Detail Cloud Provider

ruijie

Perusahaan anda sudah memutuskan untuk mempergunakan teknologi Cloud Computing di didalam penggunaan intrastruktur IT kegunaan menolong pertumbuhan bisnisnya. Saat ini Cloud Computing sudah di tawarkan di Indonesia oleh sebagian penyedia jasa awan (Cloud Services). Perusahaan penyedia jasa layanan awan ini dinamakan Cloud Provider.

Bagaimana anda bisa meyakinkan didalam memilih perusahaan Cloud Service Provider yang pas dan bisa menolong untuk menggapai tujuan perusahaan anda? Kami menyarankan anda mengevaluasi Cloud Service Provider bersama dengan beberapa syarat di bawah ini

kriteria Cloud Service Provider

Keamanan Data

Keamanan knowledge perusahaan merupakan aspek mutlak disaat Anda memutuskan untuk menggunakan layanan awan. Cloud Service Provider wajib punyai standar keamanan yang terus diupdate dan dimonitor secara berkala. Keamanan knowledge yang wajib diperhatikan juga firewalls, anti virus, multifactor user authentication, enkripsi data, dan audit keamanan secara rutin. Anda juga bisa menanyakan ke Cloud Service Provider siapa saja di didalam perusahaan berikut yang punyai akses ke datacenter / server dan apakah mereka jalankan kontrol latar belakang karyawan untuk menghalau kemungkinan kriminalitas dan pencurian data.

Transparansi Di Dalam Biaya Pemakaian

Anda wajib meyakinkan apakah Anda bakal di memakai biaya-biaya yang lain. Biaya untuk sewa CPU, Memory plus Storage amat gampang di perbandingan tetapi anda terkecuali anda bakal dikenakan biaya-biaya yang lain layaknya network, backup, technical support, total sewa anda bakal membengkak.

Biaya Dari Konektivitas Jaringan: Outbound And Inbound Data Transfer

Tanpa menyadari anda dikenakan cost network pada selagi anda mentransfer data, untuk itu anda wajib menyadari bagaimana Cloud Provider (CSP) membebankan cost konektivitas kepada anda. Beberapa CSP mebebankan cost knowledge transfer inbound dan outbound, ada pula yang cuma membebankan outbound, lebih-lebih sebagian local Cloud Service Provider tidak membebankan cost knowledge transfer sebab knowledge center berada didalam di Indonesia (dengan mempergunakan konektivitas IIX).

Cloud Provider Indonesia

Service Level Agreement

Beberapa Cloud Service Provider menawarkan tingkat SLA yang tinggi kepada pelanggan. Sebagai catatan bahwa di banyak Cloud Service Provider, SLA seringkali dihitung cuma selagi layanan mengalami kegagalan, bukan total semua ketersediaan fasilitas selagi bulan berjalan. Cloud Service Provider perlu dapat menyebutkan bagaimana rencana mereka untuk dapat memenuhi SLA yang di komit kepada pelanggan. Apakah mereka mempunyai penalty pada selagi SLA tidak dapat dipenuhi?

Infrastruktur Datacenter

Apakah Cloud Service Provider yang anda pilih punyai infrastructur datacenter sendiri? Kepemilikan infrastuktur datacenter memudahkan dan memberi tambahan fleksilibilitas penyediaan jasa kepada anda.

Standard Dan Sertifikasi

Standard dan sertifikasi apa yang di punyai oleh Cloud Service Provider? Beberapa sertifikasi yang terjalin bersama Cloud Service Provider layaknya ISO 27001 untuk knowledge security, ISO 9000 untuk quality management, dan ISO 20000 IT layanan management.

Lasticity : Scale Up And Scale Out

Flexibilitas yang di sediakan oleh Cloud Service Provider mengizinkan perusahaan anda dapat menangkap tiap tiap opportunity yang singgah bersama tiba-tiba. Ada perlu menyadari seberapa cepat CSP dapat menjawab kebutuhan untuk jadi besar dan mengecilkan system yang disewakan.

Local Support

Ketersediaan local support dapat pilih kesuksesan anda pada selagi migrasi menuju kepada cloud infrastruktur yang baru. Kualitas dari local engineer yang menolong anda pada selagi aplikasi kritikal Anda mempunyai masalah membuat anda jadi lebih percaya didalam penyelesaiannya. Komunikasi bersama bhs Indonesia pada selagi selesaikan masalah membuat selagi yang dibutuhkan untuk down-time jadi lebih singkat.

Monitoring Pada Services Dan Security

Salah satu kelebihan dari mempergunakan Cloud Service adalah system yang anda pergunakan akan di monitor secara menyeluruh dan tetap menerus. System pemonitoran ini dilaukan tidak saya oleh system tetapi oleh operation center yang 24×7. Anda juga dapat menayakan apakah CSP juga melakukan monitoring pada CyberSecurity. Dan pastikan apakah Anda dapat memperoleh laporan bulanan terdahap layanan yang Anda gunakan.

Cloud Provider Jakarta

Komputasi awan atau Cloud computing adalah penggabungan teknologi komputerisasi dan internet, dimana information mulai berasal dari skala kecil sampai besar tersimpan di server internet, yang terlalu mungkin kita bisa membuka information kita berasal dari beraneka wilayah dan melalui beraneka platform.

SaaS merupakan salah satu berasal dari tiga jenis layanan Cloud Computing yang lazim ditawarkan oleh penyedia layanan Cloud. Tiga jenis layanan itu adalah SaaS (Software as a Service), PaaS (Platform as a Service), IaaS (Infrastructure as a Service). Yuk kita bahas lebih detail.

1. Software as a Service (SaaS)

Software as a Service (SaaS), layanan Cloud pada jenis ini di sajikan didalam wujud perangkat lunak. Contoh berasal dari SaaS adalah Google Apps (Docs, Spreadsheet, dll), Office 365, dan Adobe Creative Cloud.

Pada Layanan SaaS pengguna layanan cuma mesti gunakan aplikasi tersebut tanpa mesti paham dan mengurus bagaimana information disimpan atau bagaimana aplikasi tersebut di maintenance, dikarenakan perihal tersebut merupakan layanan yang di sajikan penyedia layanan.

Keuntungan:

Pengguna bisa segera gunakan layanan secara gratis atau bersama dengan bayar cost sewa tanpa mesti mengeluarkan investasi untuk mengakibatkan sendiri (in-house development) atau membeli lisensi yang relatif mahal.

Ketersediaan dan reliabilitas aplikasi terjamin oleh penyedia layanan. Pengguna cuma mesti fokus pada information miliknya. Perangkat yang diperlukan oleh pengguna termasuk cuma pc dan internet.

Kerugian:

Pengguna tidak mempunyai kendali penuh atas aplikasi yang disewa. Pengguna tidak bisa bersama dengan seenaknya membuat perubahan fitur-fitur yang di sajikan dikarenakan SaaS berupa multi-tenant supaya fitur-fitur yang dibuat adalah fitur yang lazim (tidak bisa khusus pada kebutuhan pengguna tertentu). Pada lebih dari satu aplikasi, kustomisasi bisa dilaksanakan bersama dengan skala dan kegunaan yang terbatas.

2. Platform as a Service (PaaS)

Platform as a Service (PaaS), layanan Cloud pada jenis ini di sajikan didalam wujud platform yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk mengakibatkan aplikasi diatasnya. Contoh PaaS adalah Amazon Web Service, Microsoft Azure, Facebook, dll. Hal-hal yang bisa dilaksanakan pengguna layanan PaaS adalah membangun aplikasi, upload aplikasi, testing, dan mengatur konfigurasi.

Keuntungan:

Pengguna bisa mengakibatkan aplikasi sendiri bersama dengan banyak fitur yang telah ada layaknya keamanan platform, OS, sistem database, situs server, dan framework aplikasi. Pengguna bisa lebih fokus pada pengembangan aplikasi.

Fitur utama berasal dari PaaS kebanyakan adalah skalabilitas yang tinggi. Ketika aplikasi yang kita upload mulai digunakan oleh banyak user maka secara otomatis layanan PaaS bakal menskalakan aplikasi kita menjadi lebih baik didalam melayani pengguna aplikasi kita. Sedangkan saat aplikasi kembali sepi, maka bakal diskalakan kembali supaya cost yang dibayarkan amat sesuai bersama dengan yang kita gunakan kala itu.

Kerugian:

Fitur keamanan yang di sajikan oleh layanan PaaS adalah keamanan platform, bukan keamanan aplikasi kita. Jadi kita senantiasa mesti pertimbangkan resiko keamanan berasal dari aplikasi kita sendiri.

About Nadya Frani 22 Articles
Assalamualaikum .wr.wb Selamat datang di Blog saya semoga berkenan dan jangan lupa kritik dan saran nya . Syukron .

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar