Debu dibilik Otak Kanan

Do All The Best for Social

JAKARTA-Bank Indonesia menyatakan Citibank bersalah terkait kasus Melinda Dee dan Irzen Okta. “Citibank dilarang menerbitkan kartu kredit kepada nasabah baru selama dua tahun,” kata Kepala Biro Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Benny Siswanto, 6 Mei 2011. 

Citibank terlibat dalam dua kasus yakni kasus penggelapan uang oleh Melinda Dee dan tewasnya satu nasabah, Irzen Okta, akibat penagihan utang oleh debt collector.

Bank Indonesia memastikan pelanggaran dalam ketentuan layanan prioritas Citigold dan kartu kredit. Hasil pemeriksaan menemukan pelanggaran ketentuan intern bank serta kelemahan pada penerapan manajemen risiko. Selain itu, ditemukan pula pelanggaran dan kelemahan dalam sistem penyelenggaraan kartu kredit.

Citibank dilarang menggunakan jasa penagihan kartu kredit oleh debt collector selama dua tahun. Tak hanya itu, jika Bank Indonesia menemukan pelanggaran yang lebih berat, sanksi itu bisa ditinjau kembali. Citibank juga dilarang menerima nasabah baru layanan prioritas atau Citigold selama satu tahun. 

BI meminta Citibank memecat pegawai di bawah pejabat eksekutif yang terlibat langsung kasus layanan prioritas Citigold Melinda Dee dan penagihan kartu kredit yang menewaskan Irzen Okta. Adapun pejabat eksekutif yang berkaitan harus dinonaktifkan sampai selesainya tes uji kelayakan Bank Indonesia. Mereka tak boleh meninggalkan Indonesia sebelum pemeriksaan selesai.

“Bank Indonesia meminta kantor pusat Citibank New York melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fungsi pengendalian intern Citibank Jakarta,” kata Benny. Bank ini juga tidak boleh membuka kantor baru selama 1 tahun terhitung sejak tanggal 6 Mei 2011. Langkah-langkah perbaikan harus segera dilakukan sesuai hasil pemeriksaan dan hasilnya segera disampaikan kepada bank sentral

sumber: http://id.berita.yahoo.com/citibank-diberi-sanksi-berat-oleh-bank-indonesia.html

Categories: Social Human

About Miftahul Arzak

My name is Miftahul Arzak and i'm not a terrorist Tumbuh besar di Negara yang memiliki kekayaan melimpah..tepatnya daerah bagian tengah negara itu (Sumbawa Besar),5 Desember 1990. Pengalaman yg mengantarkan tangan ku selama ini untuk menulis fakta kehidupan

PROFIL AKU

Miftahul Arzak

My name is Miftahul Arzak and i'm not a terrorist
Tumbuh besar di Negara yang memiliki kekayaan melimpah..tepatnya daerah bagian tengah negara itu (Sumbawa Besar),5 Desember 1990. Pengalaman yg mengantarkan tangan ku selama ini untuk menulis fakta kehidupan


Popular Posts

Jejaring Sosial, Men

(Oleh Miftahul Arzak) Setelah menuliskan artikel atau bisa juga dikatakan permainan ...

Kepemimpinan Berawal

(Oleh. Miftahul A) Berawal dari  kampus kita menempuh ilmu berawal dari kampus ...

Nyalon Jadi Gubernur

Presenter sekaligus anggota DPR Tantowi Yahya memberanikan diri untuk ...

Kamus Duka Indonesia

(Oleh. Miftahul A) "Berita untuk Tuhan" Apakah sengaja sentilan itu engkau berikan ...

Panitia Kiamat

(Oleh. Miftahul A) Tulisan ini dituliskan untuk menjawab sekitar-sekitar yang menganggap ...