Metode Menanam Tanpa Tanah?

foto dari google

 

 

Hidroponik

http://www.hidroponik.web.id/pengertian-hidroponik/

Hidroponik (hydroponics) berasal dari bahasa Yunani, yaitu hydro artinya air dan ponous artinya kerja. Hidroponik merupakan teknik bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah tetapi menggunakan air atau bahan porous lainnya. Contoh bahan porous adalah pecahan genting, kerikil, gabus, dan pasir kali.

Kelebihan sistem hidroponik:

  1. Kualitas dan kuantitas produksi yang lebih unggul.

Zat-zat makanan yang diperlukan tanaman sudah berbentuk larutan, sehingga hasilnya bermutu tinggi karena adanya garam mineral. Tanaman hidroponik dapat tumbuh dengan cepat dan bebas dari gangguan hama, sehingga mengurangi modal untuk membe

rikan insektisida.

  1. Dapat dilakukan di lahan sempit dan dapat dibudidayakan di luar musim.

Lahan tidak menjadi masalah utama karena metode ini dapat dilakukan pada lahan atau ruang yang terbatas, bahkan hanya menggunakan botol bekas atau pipa paralon bekas. Hasil dari penanaman dapat dipanen dalam waktu 3 sampai 6 minggu karena tanaman tumbuh lebih cepat. Oleh karena itu, metode hidroponik dianggap value for money.

Kekurangan sistem hidroponik:

  1. Membutuhkan modal yang cukup besar.

Beberapa komponen, seperti pipa paralon, nutrisi, rumah plastik , pompa, dan listrik pengolahan air membutuhkan investasi awal  yang cukup besar. Diperlukan keterampilan khusus untuk meramu bahan kimia dan perawatan yang rumit.

  1. Tanaman lebih mudah stress.

Kondisi cuaca yang selalu berubah menyababkan pemeliharan beberapa perangkat dan kapasitas air pada media substrat lebih kecil daripada media tanah.

Contoh tanaman yang dapat diproduksi dengan sistem hidroponik:  Sawi, tomat, bunga ros, paku, mint, dan pisang.

 

Aeroponik

Ilustrasi menanam padi. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/hp.

Aeroponik berasal dari dua kata, yaitu aeros yang artinya udara dan ponus artinya daya. Aeroponik merupakan teknik bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah tetapi menggunakan styrofoom lalu meyemprotkan nutrisi pada akar tanaman.

Kelebihan sistem aeroponik:

  1. Tidak perlu mempersiapkan lahan dan hemat air.

Hal yang perlu dipersiapkan  adalah bibit dan membuat rakitan media tanam. Tahapan persiapan aeroponic, antara lain: menyamai benih, membuat instalasi pengabutan menggunakan pipa PVC, dan menyiapkan styrofoam .

  1. Lebih cepat panen dan tahan hama.

Tanaman yang menggantung di udara  mennyebabkan gulma tidak mudah tumbuh. Petani aeroponik dapat mendapatkan hasil panen yang lebih cepat karena  nutrisi dan air akan mendukung tanaman yang lebih intensif.

Kekurangan sistem aeroponik:

  1. Biaya cukup mahalHarga beli peralatan yang dibutuhkan seperti, pompa dan sprinkle cukup tinggi.
  2. Membutuhkan listrikUntuk menyemprotkan nutrisi melalui uap air membutuhkan sumber listrik, sehingga jika listrik padam maka nutrisi tidak dapat terpenuhi.

Contoh tanaman yang dapat diproduksi dengan sistem aeroponik:  selada, kentang, mint, bayam, wortel, tomat, dan basil.

 

About Belajar Agribisnis 4 Articles
Perkenalkan nama saya Nurholong Limbong mahasiswa UMY program studi Agribisnis, semoga blog "Belajar Agribisnis" ini memberikan ilmu yang bermanfaat. Selamat membaca dan jangan lupa tinggalkan komentar serta bagikan artikel.

1 Comment on Metode Menanam Tanpa Tanah?

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar