Instrumen Kinerja Guru

INSTRUMEN WAWANCARA PENDAHULUAN
Apakah Bapak Ibu Guru menyusun sendiri Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Apakah Pelaksanaan Pembelajaran mengacu pada Silabus dan RPP mempunyai daya terap (aplicable) yang tinggi?
Apakah RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD?.
Apa kesulitan yang dihadapi guru dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)?
Apakah Komponen penyusunan RPP dari masing-masing komponen seperti  (1)  Identitas mata pelajaran; (2)  Standar  kompetensi; (3)   Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompetensi dalam suatu pelajaran; (4)  Indikator pencapaian kompetensi ; (5)  Tujuan pembelajaran; (6)  Materi ajar; (7)  Alokasi; (8)  Metode pembelajaran; (9) Kegiatan Pembelajaran; (10) Penilaian hasil belajar.
Apakah  prosedur penyusunan RPP sesuai dengan standar proses dengan Langkah pertama penulisan Identitas mata pelajaran meliputi: satuan pendidikan, kelas, semester, program/program keahlian, mata pelajaran atau tema pelajaran dan  jumlah pertemuan.
Langkah penulisan RPP kedua setelah penulisan identitas mata pelajaran adalah penulisan Standar Kompetensi (SK). Standar  kompetensi merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau semester pada suatu mata pelajaran yang dapat diambil dari Standar Isi (SI).
Langkah ketiga penulisan RPP adalah menulis Kompetensi Dasar (KD). Kompetensi Dasar (KD) adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompetensi dalam suatu pelajaran. Standar Kompetensi diambil dari Standar Isi (SI). Indikator pencapaian kompetensi  adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran.
Langkah keempat penulisan RPP adalah penulisan indikator pencapaian kompetensi. Indikator dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Penentuan indikator dilakukan oleh guru mengacu Standar Kompetensi diambil dari Standar Isi (SI).
Langkah kelima penulisan RPP adalah menentukan tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.
Langkah keenam penulisan RPP adalah menentukan materi ajar. Materi ajar memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi.
Langkah ketujuh penulisan RPP adalah menentukan alokasi waktu.  Alokasi ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar.
Langkah kedelapan penulisan RPP adalah menentukan metode pembelajaran. Metode pembelajaran digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Pemilihan metode pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran.
Langkah kesembilan penulisan RPP adalah penulisan kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran terdiri dari: Pendahuluan, Kegiatan inti dan Penutup. Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindaklanjut.
Langkah kesepuluh penulisan RPP adalah penilaian hasil belajar. Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu kepada Standar Penilaian.
Langkah kesebelas penulisan RPP adalah Penentuan sumber belajar. Sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.
Prinsip penyusunan RPP menurut standar Proses adalah sebagai berikut. (1). memperhatikan perbedaan individu peserta didik, (2) mendorong partisipasi aktif peserta didik, (3)  mengembangkan budaya membaca dan menulis, (4)  memberikan umpan balik dan tindak lanjut, (5)   Keterkaitan dan keterpaduan; (6) menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.
Prinsip penyusunan RPP menurut standar Proses perlu memperhatikan perbedaan individual, yaitu dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
Prinsip penyusunan RPP menurut standar Proses mengembangkan budaya membaca dan menulis adalah proses pembelajaran dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan. Selain itu RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedy.
Prinsip penyusunan RPP menurut standar Proses memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi pembelajaran, kegiatan pernbelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengakomodasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
Prinsip penyusunan RPP menurut standar Proses Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi. RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.
Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), program pembelajaran lebih merupakan rencana kegiatan kelas yang dirancang guru, yang berisi skenario tahap demi tahap tentang apa yang akan dilakukan bersama peserta didik sehubungan dengan topik yang akan dipelajarinya.
Dalam program tercermin, (1) Pernyataan kegiatan siswa yang merupakan gabungan antara Standar Kompetensi, Kompetensi dasar, Materi Pokok dan Pencapaian Hasil Belajar. (2) tujuan pembelajaran, (3) media untuk mencapai tujuan tersebut, (5) Pendekatan dan Metode (6) langkah-langkah pembelajaran, (6) alat dan sumber bahan dan (7) authentik assessmentnya, yaitu dengan data apa siswa dapat diamati partisipasinya dalam pembelajaran. Dalam konteks itu, program yang dirancang guru benar-benar rencana pribadi tentang apa yang akan dikerjakannya bersama peserta didknya. (Sumber….?)
John Zahorik melakukan penelitian terhadap efek perencanaan terhadap perilaku guru, khususnya perencanaan yang berhubungan dengan mengidentifikasi tujuan, mendiagnosis pembelajaran siswa, dan memilih strategi pengajaran. Zahorik ingin menemukan apakah guru yang merencanakan pelajaran kurang sensitif terhadap siswa dikelas dibanding dengan guru yang tidak melakukan perencanaan. Dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu guru yang melakukan perencanaan dan guru yang tidak melakukan perencanaan.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE