Raih Syurga

Ibadah Menuju Syurga

Meningkatkan Kedisiplinan

Posted by choirunnangim 14 Comments

Sedikit berbagi ceritaku hari ini.

Tidak seperti biasanya, pagi ini aku telah siap untuk melengkapi referensi skripsiku. Dengan doa dihati, hari ini aku berencana mencarinya ke Badan Perpustakaaan Dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi DIY. Sepeda motor(pinjaman) telah dicuci, mesinpun sedari pagi  telah dipanaskan, semua siap dan akhirnya tombol starter tertekan oleh Jempol jari tangan kananku… Tujuan awalku yakni menuju kampus, sebab untuk mendapatkan izin meminjam atau membaca di PERPUSDA DIY harus menyertakan rekomendasi dari kampus terlebih dahulu. Dan setelah mendapat rekomendasi yang dbutuhkan akupun langsung segera menuju pada lokasi yang akan dituju.

Diperjalanan, seperti biasa masih saja banyak aku jumpai pelanggaran/kesalahan yang dilakukan oleh beberapa pengendara kendaraan baik mobil maupun pengendara sepeda motor. Kesalahan yang biasa dan sengaja dilakukan adalah melanggar marka pembatas, mendahului/berbelok tanpa sebelumnya memberi aba-aba lampu, tidak menyalakan lampu bagi sepeda motor dan tentunnya banyak lagi kesalahan yang semestinya tidak dilakukan oleh pengendara baik sengaja ataupun lupa. Sebab sekecil apapun kesalahan yang dilakukan akan berpotensi pada kecelakaan yang tentu saja dapat menimbulkan korban dan berpotensi menambah kemacetan arus lalulintas.

Memang kejadian seperti demikian sudah mendarah daging di Indonesia, serasa sulit untuk barang sedikit berubah dan membenahinya. Kedisplinan yang ada serasa terabaikan, kedisiplinan hanya cukup diketahui dalam ranah kognitif saja belum/tidak terefleksikan pada perilaku atau psikomotor. Harapannya hanyalah tertumpu pada generasi selanjutnya agar lebih memiliki budaya disiplin demi kemajuan bangsa ini.

Seperti biasanya saat tiba di simpangan perempatan jalan kami diberhentikan oleh warna merah lampu trafic light tanda berhenti.  Dan seperti yang kita ketahui bahwa sistem yang ada dalam ‘traffic light’ sama seperti arah putaran jarum jam. Yakni kita akan mendapat giliran melaju saat setelah sebelah yang berada disisi kanan kita telah melaju. Setelah sesaat menunggu, warna lampu yang paling disuka oleh para pengendara menyala. Dan apa yang terjadi dengan hari ini? Ternyata dari sisi arah jalan sebelahpun lampunya menyala  hijau pula. Ini terbukti karena dari sisi arah jalan tersebut kendaraanpun ikut melaju. Dan tentu saja kemacetan ditengah-tengah perempatan jalan tak terlakkan lagi. Dan yang paling disayangkan.. Tak ada seorang petugaspun yang berjaga disana, yang paling tidak memberi aba-aba dengan suara peluit kesayangannya itu.

Namun dengan sedikit saling toleransi yang dimilliki para pengendara dan jerit suara klakson yang bersahutan, akhirnya kami dapat melewati perempatan yang  sudah gaduh sepagi itu. Meski dengan menyisakan tanya dalam benak kami masing-masing. Mengapa itu bisa terjadi..?? Tapi sesaat pertanyaan itu dijawab sendiri oleh kami “ah mungkin hanya waktu itu saja”.

Singkat cerita, saatnya pulang tiba.. Dan apa yang terjadi  saat aku melewati perempatan yang pagi tadi semula akau lewati..?! Ternyata kejadian yang sepagi tadi telah terjadi ternyata terulang kembali sore ini. Akhirnya saya yakin benar bahwa sedari pagi ‘traffic light’ itu mengalamii kerusakan ( error). Demikian kisahku…

PROFIL AKU

Profile photo of choirunnangim

choirunnangim


Popular Posts

Ia Pergi

Ia berlalu pergi.. Setelah sebelumnya, dinanti oleh banyak hati Dinanti akan kedatangannya ...

Moral Generasi

  Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi sekarang ini, telah banyak membantu ...

Belajar Dari Tukang

Pasti telah banyak tulisan yang membahas mengenai tema ini, tapi ...

SHALAT BERJAMAAH

Mungkin sudah banyak kajian yang memperbincangkan akan makna shalat berjamaah ...

FASILITATOR

Gadingsari, Yogyakarta_Menjadi sebuah kebanggaan tersendiri dapat berada ditengah para ibu-ibu ...