ekonomi indonesia

Hanya Blog UMY situs lain

uk4_paper

Posted by niningwulandari 0 Comment

PENDAHULUAN

Inflasi merupakan proses menurunnya nilai mata uang. Mata uang yang menurun atau mengalami ketidakstabilan, maka perekonomian negara juga ikut terpengaruh. Hal inilah yang menjadi akibat terjadinya inflasi pada suatu negara. Ketika nilai mata uang mengalami penurunan maka harga barang juga meningkat. Meningkatnya harga barang tersebut menjadi faktor buruknya pasar di suatu negara. Secara garis besar, harga yang meningkat disebabkan oleh :

  • Permintaan masyarakat yang semakin meningkat terhadap barang. Cara konsumtif masyarakat menyebabkan peredaran barang juga akan mengalami peningkatan dan perlu adanya pemasokan yang lebih banyak lagi. Konsumsi masyarakat yang semakin meningkat membuat penyediaan barang perlu diperbanyak. Selain itu, hal ini juga menyebabkan peredaran uang semakin banyak dan terjadi inflasi.
  • Dengan peningkatan permintaan konsumsi masyarakat tersebut menyebabkan likuiditas pasar mengalami peningkatan secara berlebihan. Hal ini memicu konsumsi atau bisa juga spekulasi.
  • Distribusi barang tidak lancar. Hal ini karena jumlah permintaan dan hasil pendapatan terkadang tidak sebanding. Dengan begitu distribusi mengalami hambatan dan tidak stabil.

inflasi terjadi bukan  karena naiknya harga barang tetapi Inflasi merupakan proses perubahan harga yang terjadi. Untuk menstabilkan tinggi rendahnya harga yang terus menerus pemerintah harus memantau perkembangan perekonomian disuatu negara tersebut. Inflasi terbagi menjadi dua yaitu inflasi dalam negeri dan inflasi luar negeri. Inflasi dalam negeri adalah inflasi yang disebabkan karena defisit negara, hal tersebut dipengaruhi oleh pencetakan uang suatu negara, sehingga harga barang menjadi mahal. Sedangkan inflasi dari luar negeri merupakan inflasi yang terjadi karena naiknya harga barang import, hal tersebut disebabkan karena naiknya tarif import dan biaya produksi diluar negeri mahal.

PEMBAHASAN

Inflasi didefinisikan sebagai kenaikan tingkat harga umum. Dengan kata lain, harga barang dan jasa seperti perumahan, pakaian, makanan, transportasi, dan bahan bakar harus meningkat agar inflasi terjadi dalam ekonomi secara keseluruhan. Jika harga hanya beberapa jenis barang atau jasa meningkat, tidak selalu ada inflasi. Inflasi dapat diukur dengan beberapa cara. Inflasi umumnya diukur dengan “Deflator Produk Domestik Bruto (PDB Deflator) atau indikator Indeks Harga Konsumen (IHK) GDP Deflator adalah indeks luas inflasi dalam perekonomian. Inflasi terbagi menjadi dua jenis yaitu Demand-Pull Inflation dan Cost-Push Inflation. Demand-Pull Inflation merupakan inflasi yang terjadi ketika permintaan agregat untuk barang dan jasa dalam ekonomi meningkat lebih cepat daripada kapasitas produktif ekonomi. Satu potensi guncangan terhadap permintaan agregat mungkin datang dari bank sentral yang dengan cepat meningkatkan suplai uang.  Peningkatan uang dalam ekonomi akan meningkatkan permintaan barang dan jasa. Dalam jangka pendek, bisnis tidak dapat secara signifikan meningkatkan produksi dan pasokantetap konstan. Sedangkan Cost-Push Inflation merupakan inflasi yang terjadi karena biaya produksi yang lebih tinggi Biaya produksi yang lebih tinggi menyebabkan penurunan pasokan agregat  dan peningkatan tingkat harga keseluruhan. Sementara perbedaan inflasi yang disebutkan di atas mungkin tampak sederhana, penyebab perubahan tingkat harga yang diamati dalam ekonomi riil seringkali jauh lebih kompleks.

