Mitos Vs Fakta Pada Penyakit Hipertensi

Sebagai seorang dokter umum, saya seringkali menerima pertanyaan dari pasien saya tentang penyakit hipertensi. Bukan tentang pengelolaanya, tetapi lebih kepada mitos-mitos yang beredar di masyarakat, apakah mitos tersebut benar adanya.  Berikut akan saya bahas beberapa mitos yang beredar di masyarakat tentang hipertensi dan fakta dibalik mitos-mitos tersebut.

  1. Garam atau makanan asin membuat nilai tekanan darah naik

Ini adalah hal yang paling banyak beredar di masyarakat. Jika ada keluarga atau teman mereka yang menderita hipertensi, pasti disarankan untuk mengurangi makanan asin atau yang mengandung kadar garam tinggi. Menurut penelitian yang ada, ternyata memang betul bahwa makanan dengan kadar garam tinggi meningkatkan tekanan darah. [1] Jadi mitos ini memang benar-benar fakta ya.

  1. Makan daging kambing menaikkan tekanan darah

Banyak pasien yang ketika diukur tekanan darahnya didapatkan hasil tinggi, mereka beralasan bahwa mereka baru saja makan daging kambing. Dan banyak juga pasien dengan hipertensi benar-benar tidak berani mengonsumsi daging kambing. Bagaimana kah faktanya? Ternyata menurut penelitian, mengonsumsi daging kambing tidak berhubungan dengan kenaikan tekanan darah. [2] Yang menyebabkan naiknya tekanan darah adalah cara memasaknya yang menggunakan banyak garam.  Cocok dengan pembahasan nomor pertama ya.

  1. Meminum jus seledri dapat menurunkan tekanan darah

Nah hal yang satu ini juga cukup banyak ditanyakan oleh para pasien. Ketika ditanya apakah sudah mengonsumsi obat penurun tekanan darah, cukup banyak pasien yang menjawab bahwa mereka hanya mengonsumsi jus seledri sebagai terapi hipertensi mereka. Begitu saya cek, ternyata memang jus seledri ini terbukti dapat menurunkan tekanan darah. [3]  Berarti sudah cukup tepat ya terapi dari para pasien tadi. Asalkan target tekanan darahnya tercapai, boleh saja hanya mengonsumsi jus seledri sebagai obat hipertensi. Namun jika tekanan darah masih tinggi, maka diperlukan obat untuk mengontrolnya.

  1. Minum kopi dapat meningkatkan tekanan darah

Hampir semua orang percaya akan hal ini. Jika minum kopi maka tekanan darahnya akan naik. Dari pencarian saya didapatkan bahwa penderita hipertensi yang mengonsumsi kopi terbukti tekanan darahnya meningkat. [4] Jadi memang penderita hipertensi harus sangat mengurangi atau menghentikan konsumsi kopi ya.

Hanya saja pada orang yang tidak menderita hipertensi, minum kopi tidak meningkatkan resiko terkena penyakit hipertensi.  [5]

5. Meminum obat hipertensi secara rutin dapat menyebabkan kerusakan ginjal.

Ini adalah salah satu hal yang membuat pasien hipertensi sulit untuk mau dan rutin mengonsumsi obat penurun tekanan darah.  Mereka  takut jika rutin minum obat penurun tekanan darah maka ginjalnya akan rusak. Untuk hal yang satu ini ternyata mitos. Karena salah satu penyebab rusaknya ginjal adalah tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Jika pasien hipertensi tidak terkontrol dengan baik, maka ginjalnya akan lebih cepat mengalami kerusakan. [6] Oleh karena itu sangat perlu untuk mengonsumsi obat penurun darah secara rutin agar tekanan darah pasien dalam batas normal.

Kelima hal di atas adalah mitos yang paling banyak saya temukan di masyarakat. Semoga dengan adanya artikel ini banyak masyarakat yang dapat terbantu dan bisa menyikapi penyakit darah tinggi dengan lebih baik lagi.

 

Sumber:

[1] Ha, “Dietary Salt Intake and Hypertension.”

[2] Sunagawa et al., “Goat Meat Does Not Cause Increased Blood Pressure”; Tinggi, “PRELIMINARY STUDY ON THE ACUTE EFFECT OF CONSUMING GOAT MEAT ON BLOOD PRESSURE AND BLOOD LIPID PROFILE IN MEN AND WOMEN WITH MILD HYPERTENSION.”

[3] Dianat et al., “The Effect of Hydro-Alcoholic Celery (Apiumgraveolens) Leaf Extract on Cardiovascular Parameters and Lipid Profile in Animal Model of Hypertension Induced by Fructose.”

[4] Lopez-Garcia et al., “Habitual Coffee Consumption and 24-h Blood Pressure Control in Older Adults with Hypertension”; “Short-Term Effects of Espresso Coffee on Heart Rate Variability and Blood Pressure in Habitual and Non-Habitual Coffee Consumers–a Randomized Cros… – PubMed – NCBI”; “The Effect of Coffee on Blood Pressure and Cardiovascular Disease in Hypertensive Individuals: A Systematic Review and Meta-Analysis. – PubMed – NCBI.”

[5] Steffen et al., “The Effect of Coffee Consumption on Blood Pressure and the Development of Hypertension.”

[6] Bakris, “Protecting Renal Function in the Hypertensive Patient.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar