Hati-Hati dengan Kosmetik Berbahaya : Ini Dia Tips Memilih Kosmetik yang Aman

Selama tahun 2018, BPOM RI setidaknya telah menyita kosmetika ilegal senilai 106.9 miliar rupiah. Wow, ternyata banyak sekali kosmetik illegal yang beredar di negara kita ya. Selain melakukan penjaringan terhadap kosmetik illegal, BPOM RI tak hentinya mengimbau kepada para konsumen untuk bijak dalam memilih produk kosmetika dan tidak tergiur dengan iklan-iklan menyesatkan atau harga yang tidak wajar.

Jadi, bagaimana caranya agar kita tidak salah dalam memilih kosmetik? Berikut ini adalah beberapa tips untuk memilih kosmetik yang aman.

1. Cek KLIK
BPOM menganjurkan kita untuk selalu mengecek KLIK sebelum membeli produk kosmetik. Cek KLIK disini adalah sebuah singkatan, berikut penjelasannya.
K: KEMASAN. Pastikan kemasan utuh (tidak rusak / cacat), tidak ada bercak kotoran, penanda kosmetik baik dan tidak lepas atau luntur sehingga dapat terbaca dengan baik.
L : LABEL. Pilihlah kosmetik dengan label yang tercantum jelas dan lengkap. Pastikan label produk memuat informasi berupa nama produk, nama dan alamat lengkap produsen dan distributor / importir, komposisi bahan dalam kosmetika, kegunaan dan cara penggunaan dalam Bahasa Indonesia.
I : IZIN EDAR. Cek izin edar dari badan POM yang berupa notifikasi. Nomor notifikasi ditandai dengan kode N diikuti 1 huruf dan 11 digit angka. Contoh: NA 12345678910.
K : KADALUARSA & KEGUNAAN DAN CARA PAKAI. Sebelum membeli kosmetik, selalu pastikan tanggal kadaluarsa kosmetik belum terlewati. Tanggal kadaluarsa ditulis dengan urutan tanggal, bulan dan tahun. Baca kegunaan dan cara pemakaian yang tercantum pada kemasan.

2. Jangan mudah tergiur dengan iklan yang menjanjikan bahwa wajah kita akan bisa putih dalam waktu singkat. Kulit kita beregenerasi dalam waktu 28 hari. Makin bertambah usia, maka akan makin lama masa regenerasinya. Jadi jangan sampai tergiur dengan kosmetik yang menjanjikan kulit menjadi putih dalam waktu singkat. Selain itu, kita sudah mempunyai warna pigmen kulit sendiri-sendiri. Warna kulit paling cerah di tubuh kita adalah di daerah dada, yaitu daerah yang hampir tidak pernah terpapar sinar matahari. Secara alami kulit kita tidak bisa menjadi lebih putih dari kulit di daerah dada. Bagi yang mempunyai warna kulit sawo matang, memang tidak bisa jika ingin mempunyai kulit putih pucat seperti ras kaukasia (kulit putih). Lagi-lagi, jangan tergiur dengan iklan kosmetik yang bisa membuat kulit kita putih melebihi warna asli kulit kita. Cantik tidak harus putih, yang terpenting adalah kulit kita sehat.

3. Berhati-hati saat membeli kosmetik online. Pastikan membeli dari gerai atau reseller resmi. Jangan tergiur dengan harga yang murah. Apalagi penjual online yang mengemas ulang sebuah produk agar harganya menjadi lebih murah.

4. Waspada terhadap penjual online yang mengaku menjual krim dokter. Banyak sekali krim yang dilabeli krim dokter, padahal isinya berbahaya. Dokter saat memberikan krim pasti akan melalui proses konsultasi terlebih dahulu, minimal lewat foto jika tidak dapat bertatap muka.

5. Selalu cek nomor notifikasi BPOM di website resmi badan POM : https://cekbpom.pom.go.id. Atau bisa juga melalui aplikasi Cek BPOM yang dapat diunduh oleh pengguna smartphone berbasis Android. Karena pada kenyataanya banyak sekali produsen krim berbahaya yang mencantumkan nomor notifikasi BPOM, tetapi setelah kita cek, ternyata nomor notifikasi tersebut milik merk dagang lain.

6. Pahami kandungan berbahaya pada kosmetik dan efek sampingnya seperti yang tertera pada gambar di bawah ini.

7. Bagi ibu hamil dan menyusui, berkonsultasilah pada dokter tentang produk kosmetik yang akan anda pakai agar tidak ada efek buruk pada janin dan bayi.

Ternyata kita tidak bisa sembarangan ya dalam memilih kosmetik dan perawatan kulit. Harus lebih hati-hati, teliti dan tidak mudah tergiur oleh iklan. Apalagi kulit adalah organ terbesar di tubuh kita, dan apa yang kita tempelkan ke kulit juga akan masuk ke dalam tubuh kita. Bayangkan kalau setiap hari kita mengoleskan zat berbahaya ke kulit. Jangan sampai kita mengorbankan kesehatan demi penampilan luar ya!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar