ALAT-ALAT EVALUASI

Alat evaluasi digolongkan menjadi 2, yaitu:
1. Non tes
a. Skala bertingkat (rating scale) nilai yang berbentuk angka.
Perkataan Oppenheim:”Rating gives a numerical value to some kind of judgment ”, sehingga suatu skala selalu disajikan dalam bentuk angka.
b. Kuesioner (quesionair) angket/ sebuah pertanyaan yang harus diisi oleh responden.
Macam-macam kuesioner:
 Ditinjau dari segi siapa yang menjawab
o Langsung  dikirimkan dan langsung diisi oleh orang yang dimintai jawaban tentang dirinya.
o Tidak langsung  dikirim dan diisi oleh orang lain (bukan orang yang diminta secara langsung), biasanya digunakan untuk mencari info tentang anak, tetangga, saudara dsb.
 Ditinjau dari segi cara menjawab
o Tertutup disusun dengan menyediakan pilihan jawaban lengkap sehingga pengisi tinggal memberi tanda pada jawaban yang dipilih.
o Terbuka  pengisi bebas mengemukakan pendapatnya, biasanya digunakan untuk meminta pendapat seseorang.
c. Daftar cocok (check-list) pernyataan singkat dan responden tinggal memberi tanda (v) pada jawaban yang ia pilih pada tempat yang telah disediakan.
d. Wawancara (interview) cara yang digunakan untuk mendapatkan jawaban dari responden dengan jalan tanya jawab sepihak (responden tidak mempunyai kesempatan untuk bertanya).
Cara melakukan wawancara:
 Bebas, responden mempunyai kebebasan untuk mengutarakan pendapat tanpa dibatasi oleh patokan-patokan yang dibuat oleh penanya.
 Terpimpin, penanya mengajukan pertanyaan yang sudah disusun terlebih dahulu, penanya tinggal memberikan tanda cocok di tempat yang sesuai dengan jawaban responden (penanya dan responden sama-sama terpimpin oleh pertanyaan yang disusun).
e. Pengamatan (observation) cara yang digunakan dengan mengadakan pengamatan secara teliti dan pencatatan yang sistematis.
Macam-macam observasi:
 Partisipan, pengamat ikut serta dalam kelompok yang sedang diamati. Pengamat harus benar-benar ikut serta agar ia bisa menghayati dan merasakan apa yang dirasakan oleh orang yang diamati.
 Sistematik, faktor-faktor yang diamati sudah didaftar secara sistematis dan sudah diatur menurut kategorinya. Pengamat berada di luar kelompok. (dilihat dari sisi sistematisnya dilakukan oleh penanya)
 Eksperimental, pengamat tidak berpartisipasi dalam kelompok. Pengamat dapat mengendalikan unsur-unsur penting dalam situasi sehingga dapat diatur sesuai dengan tujuan evaluasi.
f. Riwayat hidup, gambaran keadaan seseorang semasa hidupnya. Dengan mempelajari riwayat hidup, penanya dapat mengambil kesimpulan tentang kebiasaan dan kepribadian serta sikap responden.
2. Tes, percobaan yang diadakan untuk mengetahui ada atau tidak adanya hasil-hasil pelajaran tertentu pada seorang murid atau kelompok murid.
Macam-macam Tes:
a. Diagnostik, tes yang dilakukan untuk mengetahui kelemahan siswa sehingga dapat diketahui jalan keluar yang tepat untuk siswa tersebut.
Diagnostik 1, calon siswa sebagai input untuk mengetahui apakah calon tersebut menguasai pengetahuan sebagai dasar untuk menerima pengetahuan di sekolah yang dimaksud.
Diagnotik 2, calon siswa yang sudah akan mulai mengikuti program.
Diagnostik 3, dilakukan terhadap siswa yang sedang belajar.
Diagnostik 4, dilakukan pada saat siswa akan mengakhiri pelajaran guru dapat mengetahui seberapa jauh tingkat penguasaan siswa terhadap pelajaran yang disampaikan
b. Formatif, untuk mengetahui sejauh mana siswa telah terbentuk setelah mengikuti suatu program. Biasanya diberikan pada akhir setiap program. (1 bahan selesai diujikan).
Manfaat Tes Formatif:
– Bagi siswa:
• Mengetahui penguasaan siswa
• Penguatan motivasi
• Usaha perbaikan
• Sebagai diagnosa
– Bagi guru:
• Mengetahui penerimaan bahan
• Mengetahui bagian bahan yang belum diketahui siswa
• Meramalkan sukses tidaknya program
– Bagi program:
• Mengetahui ketepatan program.
• Mengetahui kebutuhan prasarat.
• Mengetahui kebutuhan alat, sarana dan prasarana.
• Mengetahui ketepatan metode, pendekatan dan alat evaluasi.
c. Sumatif, dilakukan setelah berakhirnya pemberian sekelompok program. Misalnya: tes akhir semester atau akhir cawu.
Manfaat Tes Sumatif :
– Untuk menentukan nilai
– Untuk menentukan seseorang anak dapat atau tidaknya mengikuti kelompok dalam menerima program berikutnya.
– Untuk mengisi catatan kemajuan belajar siswa yang beguna bagi:
• Orang Tua siswa
• Pihak bimbingan dan penyuluhan di sekolah
• Pihak-pihak lain apabila siswa tersebut akan pindah ke sekolah lain, akan melanjutkan sekolah atau kerja.

Teknik Tes
– Drs. Amir Dien tes adalah alat atau prosedur yang sistematis dan obyektif untuk memperoleh data-data atau situasi seseorang dengan cara yang mudah dan cepat.
– Muchtar Bukhari tes adalah suatu percobaan yang diadakan untuk mengetahui apakah ada hasil atau tidak ada tentang pelajaran yang diberikan kepada murid atau sejumlah murid.

Besar kecilnya masalah itu sesuai dengan persepsi kita. .
3 yang harus dibaca: al-Qur’an, alam dan catatan amal kebaikan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Lewat ke baris perkakas