Salemba Mencekam

On Maret 29, 2012, in Berita Dalam Negeri, by Anhar
mobil polisi terbakar

Demo penolakan kenaikan BBM yang diadakan di kawasan sekitar salemba kian mencekam, massa yang terdiri dari 2 kampus yaitu mahasiswa UKI dan YAI melakukan pemblokiran Jalan Diponegoro. Mahasiswa dari 2 kampus yang sebelumnya sering terlibat tawuran antar sesamanya sekarang bersatu untuk menolak kenaikan BBM, dalam aksi mereka malam ini, selain memblokir jalan mereka juga membakar 1 unit mobil dan 1 unit sepeda motor milik Polisi, selain itu mereka juga mengeroyok seorang polisi.

Hingga pukul 22.00 malam ini keadaan belum bisa dikendalikan oleh polisi, menurut Karo Operasi Kombes Pol Agung Budi Polisi sedang mengirim pasukan tambahan untuk melokalisir lokasi demo. Pasukan tambahan kepolisian dilengkapi gas air mata. Mereka berupaya melokalisir bentrokan, agar mahasiswa menjauhi ruas Diponegoro. Arus lalu lintas satu arah yang menuju salemba terpaksa ditutup dan dialihkan menuju Jl Talang. Selain itu kondisi pos polisi juga menjadi bulan-bulanan demonstran sehingga mengalami rusak parah.

Ditengah jalan juga masih  berserakan sisa ban, motor, dan kendaraan polisi masih teronggok di tengah jalan setelah dibakar oleh para mahasiswa. Aksi mereka ini merupakan bentuk kekesalan mereka terhadap polisi yang bertindak brutal saat menangkap para pendemo yang melakukan aksi demo penolakan BBM.

Alfamart Indonesia mengadakan kontes SEO yang bertajuk ” Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia “ Promo Indonesia ini diadakan untuk mempromosikan Alfamart sebagai salah satu Minimarket yang terbaik di Indonesia. Memang tidak bisa dipungkiri jaringan usaha Minimarket beberapa tahun terakhir ini berkembang dengan sangat pesatnya. Disetiap sudut kota kita dengan mudah bisa menemukan minimarket Alfamart.

Alfamart berkembang menjadi salah satu Jaringan Minimarket yang tersebar diseluruh Indonesia selalu memberikan tawaran yang menarik buat para pelanggannya. Berbagai potongan harga dan bonus selalu ada disetiap gerai Alfamart.

Alfamart sebagai minimarket yang memiliki Member terbesar di minimarket Indonesia selalu memberikan layanan yang prima kepada setiap anggota membernya. Para member Alfamart akan mendapatkan berbagai macam keuntungan dan kejutan special dari Alfamart seperti: HematKu, Kalender Belanja, Specialku dan Hadiahku,serta program ekslusif lainnya. Member Alfamart adalah pelanggan yang memiliki dan bergabung dalam keanggotaan Kartu AKU, A Card Flazz atau Kartu AKU BNI. Contohnya adalah sebagai berikut :

Adalah kartu member bagi pelanggan Alfamart. Dengan kartu ini para member bisa mendapatkan keuntungan yang tidak bisa diperoleh oleh pelanggan lainnya, kartu ini juga berlaku di seluruh Alfamart di Indonesia.

 

Adalah Kartu Member Alfamart yang juga berfungsi sebagai kartu member dan dapat juga digunakan sebagai alat pembayaran/transaksi  karena A Card Flazz merupakan Kartu Prepaid (kartu non rekening yang dapat menyimpan uang untuk keperluan berbagai transaksi). Kartu ini tidak hanya digunakan di seluruh outlet Alfamart di Indonesia tetapi bisa juga diseluruh mechant Flazz lainnya. Untuk sementara kartu ini hanya berlaku di Jabodetabek dan Surabaya.

Kartu AKU BNI adalah Kartu Member Alfamart yang bekerjasama dengan Bank BNI. Kartu AKU BNI merupakan kartu multifungsional, yang selain berfungsi sebagai kartu member, juga berfungsi sebagai alat pembayaran. Pengguna Kartu AKU BNI juga akan mendapatkan berbagai keuntungan dan kejutan spesial dari Alfamart serta tentunya dapat mengikuti program-program eksklusif khusus member di Alfamart. Untuk saat ini, Kartu AKU BNI berlaku di Alfamart Jabodetabek.
Kontes SEO Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia ini terbuka untuk umum jadi tidak ada salahnya kita ikut berpatisipasi.

Mobil ESMEKA Rajawali

On Februari 27, 2012, in Teknologi, by Anhar

Tentu kita semua sudah pada dengar tentang mobil buatan anak – anak SMK ini, tentu sebagai orang Indonesia kita harus ikut berbangga karena sebenarnya Indonesia mampu membuat produk otomotif yang baik, terlepas dari beberapa hambatan dan isu – isu yang beredar bahwa mobil ESMEKA itu merupakan tiruan dari mobil produksi China bermerk FODAY (http://www.fdqc.com/)

Mobil ESMEKA Rajawali yang hari ini sedang melakukan uji kelayakan terakhir yaitu uji emisi adalah  adalah mobil hasil perakitan para siswa-siswa kreatif ini yang bekerja sama dengan bengkel Kiat Motor Klaten, pimpinan H Sukiat sebagai partner industri SMK Negeri 2 Surakarta dan SMK Warga Solo.

“Mobil dinas Jokowi tersebut adalah varian Sport Utility Vehicle (SUV) dengan kelir hitam. Mobil ini bermesin bensin dan memiliki kapasitas 1.500cc dengan empat silinder plus sistem bahan bakar injeksi,” staf pengajar teknik kendaraan ringan SMK Negeri 2 Surakarta Sriyono, kepada Okezone.

“Basic mesin Esemka Rajawali ini adalah KIA, atau dulu mesinnya digunakan oleh Timor. Mesin ini mampu memproduksi 105 tenaga kuda pada putaran mesin 5.500 rpm,” lanjut Sriyono.

Esemka Rajawali memiliki kapasitas tujuh penumpang dengan fitur-fitur terkini seperti power window, AC dual zone, power steering, central lock, sistem audio dengan CD, serta tak ketinggalan sensor parkir.

Esemka Rajawali ini sudah memiliki agen tunggal pemegang merek (ATPM) yang dipegang PT Solo Manufaktur Kreasi. Harga satu unit mobil nasional ini hanya Rp95 juta.

Kita tunggu saja bagaimana hasil uji dari Mobil ESMEKA ini apakah lulus atau tidak, dan sudah seharusnya Pemerintah mendukung penuh mobil esmeka ini jangan seperti sekarang yang sepertinya setengah hati.

Kekerasan Guru terhadap Murid Zaman dulu dan Sekarang

On Februari 20, 2012, in Umum, by Anhar

Sudah tidak heran lagi sekarang kita mendengar berita tentang kekerasan yang dilakukan oleh Guru terhadap muridnya dalam segala bentuk ( salah satu contoh berita tentang kekerasan guru ). Selain kekerasan terhadap murid yang dilakukan oleh gurunya sendiri, sekarang juga banyak terjadi kekerasan terhadap Orangtua kepada anaknya sendiri.

Ada apa dengan mereka ?? Bukankah guru  panutan bagi murid – muridnya ??

Dalam beberapa kasus kekerasan saya secara pribadi menilai semua kesalahan bukan terletak pada guru dan orangtua, tetapi bukan pula kesalahan ada di anaknya. Jadi letak kesalahan dimana ?

Diantara pembaca yang saat ini umurnya sudah lebih dari 25 tahun dan dulu waktu umurnya masih kecil dan bukan termasuk anak alim disekolah tentu pasti pernah ” merasakan kekerasan dari guru.

Waktu zaman saya sekolah dulu yang namanya kena tampar guru, atau dimarahin mah sudah biasa, dan secara pribadi saya sendiri juga menerima karena itu memang kesalahan saya. Tidak mungkin lah seorang guru tiba – tiba menampar / menendang muridnya tanpa hal yang jelas bukan ? ( kalau ada guru seperti itu lebih baik segera laporkan ke RSJ dach >.< ). Saya yakin semua guru juga tidak serta merta langsung memberi hukuman fisik, mereka tentu menasehati terlebih dahulu dan jika kita sebagai murid masih terus melanggar dan sudah diperingatkan berkali – kali tidak juga berubah mungkin cara kekerasan memang diperbolehkan. Memang mungkin pada usia remaja kita tidak bisa menerima hal – hal seperti itu, tapi ternyata saat ini saya sadar jika dulu guru saya tidak keras terhadap saya mungkin saya tidak lulus sekolah.

Lalu kenapa sekarang mudah sekali seorang murid melaporkan perbuatan kekerasan yang dilakukan oleh gurunya kepada pihak berwajib, dan sayangnya mereka didukung orangtuanya. Padahal dalam beberapa kasus saya menilai awal kesalahannya terletak pada muridnya, bagaimana tidak mereka tidak mentaati peraturan sekolah seperti, bolos jam pelajaran, baju seragam tidak sesuai aturan, dll, dan yang parahnya lagi orangtua mereka juga ikut menyalahkan si guru. Padahal hukuman yang diberikan cuma tamparan, pukulan diperut atau dijemur ditengah lapangan.

Jika terjadi kekerasan sedikit dan memang kesalahan ada pada si anak murid dan telah diperingatkan terlebih dahulu sebelumnya tetapi anak itu masih bandel ya apa boleh buat mungkin memang harus dengan cara kekerasan agar si murid tersebut bisa menjadi baik.

Anak sekarang memang lebih manja dibandingkan anak – anak pada zaman dulu, mungkin cara mendidik dari orangtua mereka yang salah karena dari kecil orangtua mereka terlalu over protektif sejak mereka kecil. Jadinya mereka tumbuh menjadi anak yang manja dan terkadang bertingkah semau mereka sendiri dan rasa hormat mereka terhadap orang yang lebih tua juga berkurang.

Mungkin guru zaman sekarang harus berpikiran ” masa bodoh amat lah, mau bolos, mau gak ikut pelajaran, terserah kalian saya gak mau ambil pusing, toh semua itu untuk kalian sendiri tugas saya hanya menyampaikan materi pelajaran “

Berani Berbuat Berani Bertanggung Jawab, semua pasti ada resiko. Bolos sekolah ketahuan ya resikonya kena marah gurunya, apalagi sering bolos wajar lah kalau ditampar gurunya.

Tulisan ini juga ada di Media Kompasiana

Bubarkan saja DPR !

On Februari 13, 2012, in Umum, by Anhar

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia atau sering disebut Dewan Perwakilan Rakyat (disingkat DPR-RI atau DPR) adalah salah satu lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang merupakan lembaga perwakilan rakyat. DPR terdiri atas anggota partai politik peserta pemilihan umum yang dipilih melalui pemilihan umum.

DPR dianggap sebagai salah satu lembaga yang paling korup di Indonesia. Sebenarnya DPR berfungsi yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan yang dijalankan dalam kerangka representasi rakyat. Tetapi dari banyaknya fungsi tersebut tidak ada satupun yang dapat dikerjakan dengan baik oleh DPR. Dari fungsi legislasi, DPR sebagai pembuat undang – undang sangat minim sekali produknya. Dari fungsi anggaran DPR memiliki hak untuk membahas dan memberikan persetujuan atau tidak memberikan persetujuan terhadap rancangan undang-undang tentang APBN yang diajukan oleh Presiden, padahal seperti kita ketahui bersama berapa banyaknya anggaran yang dikeluarkan oleh DPR hanya untuk sekedar merenovasi gedung DPR.

Saya sebagai rakyat biasa yang tidak begitu memahami tentang politik sangat resah jika melihat sikap – sikap dari anggota dewan perwakilan rakyat kita. Dari proses pemilihannya saja mereka sudah menghabiskan begitu banyak uang negara, bayangkan saja dana untuk pemilihan umum tahun 2009 saja menghabiskan anggaran negara sebesar Rp 47,9 triliun.

Setelah dilantik pun anggota DPR menghabiskan banyak anggaran ( diluar gaji pokok ) seperti, biaya reses, tunjangan perumahan, tunjangan jabatan, biaya perjalanan dinas, studi banding, dsb. Bahkan untuk mengunjungi konstituen mereka didaerah saja mereka dibiayai oleh negara. Bukankah mendengarkan aspirasi dari daerah pemilihan sudah merupakan kewajiban pokok dari anggota DPR. Rakyat pun semakin dibikin resah dengan semakin banyaknya anggota DPR yang tertangkap karena terlibat beberapa kasus korupsi.

Seandainya saja di Negara Indonesia ini tidak ada anggota DPR sudah berapa banyak anggaran negara yang bisa dialihkan ke bidang – bidang lain yang memang sangat diperlukan. Untuk hal penyampaian aspirasi masyarakat bisa langsung disampaikan warganya ke para pejabat daerah masing – masing seperti Camat, Bupati, Gubernur dan pejabat daerah ini yang kemudian melanjutkan aspirasi mereka ke Pemerintah Pusat. Untuk pembuatan undang – undang pun tidak perlu peran DPR karena bisa langsung dilakukan oleh Pemerintah Pusat dengan memasukan unsur – unsur dari pemerintahan daerah. Dengan begitu kontrol masyarakat disetiap daerah bisa langsung sampai ke Pusat.

Saya rasa banyak masyarakat Indonesia yang tidak senang dengan sikap – sikap anggota DPR yang banyak menghabiskan uang negara tetapi hasil yang didapat oleh masyarakat tidak ada sama sekali. Saya sendiri malas memilih jika ada Pemilihan Umum untuk anggota DPR, silahkan coba kita tanya warga kita di beberapa daerah, tidak usah jauh2 seperti di Yogyakarta, Bandung, Semarang, siapa sih wakil mereka di DPRD dan DPR RI ? saya yakin mereka pasti tidak tahu.

Menurut saya anggota DPR jarang sekali memikirkan rakyat Indonesia, mereka terkekang oleh kepentingan partai mereka masing – masing, dan terjerat dalam tong setan politik yang tidak sehat di Indonesia.

Tulisan ini juga ada di Media Kompasiana

 

Gak nyangka itulah kata – kata yang saya ucapkan ! betapa tidak tulisan saya yang belum genap berumur 5 jam telah dilihat sebanyak 650 x di media kompasiana.

 

Tulisan saya sebelum ini dengan judul Pengemis yang Sombong sempat masuk juga dalam High Light Kompasiana walaupun itu hanya high light di salah satu topik di kompasiana. Tetapi untuk ukuran saya yang baru bergabung dalam media kompasiana minggu lalau itu sudah merupakan hal yang sangat luar biasa. Karena sangat susah sekali untuk mendapatkan posisi High Light di kompasiana.

Jadi tidak ada salahnya jika kita juga men share tulisan kita di media kompasiana, karena tulisan kita bisa lebih banyak dibaca juga oleh orang lain.  Silahkan lihat juga tulisan saya yang lain di Media Kompasiana disini, tapi maklumlah belum banyak tulisannya dan semua masih tulisan tersebut juga saya buat didalam blog ini.

Pengemis yang Sombong

On Februari 10, 2012, in Catatanku, by Anhar

Nabi Muhammad pernah bersabda ” Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan fakir miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) “

Jadi sudah kewajiban bagi kita sebagai umat muslim untuk saling tolong – menolong, memberi sedikit bantuan kepada fakir miskin adalah salah satunya. Tetapi apa yang terjadi sekarang sudah sangatlah jauh berbeda, pada saat ini sulit sekali bagi kita untuk membedakan mana pengemis yang benar – benar membutuhkan bantuan dengan orang yang menjadikan pengemis sebagai pekerjaannya.

Hal ini pernah saya alami sendiri, dua kali bahkan. Pertama dulu saat saya baru pertama kali datang ke kota Yogyakarta sekitar tahun 2002, kejadian pertama yaitu disekitar daerah Wirobrajan tepatnya didepan Kampus UMY yang lama. Saat saya dan teman saya sedang menunggu bis Jalur 12 yang menuju ke arah Malioboro ada seseorang yang menghampiri saya sambil menyodorkan tangannya kesaya tanpa berkata satu katapun. Dari tampilan luarnya saya bisa memastikan dia seorang pengemis, dilihat dari penampilannya saya sedikit kurang simpatik, sebab kalau dilihat penampilan fisiknya dia masih terlihat kuat, hanya bajunya saja yang kotor dan sebuah tas yang terlihat sudah lusuh.

Tanpa basa – basi pula saya lalu merogoh kantong saya untuk mengeluarkan uang logam Rp 200,- dan pecahan uang logam Rp 100,- dua buah, totalnya Rp 400,- uang tersebut lalu saya kasihkan ke bapak pengemis tersebut. Pengemis tersebut menerimanya sambil sedikit memperhatikan uang yang saya berikan tadi. Tanpa basa – basi pula pengemis tersebut membanting / membuang uang yang saya berikan kebawah, tentu saja saya terheran – heran, langsung saja saya bertanya ke pengemis tersebut, ” kenapa pak kok dibuang uangnya ? ” pengemis tersebut menjawab dengan bahasa jawa dan kalimat yang kurang saya bisa mengerti sebab dia berbicara dengan bahasa jawa ditambah pula dengan suaranya yang tidak begitu jelas. Tetapi intinya pengemis tersebut tidak terima hanya dikasih uang segitu, dan dia berharap agar saya memberi lebih.

Setelah membuang uang tersebut dan sambil ngedumel (bahasa jawa ) pengemis tersebut langsung pergi tanpa mengambil uang yang telah saya berikan tadi.Setelah kejadian itu saya sangat – sangat heran, kok ada yah pengemis yang milih – milih begitu, syukur2 masih ada orang yang ingin membantunya. Dengan kejadian tersebut saya sedikit sadar bahwa tidak semua pengemis benar – benar ikhlas menerima bantuan yang diberikan kepadanya.

Kejadian yang kedua yaitu sekitar sebulan yang lalu, tempatnya di angkringan di belakang MC.Donald’s Jl. Sudirman Yogyakarta, bagi yang pernah kesana tentu tahu keadaan di angkringan didaerah itu yang selalu ramai setiap malamnya, dan dimana ada keramaian disitu pasti ada pengamen dan pengemis. Jadi setiap keangkringan didaerah tersebut saya selalu menyiapkan uang – uang logam untuk diberikan kepada pengemis maupun pengamen yang jumlahnya bisa lebih dari 3.

Disebelah kami duduk ada sekelompok remaja yang juga sedang duduk2 diangkringan tersebut, tak lama kemudian datang seorang nenek – nenek / mbah2, tentu saja umurnya sudah tua berjalan saja dia harus sambil memegang tongkat bambu karena kondisi fisiknya yang sudah membungkuk, mbah tersebut mendatangi kelompok remaja disebelah saya sambil menyodorkan botol aqua plastik kecil yang kosong, saya yang melihatnya pun sudah mempersiapkan uang receh untuk diberikan karena sudah pasti setelah mengemis dari kelompok remaja disebelah saya pasti dia akan mendatangi saya juga.

Salah satu dari remaja disebelah saya pun langsung berdiri dan memasukan uang logam, sekitar Rp 300 kedalam botol aqua kosong tersebut, si pengemis pun langsung melihat dan mengambil uang tersebut dan seperti kejadian diatas pengemis tersebut juga melempar uang tersebut kejalan, tentu saja remaja disebelah saya langsung diam, sambil pergi pengemis tersebut bilang menggunakan bahasa jawa yang artinya ” orangnya banyak, kok hanya ngasih Rp 300 “ mbah tersebut pun langsung berjalan pergi dari warung angkringan tersebut dan langsung berjalan ke angkringan yang lain.

Dari penampilan dua pengemis diatas yang jauh berbeda dimana pengemis yang pertama masih terlihat kuat walaupun umurnya sudah sekitar setengah baya dan pengemis kedua yang sudah benar – benar tua ternyata sama saja, sama – sama tidak bisa menghargai pemberian orang, dalam hati saya berfikir kok ada yah orang yang seperti itu, benar – benar tidak menghargai uang. Apalagi saya yang percaya dengan kata ” kualat ” kalau kata orang didaerah saya jangan sekali – sekali kamu sengaja ” membuang uang / membanting uang ” , dengan membuang uang sama saja kita tidak menghargai uang tersebut dan kalau kita sendiri tidak menghargai uang mana mungkin juga uang akan menghargai kita.

Dalam hati saya berfikir mungkin 2 orang diatas kenapa mereka bisa terus menjadi pengemis karena mereka tidak pernah menghargai uang. Menjadi pengemis aja mereka berani membuang uang begitu apalagi jika mereka diberi uang lebih.

Jadi sekarang saya lebih baik memberi uang kepada para pengamen daripada pengemis apalagi pengemis yang terlihat dari fisiknya masih sehat dan kuat untuk bekerja. Sebab walau bagaimanapun pengamen ada sedikit usaha dalam memintanya.

Tetapi tidak semua pengemis seperti yang saya ceritakan diatas, ada juga pengemis yang terpaksa menjadi pengemis karena mereka benar – benar sudah tidak bisa bekerja lagi sedangkan mereka hanya hidup sendiri.

Tulisan ini juga ada di Media Kompasiana

Pengumuman Pemenang UMY Blog Kontes 4

On Februari 10, 2012, in UMY, by Anhar

Setelah berakhirnya UMY Blog Kontes 4, inilah saatnya diumumkannya pemenang dari para peserta blog kontes. Setelah melewati beberapa tahap penilaian maka berikut inilah daftar dari para pemenang UMY Blog Kontes 4.

  1. blog.umy.ac.id/mfabdullah
  2. blog.umy.ac.id/ghea
  3. blog.umy.ac.id/dayatn
  4. blog.umy.ac.id/mpuniversitasterbaik
  5. asat.staff.umy.ac.id
  6. blog.umy.ac.id/universitasterbaikyogyakarta
  7. muhsinhar.staff.umy.ac.id
  8. iswanto.staff.umy.ac.id
  9. gita.staff.umy.ac.id
  10. blog.umy.ac.id/pariwisata
  11. blog.umy.ac.id/topik
  12. blog.umy.ac.id/universitasterbaik
  13. blog.umy.ac.id/sakinah
  14. agusns.staff.umy.ac.id
  15. atmaja.staff.umy.ac.id

Saya pribadi mengucapkan selamat kepada para pemenang dan dengan berakhirnya UMY Blog Kontes ini bukan merupakan akhir pula bagi kita untuk terus meramaikan UMY Blog Community, diharapkan kepada para pemenang bisa menjadi contoh dan dapat memotivasi rekan – rekan lainnya yang belum bergabung dengan UMY Blog Community.

UMY Blog Community

On Februari 3, 2012, in Tutorial Blog UMY, by Anhar

Apa itu UMY Blog Community ? UMY Blog Community adalah wadah bagi seluruh mahasiswa UMY yang memiliki minat serta bakat dalam bidang blogging. Jadi dengan adanya Community ini seluruh mahasiswa diharapkan memiliki keahlian lebih dalam menyalurkan hobi serta pemikirannya dalam hal tulis – menulis dan disalurkan melalui media Blog.

Siapa saja yang dapat bergabung dalam UMY Blog Community ? Seluruh civitas Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dapat bergabung kedalam Blog Community ini baik itu Mahasiswa, Staff, maupun Dosen. Karena media dalam Community ini adalah Blog, maka lebih baik kita harus telah memiliki blog dulu sebelum bergabung.

Bagaimana cara mendaftar di Blog UMY ? Blog UMY terbagi menjadi 2 yaitu Blog Staff dan Blog Mahasiswa. Blog Mahasiswa UMY memiliki alamat http://blog.umy.ac.id/ dan Blog Staff UMY beralamatkan http://staff.umy.ac.id/ dan semuanya menggunakan Aplikasi WordPress versi terbaru.

Blog Mahasiswa diperuntukan untuk seluruh mahasiswa aktif maupun alumni dari UMY, sedangkan Blog Staff diperuntukan untuk Dosen serta Staff yang berada di Lingkungan UMY. Untuk proses registrasi bisa dengan cara langsung mengakses alamat blog diatas ataupun jika mengalami kesulitan bisa meminta bantuan pada BSI UMY ( Bagian Sistem Informasi ).

Apakah Blog itu dan Apa manfaat yang kita peroleh dari sebuah Blog ? Blog adalah sebuah aplikasi web yang berbentuk tulisan dan berisikan berita – berita, hasil pemikiran, koleksi link atau bahkan hanya sekedar catatan kecil dari pemilik blog tersebut. Setiap blog bisa memiliki topik yang bermacam – macam tergantung minat dan keahlian dari pemiliknya.

Biasanya tampilan tulisan didalam blog di urutkan berdasarkan yang paling baru kemudian baru berita yang lama, gunanya pengurutan tersebut adalah agar pengunjung blog anda selalu membaca tulisan – tulisan terbaru dari anda baru kemudian ke tulisan – tulisan yang lama, didalam blog pengunjung juga bisa mengomentari tulisan anda, bertukar pikiran serta memberikan link – link yang relevan kepada anda jika dibutuhkan.

Para penulis / jurnalis yang sudah profesional akan selalu menampilkan berita – berita baru mereka didalam blognya, sedangkan pengguna blog personal biasanya menampilkan tulisan – tulisan yang lebih bersifat pemikiran dari hati mereka.

Manfaat dari blog adalah kita bisa menuangkan semua pemikiran kita, pengetahuan kita agar dapat dibaca oleh orang lain dan agar dapat bermanfaat bagi orang lain. Kita juga bisa bertukar pikiran dengan blogger – blogger lain yang memiliki minat serta hobi yang sama dengan kita. Selain itu secara berkala UMY juga selalu mengadakan Kontes Blog yang dapat kita ikuti tentu saja hadiah yang ditawarkan cukup menarik.

Bagaimana Cara untuk memulai sebuah blog ? Sebelum kita membuat blog ada baiknya kita harus sudah memiliki gambaran / rencana akan membuat blog seperti apa.

Setelah kita mempunyai blog kita harus memiliki rencana yaitu :

  • Tema tentang Blog yang akan kita buat
  • Topik Blog kita tentang apa.
  • Teman / relasi
  • Cakupan tulisan yang akan kita publikasikan.

Setelah kita memiliki gambaran tentang beberapa hal diatas kita kemudian mulai menentukan :

  • Nama Blog kita
  • Kategori – kategori Artikel yang kita buat
  • Kata kunci / tags / keywords dari blog kita.

Apa yang harus diperhatikan dalam membuat Blog di UMY ? Setelah kita memiliki blog dengan subdomain UMY baik itu blog mahasiswa maupun blog staff ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya :

  • Seluruh isi / content didalam blog adalah hasil pemikiran, pendapat, teori dari kita sendiri ( pemilik blog ) bukan merupakan hasil karya dari orang lain.
  • Tidak boleh mengandung unsur – unsur pornografi, sara, tidak menyebarkan ajaran – ajaran sesat serta melecehkan pihak lain.
  • Blog UMY tidak diperbolehkan untuk blog yang bersifat komersil atau dengan kata lain menjadikan blog umy sebagai blog untuk menjual barang dan jasa atau dalam kata lain tidak diperbolehkan ada transaksi elektronik didalam blog umy.
  • Dilarang melakukan copy paste / penjiplakan atas hasil karya orang lain tanpa sepengetahuan dari pemilik hak intelektual karya tersebut.
  • Bertanggung jawab secara pribadi jika pada masa yang akan datang terjadi permasalahan atas pelanggaran dalam aturan – aturan yang ada di blog umy.

Cara Menulis serta teknis menulis di Blog UMY akan dibahas pada tulisan berikutnya.

Tulisan ini juga ada di Media Kompasiana