenikmatan yang terngiang, hatiku sesak oleh rindu, rindu akan datangnya waktu yang telah lama ku tunggu, sejak masa-masa itu terungkap dalam mimpi-mimpi burukku, entah  [ Read More ]

Categories: Short Story

PAHATAN MIHRAB

Posted by Areiz Hiugan 0 Comment

Hari itu aku sangat lelah sekali setelah berjalan sejauh lima kilo meter lebih dari terminal. Sungguh sangat sial sekali, hari sesiang ini tak ada satupun angkot yang terlihat berseliweran. Sungguh aneh, aku sampai celingukan dibuatnya. Masak, kota sebesar kota Sampit ini tak ada satupun taksi yang terlihat, jangankan angkot dan taksi becak pun bak lenyap  [ Read More ]

Categories: Short Story

SANG RAJA HIU

Posted by Areiz Hiugan 1 Comment

Subuh itu dingin menusuk tulang, kurasakan dinginnya meresap sampai ke tulang sumsum, baru kali ini aku merasakan hawa sedingin ini, sudah tiga jam sejak tengah malam tadi aku mengarungi laut Jawa, laut tempat nenek moyangku mempertaruhkan hidup matinya demi hidup, laut tempat aku besar, laut tempat aku dulu bermain, segalanya kulakukan di laut. Dan kini  [ Read More ]

Categories: Short Story

Bismillah

Posted by Areiz Hiugan 5 Comments

Dulu ibuku pernah bercerita tentang lafal bismillah yang katanya bisa menyelamatkan seorang pemuda dari terkaman harimau. Ujarnya ketika itu, dulu sekali di desa kami pernah ada seorang pemuda pincang yang hidup sehari-harinya dari hasil menjual kayu bakar di pasar. Tak ada lagi sanak keluarga maupun famili yang ia punyai. Ia betul-betul hidup sendirian. Setiap pagi  [ Read More ]

Categories: Short Story

Mati Sendiri

Posted by Areiz Hiugan 0 Comment

Pemuda itu terduduk lemas di kursinya. Ia menebar pandangan ke segala penjuru ruang yang kini tampak buram di matanya. Ia melemparkan pandangan ke arah belakang, menatapi sekian banyak mata yang memandang dengan segala macam pandangan padanya. Tersungging senyum tipis di bibir seorang laki-laki tua itu, seakan mengiriskan seribu perih di ulu hatinya. Ia kemudian melengos.  [ Read More ]

Categories: Short Story

DAN…TAK…TAK…TAK…

Posted by Areiz Hiugan 2 Comments

Dan… Tak…tak…tak… Suara itu… Dia datang! Lantai putih yang dipijaknya mulai melagukan sebuah irama. Lagu tanpa kata indah dan musik merdu yang justru selalu dinanti-nantikannya penuh harap. Ia tertegun menikmatinya. Gendang telinganya menajam, seolah ia berharap ada suara yang lebih dari tak…tak…tak…yang mengalun panjang itu. Dan suara itu kian dekat, kian lekat menghentak-hentak, seolah suara  [ Read More ]

Categories: Short Story

YOUNG MAN IN THE CAVE

Posted by Areiz Hiugan 0 Comment

The clinking of Gegenta, thundering of sea, clinking of its water, wind rusthing, light shine, supple of grains sand. Silent. There was not a sound. Clinking of Gegenta saddle horses, kungfu house, thundering of free sea, in red Egypt, wind rushing of Tibet, grains sands of Sahara. Didn’t again keep silence, following to pray, begining  [ Read More ]

Categories: Short Story

PEREMPUANKU

Posted by Areiz Hiugan 0 Comment

Aku terlahir sebagai seorang perempuan. Kaum yang sering tertindas oleh kebiadaban budaya. Terlahir dengan segala kelemahan dan ketakberdayaan. Aku memang ingin seperti Kartini. Tapi aku bukan Kartini. Aku juga punya cita-cita tinggi seperti kaum Adam. Tapi tak mungkin terealisasi. Sekarang yang bisa kulakukan hanyalah pasrah pada kenyataan. Aku memang tak perlu menyesal karena terlahir demikian.  [ Read More ]

Categories: Short Story

Terminal

Posted by Areiz Hiugan 1 Comment

“Aku paling benci dengan terminal. Tempat yang paling rawan kejahatan tuch ya terminal itu…”. Begitu Arif, teman sekamar kostku, seringkali berteori layaknya para ilmuwan tentang tempat yang potensial sebagai ladang bagi para preman menunaikan tugasnya, memburu dan mengambil barang orang-orang yang tengah lengah. Teori ini kuambil setelah sebelumnya melalui generalisasi fakta-fakta, katanya. Entah serius atau  [ Read More ]

Categories: Short Story

Hafidz si cowok “bispek”

Posted by Areiz Hiugan 1 Comment

Memang engga’ enak berpisah dengan teman dekat, bagaikan sayur tanpa garam. Karena sahabat adalah jiwa kita dalam tubuh yang berbeda. Tak terasa empat tahun sudah, aku tak bersua dengan sobat kentalku Ach. Hafidz. Tak ada kabar baik telepon, Koran majalah apalagi televisi, siapa tahu dia lagi ikutan AFI, atau… mungkin dia lagi asyik ngecengin ikan  [ Read More ]

Categories: Short Story

Kembalikan nora

Posted by Areiz Hiugan 0 Comment

Desiran angin masa lalu mulai merayuku untuk memasuki kubangan lumpur dosa, seseorang dari masa lalu mengajak bercinta dengan gaya gemulainya dan tenggalamnya wajahku di balik bibir masyarakat yang penuh dengan fitnah, cerca dan nista, kini ada sesuatu yang lain dalam diri nora, wajahnya memancarkan cahaya keimanan, tubuhnyapun terbungkus kain panjang, semua anggota tubuhnya tertutup rapat  [ Read More ]

Categories: Short Story

Konferensi Bangsa Setan

Posted by Areiz Hiugan 0 Comment

Dahulu kala, ketika Iblis diperintahkan Tuhan untuk segera hengkang dari surga dan menghuni planet bumi, Iblis pernah berjanji dan meminta satu permohonan terakhirnya. Iblis bersumpah di hadapan-Nya akan mengganggu keturunan Adam yang dianggap sebaik-baiknya makhluk sehingga para malaikat dan dirinya diperintahkan untuk sujud kepada Adam sebagai penghormatan. Tetapi Iblis menolaknya. Ia tidak akan pernah mau  [ Read More ]

Categories: Short Story

PROFIL AKU

Areiz Hiugan


Popular Posts

Bismillah

Dulu ibuku pernah bercerita tentang lafal bismillah yang katanya bisa ...

Gambar Bertulisan "K

ADAKAH suatu tempat, di dunia, di mana tangis mengalun lirih, ...

The Existence Of Rel

In the Islamic tradition, Moslem believed that text is not ...

Berkompetisi untuk k

Apa yang harus diluruskan dalam kompetisi politik yang dilakukan oleh ...

Alasan Hakiki di Bal

Kota suci Jerusalem yang mulia dan beberapa tempat suci umat ...