ekonomi indonesia

Hanya Blog UMY situs lain

ujian kompetensi 1

Posted by niningwulandari 0 Comment

Nama : Nining Ulandari

Nim     : 20160430096

 

  1. How is the Economy condition of Indonesia in last 5 years? Please explain by using data!

 

  1. Kondisi ekonomi 2013

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 tumbuh sebesar 5,78 persen. Kepala BPS, Suryamin, mengatakan membaiknya perekonomian beberapa Negara terutama Amerika Serikat dan China juga berdampak pada perekonomian Indonesia yang turut membaik. “Artinya ekonomi global berdampak pada perekonomian Indonesia, terutama untuk ekspor dan untuk beberapa sektor yang lain seperti wisatawan mancanegara juga sudah menunjukan peningkatan yang berarti,” ujarnya dalam jumpa pers digedung BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2014).

Lebih lanjut ia mengatakan semua sektor ekonomi pada 2013 ini mengalami pertumbuhan, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor pengangkutan dan komunikasi yang mencapai 10,19 persen, dan terendah adalah sektor pertambangan dan penggalian 1,34 persen.

Sementara untuk sektor yang berkontribusi  besar pada pertumbuhan ekonomi 2013 adalah sektor Industri pengolahan dengan sumber pertumbuhan sebesar 1,42 persen dan diikuti oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran dan sektor pengangkutan dan komunikasi. “Masing-masing memberikan sumber pertumbuhan masing-masing 1,07 persen dan 1,03 persen,” ujarnya.

BPS juga mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2013 tumbuh sebesar 5,72 persen. Namun jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, pencapaiannya  melambat sebesar 1,42 persen. “Kuartal IV sedikit menunjukan penurunan 1,42 persen. Memang pada kuartal IV ini berdasarkan pengalaman kuartal III memang selalu lebih bagus dari kuartal IV untuk setiap tahunnya,”  tuturnya.

Penurunan pertumbuhan di kuartal IV ini disebabkan sektor pertanian mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 22,84 persen karena siklus musiman. Dan sektor-sektor lainnya mengalami pertumbuhan yang positif.

Menurut Kepala BPS, secara keseluruhan pengeluaran struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia masih didominasi oleh konsumsi rumah tangga sebesar 5,28 persen, pengeluaran komsumsi pemerintah mencapai 4,87 persen,  investasi sebesar 4,71 persen, ekspor menyumbang 5,30 persen dan impor sebesar 1,21 persen.

  1. Kondisi ekonomi 2014

Perekonomian Indonesia tahun 2014 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 10 542,7 triliun dan PDB perkapita mencapai Rp41,8 juta atau US$3,531.5. Ekonomi Indonesia tahun 2014 tumbuh 5,02 persen melambat dibanding tahun 2013 sebesar 5,58 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 10,02 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 12,43 persen.

Ekonomi Indonesia triwulan IV-2014 bila dibandingkan triwulan IV-2013 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,01 persen melambat bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,61 persen. Ekonomi Indonesia triwulan IV-2014 mengalami kontraksi 2,06 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q). Dari sisi produksi, hal ini disebabkan oleh efek musiman pada lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang kontraksi 22,44 persen. Dari sisi pengeluaran disebabkan oleh penurunan Ekspor neto. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2014 didorong oleh aktivitas perekonomian di Pulau Jawa yang tumbuh 5,59 persen dan Pulau Sumatera sebesar 4,66 persen.

  1. Kondisi ekonomi 2015

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2015 sebesar 4,79 persen, terendah selama 6 tahun, demikian menurut catatan Badan Pusat Statistik, pada Jumat, 5 Februari. Ini adalah kali pertama ekonomi Indonesia berada di bawah 5 persen sejak 2009, ketika terjadi krisis keuangan global. Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2015 mencapai 4,8 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan proyeksi Kementerian Keuangan sebesar 4,74 persen.

Fithra mengatakan, kebijakan-kebijakan yang dilansir pemerintah kerap kali belum jelas. Misalnya, ingin mencapai target tinggi, tapi pemerintah malah terlalu sering melakukan kebijakan fiskal kontraktif. “Pada November lalu, kami terpaksa mengoreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2015 akan mentok di level 4,75 persen. Angka ini sudah termasuk proyeksi kinerja ekonomi kuartal IV-2015 yang diperkirakan hanya tumbuh 4,9 persen,” ungkapnya. “Artinya jika dibanding realisasi, proyeksi kami mendekati akurat.” Ia juga memaparkan bahwa untuk 2016, ia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi akan berada pada angka 5,25 persen.

  1. Kondisi ekonomi 2016

badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, perekonomian Indonesia tahun 2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp12.406,8 triliun dan PDB perkapita mencapai Rp47,96 juta atau US$3.605,1.

“Ekonomi Indonesia tahun 2016 tumbuh 5,02 persen. Lebih tinggi dibanding capaian 2015 sebesar 4,88 persen,” ujar Kepala BPS Suhariyanto, Senin (6/2). Dari sisi produksi, lanjutnya, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 8,90 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah tangga sebesar 6,62 persen.
“Ekonomi Indonesia kuartal IV 2016 bila dibandingkan kuartal IV 2015 tumbuh 4,94 persen,” imbuhnya.
Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 9,57 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumahtangga sebesar 6,72 persen.  Namun, Suhariyanto menyebut ekonomi Indonesia kuartal IV 2016 bila dibandingkan kuartal sebelumnya mengalami kontraksi sebesar 1,77 persen.

Adapun struktur ekonomi Indonesia secara spasial Tahun 2016 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.  Kelompok provinsi di Pulau Jawa memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto, yakni sebesar 58,49 persen, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 22,03 persen, dan Pulau Kalimantan 7,85 persen.

  1. Kondisi ekonomi 2017

Badan Pusat Statistik ( BPS) melaporkan, produk domestik bruto ( PDB) atau pertumbuhan ekonomi Indonesia selama tahun 2017 mencapai 5,07 persen. Angka ini, menurut BPS, merupakan angka pertumbuhan ekonomi tertinggi sejak tahun 2014 silam. Kepala BPS Suhariyanto menyebut, angka pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 tersebut lebih rendah dari target yang dipasang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yakni 5,2 persen. Namun demikian, ia optimistis ekonomi Indonesia ke depan bisa tumbuh lebih tinggi. “Memang masih di bawah target 5,2 persen, tapi angka ini cukup bagus. Kita tentunya berharap pada kuartal berikutnya pertumbuhan ekonomi kita makin meningkat, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/2/2018). Suhariyanto menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2017 merupakan angka tertinggi sejak tahun 2014. Sekedar informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2014 sebesar 5,01 persen, tahun 2015 sebesar 4,88 persen, dan tahun 2016 sebesar 5,03 persen.

  1. In this 4th Industry revolution era, how is the opportunity of Indonesia to become developed country?

Untuk peluang memajukan negara indonesia Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyiapkan strategi untuk meningkatkan daya saing Indonesia, terutama melalui peluang dari implementasi Industri 4.0. Hal ini akan membuat Indonesia sama dengan‎ Jerman, Prancis, dan China yang telah menetapkan strategi untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang dari revolusi industri ke-4 ini.‎ sektor industri secara global saat ini sudah memasuki pada tahap revolusi industri ke-4, di mana             sistem dalam proses produksi dan aspek manajemennya ditopang oleh kemajuan teknologi             informasi dan komunikasi serta kegiatan litbang yang menghasilkan inovasi.

Berdasarkan Global Competitiveness Report 2017, posisi daya saing Indonesia berada di peringkat ke-36 dari 100 negara. “Walaupun telah naik sebesar 5 peringkat dibandingkan tahun             sebelumnya, tetapi perlu terus dilakukan perubahan secara sistematis dan strategi yang jelas untuk berkompetisi”.

Menperin juga menyampaikan, semua negara masih mempelajari implementasi sistem Industry 4.0, sehingga dengan penyiapan peta jalannya, Indonesia berpeluang menjadi pemain kunci di Asia. “Kita melihat banyak negara, baik yang maju maupun berkembang, telah menyerap pergerakan ini keagenda nasional mereka dalam rangka merevolusi strategi industrinya agar semakin berdaya saing global. Dan, Indonesia siap untuk mengimplementasikan,”.

Dengan menerapkan strategi strategi tersebut kemungkinan besar Indonesia berpeluang maju jika dimanfaatkan pula SDM dan SDA yang ada.

  1. Please explain how does politics affect economic outcomes? Give examples!

 

Ekonomi dan politik merupakan dua aspek atau sektor terpenting dalam sebuah negara. Dua aspek ini tidak bisa dipisahkan karena memiliki hubungan yang sangat erat, bila mereka berdiri sendiri niscaya akan terjadi sebuah masalah yang besar di suatu negara tersebut. Ekonomi adalah ilmu yang mempelajarai tentang tata keuangan suatu negara.Risiko politik umumnya berkaitan erat dengan  pemerintahan serta situasi politik dan keamanan di suatu negara. Setiap tindakan dalam organisasi bisnis adalah politik, kecuali organisasi charity atau sosial. Faktor-faktor tersebut menentukan kelancaran berlangsungnya suatu bisnis. Oleh karena itu, jika situasi politik mendukung, maka kegiatan ekonomi secara umum akan berjalan dengan lancar. Tiap pembentukan pola bisnis juga senantiasa berkait erat dengan politik. Budaya politik merupakan serangkaian keyakinan atau sikap yang memberikan pengaruh terhadap kebijakan dan administrasi publik di suatu negara, termasuk di dalamnya pola yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi atau perilaku bisnis.

Politik merupakan kegiatan dalam sistem pembangunan negara melalui pembagian-pembagian kekuasan atau pendapatan untuk mencapai tujuan yang telah di sepakati. Dunia politik sangat berpengaruh terhadap kemajuan ekonomi suatau bangsa atau daerah. Dalam pengembangan ekonomi, sangatlah penting mempertimbangkan risiko politik dan pengaruhnya terhadap kelangsungan ekonomi.

Risiko politik umumnya berkaitan erat dengan pemerintahan serta situasi politik dan keamanan di suatu negara atau wilayah. Sebenarnya setiap tindakan dalam organisasi bisnis adalah politik, kecuali organisasi charity atau sosial. Faktor-faktor tersebut menentukan kelancaran berlangsungnya suatu kegiatan ekonomi atau bisnis. Oleh karena itu, jika situasi politik mendukung, maka bisnis secara umum akan berjalan dengan lancar. Dari segi pasar saham, situasi politik yang kondusif akan membuat harga saham naik. Sebaliknya, jika situasi politik yang tidak menentu, maka akan menimbulkan unsur ketidakpastian dalam bisnis.

  1. Please give the data of your province budget! And explain!

Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sultra 2018 telah ditetapkan oleh dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) siltra melalui rapat pripurna (kamis 30 nov 2017). Total APBD yang ditetapkan sebanyak Rp 3,5 triliun. Dalam rincian APBD sultra 2018 ini, pendapatan asli daerah (PAD) hanya Rp 620 miliar. Padahal, sultra kaya akan sumber daya alam (SDA) berupa pertumbuhan emas dan nikel. Masi dalam data APBD yang dibacakan oleh sekretaris Dewan Nasrun, dana perimbangan yang masuk dalam struktur APBD 2018 sebanyak Rp 2,8 triliun dan lain-lain pendapatan yang sah sebanyak Rp 16,5 miliar.

Dari APBD sebanyak Rp 3,5 triliun, Pemprov sultra telah merinci jumlah belanja kurang lebih sama Rp 3,5 triliun dengan defisit Rp 38 miliar. Sedangkan untuk pembiayan daerah, pemerimaan pembayaan kurang lebih Rp 104 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 66,5 miliar. “ pembiayaan netto sebesar 38,3 miliar” ungkap Nasrun dalam membacakan pengesahan APBD Sultra 2018.

APBD Sultra ditetapkan dalam jangka waktu yang sangat singkat. Dibahas sejak 27 November 2017 mulai pada penyerahan KUA PPAS dan berakhir pada 30 November 2017.

Dalam susunan APBD yang diparipurnakan DPRD Sultra disebutkan total APBD Sultra tahun depan mencapai Rp 3,52 triliun. Sementara total belanja daerah yakni Rp 3,56 triliun. Masih ada defisit sekitar Rp 38 miliar.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Sultra, Nasir Andi Baso merinci APBD Rp 3,52 triliun itu terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp 620 miliar lebih, dana perimbangan Rp 2,88 triliun, pendapatan lain yang sah sebesar Rp 16,5 miliar. “Dokumen rancangan APBD yang dimasukkan ke DPRD adalah berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) yang penjabarannya berdasarkan kondisi obyektif pendapatan dan kebutuhan prioritas daerah yang sudah diasistensi tim anggaran pemerintha daerah (TAPD) ditingkat satuan kerja perangkat daerah,” ujar Nasir Andi Baso, akhir pekan lalu.

Dikatakannya, pembahasan APBD 2018 dikebut siang dan malam dengan dinamika yang sangat alot. Itu karenakan ada beberapa poin krusial yang membutuhkan penjelasan lebih rinci terutama terkait keterbatasan pendapatan pajak yang menurun yaitu Rp.110 miliar. “Ini soal pajak rokok yang tidak diturunkan lagi oleh pemerintah pusat. Sehingga masih banyak target pembangunan infrastruktur jalan belum maksimal berdasarkan kewenangan provinsi,” jelas Nasir Andi Baso.

  1. Explain the function of “APBN” in Indonesia and give the example!
    1. Stabilisasi

Stabilitasi adalah anggaran pemerintah menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian. APBN merupakan salah satu instrumen bagi pengendalian stabilitas perekonomian negara di bidang fiskal. Misalnya jika terjadi ketidakseimbangan yang sangat ekstrem maka pemerintah dapat melakukan intervensi melalui anggaran untuk mengembalikan pada keadaan normal.

Contohnya: Dalam kondisi inflasi, pemerintah mengambil kebijakan anggaran surplus. Apa yang terjadi apabila pemerintah menjalankan kebijakan ini? Kebijakan anggaran surplus berarti pos penerimaan lebih besar daripada pos pengeluaran. Dalam kebijakan ini, pemerintah menaikkan penerimaan pajak, yang mengakibatkan pendapatan masyarakat berkurang sehingga mengurangi tingkat konsumsi. Hal ini untuk mencegah semakin meningkatnya peredaran uang dalam masyarakat.

  1. Alokasi

Alokasi merupakan dana yang ada dalam APBN bisa di pakai untuk mengatur dana yang ada dari seluruh pendapatan negara pada pos pos belanjaan yang berguna untuk mengadakan barang-barang serta berbagai jasa public yang sudah beroperasi. Selain itu juga berguna untuk pembiayaan adanya pembangunan yang bersifat milik pemerintah.

 

  1. Regulasi

Regulasi adalah APBN yang sudah ada dan di laksanakan berguna sebagai alat yang mampu mendorong kebutuhan ekonomi negara, yang mana dalam jangka akhirnya bisa meningkatkan kemakmuran rakyat. Bagaimana caranya? Yakni dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di dalam masyarakat.

 

  1. Pengawasan

Berarti anggaran negara harus menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan             penyelenggaraan pemerintah negara sesuai dengan ketentuan yang telah      ditetapkan.             Dengan demikian akan mudah bagi rakyat untuk menilai apakah      tindakan pemerintah             menggunakan uang negara untuk keperluan tertentu itu        dibenarkan atau tidak.

Contohnya: mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, dan kemakmuran bangsa.

Perencanaan

Perencanaan yang berguna untuk mengatur dan merencanakan dana yang akan di gunakan ke depannya. Rencana ini di gunakan pula sebagai acuan nantinya negara ke depan akan berfokus pada bagian mana. Misalnya saja ingin lebih memajukan bagian pendidikan, maka pemerintah bisa mencanangkan anggaran beasiswa lebih besar dari sebelumnya.

Contohnya: ingin mengurangi pengangguran sehingga pemerintah harus merencanakan pembangunan  lapangan pekerjaan yang luas.

Categories: Tak Berkategori

PROFIL AKU

niningwulandari


Popular Posts

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

ujian kompetensi 1

Nama : Nining Ulandari Nim     : 20160430096   How is the Economy ...

uk2 perekonomian ind

Suramaya Suci Kewal (2012) PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, KURS, DAN ...

resume pi

harapan setelah semester ini Di beri kelancaran untuk melanjutkan semester ...

uk4_paper

PENDAHULUAN Inflasi merupakan proses menurunnya nilai mata uang. Mata uang yang ...