Faktor penyebab inflasi di indoesia

Peningkatan Kebutuhan

Jika ekonomi berada pada atau dekat dengan pekerjaan penuh, maka peningkatan AD mengarah pada peningkatan tingkat harga. Ketika perusahaan mencapai kapasitas penuh, mereka merespons dengan menaikkan harga yang mengarah ke inflasi. Juga, di dekat pekerjaan penuh dengan kekurangan tenaga kerja, pekerja bisa mendapatkan upah lebih tinggi yang meningkatkan daya beli mereka. Kita cenderung mendapatkan inflasi permintaan-tarik jika pertumbuhan ekonomi berada di atas tingkat tren pertumbuhan jangka panjang. Pada 1980-an, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang cepat. Pemerintah memangkas suku bunga dan juga memotong pajak. Harga rumah naik hingga 30%  mendorong efek kekayaan positif dan peningkatan kepercayaan konsumen. Keyakinan yang meningkat ini menyebabkan pengeluaran yang lebih tinggi, tabungan yang lebih rendah dan peningkatan pinjaman. Namun, tingkat pertumbuhan ekonomi mencapai 5% per tahun  jauh di atas tingkat tren jangka panjang Indonesia sebesar 2,5%.

 Inflasi Dorongan Biaya

Jika ada peningkatan biaya perusahaan, maka bisnis akan meneruskan ini kepada konsumen. Akan ada pergeseran ke arah yang lebih kecil. Inflasi dorongan biaya dapat disebabkan oleh banyak faktor

  • Meningkatnya upah

Jika serikat perdagangan dapat menghadirkan front persatuan maka mereka dapat menawar untuk upah yang lebih tinggi. Meningkatnya upah merupakan penyebab utama inflasi biaya karena upah adalah biaya yang paling signifikan bagi banyak perusahaan. upah yang lebih tinggi juga dapat berkontribusi pada meningkatnya permintaan

  • Harga impor

Sepertiga dari semua barang diimpor di Indonesia. Jika ada devaluasi, maka harga impor akan menjadi lebih mahal yang menyebabkan peningkatan inflasi. Devaluasi / depresiasi berarti Pound bernilai lebih kecil. Karena itu kami harus membayar lebih untuk membeli barang impor yang sama.

  • Harga bahan baku

Contoh terbaik adalah harga minyak. Jika harga minyak naik 20% maka ini akan berdampak signifikan terhadap sebagian besar barang dalam perekonomian dan ini akan menyebabkan inflasi dorongan biaya. Misalnya, pada tahun 1974 terjadi lonjakan harga minyak yang menyebabkan periode inflasi tinggi di seluruh dunia.

  • Dorongan laba inflas

Ketika perusahaan menaikkan harga untuk mendapatkan tingkat inflasi yang lebih tinggi. Ini lebih mungkin terjadi selama pertumbuhan ekonomi yang kuat.

  • Produktifitas menurun

Jika perusahaan menjadi kurang produktif dan memungkinkan biaya naik, ini selalu mengarah ke harga yang lebih tinggi.

  • Pajak yang lebih tinggi

Jika pemerintah menetapkan pajak, seperti PPN dan Cukai, ini akan menyebabkan harga lebih tinggi, dan karena itu CPI akan meningkat. Namun, kenaikan pajak ini kemungkinan akan meningkat sekali. Bahkan ada ukuran inflasi  yang mengabaikan pengaruh kenaikan / penurunan pajak sementara.

Mencetak lebih banyak uang

Jika Bank Sentral mencetak lebih banyak uang, Anda akan mengharapkan untuk melihat kenaikan inflasi. Ini karena jumlah uang beredar memainkan peran penting dalam menentukan harga. Jika ada lebih banyak uang mengejar jumlah barang yang sama, maka harga akan naik. Hiperinflasi biasanya disebabkan oleh peningkatan suplai uang yang luar biasa. Namun, dalam keadaan luar biasa, seperti perangkap / resesi likuiditas, adalah mungkin untuk meningkatkan jumlah uang beredar tanpa menyebabkan inflasi. Ini karena, dalam resesi, peningkatan jumlah uang beredar mungkin hanya disimpan, misalnya bank tidak meningkatkan pinjaman tetapi hanya menyimpan lebih banyak cadangan bank.

Inflasi pada suatu negara memang menjadi permasalahan perekonomian. Pada umumnya, masyarakat dan pemerintah resah ketika peredaran uang yang tidak stabil menyebabkan kenaikan harga barang. Apabila dilihat dari hal tersebut, inflasi lebih mengarah pada dampak negatif, padahal inflasi juga memiliki dampak positif. Pada dasarnya, inflasi juga memiliki dampak positif dan negatif sesuai dengan parah tidaknya inflasi tersebut. Pada saat inflasi parah dan tidak terkendali, maka berdampak negatif yang cukup besar bagi masyarakat dan pemerintah. Dampak negatif dari inflasi sudah bisa terlihat jelas, antara lain perekonomian negara menjadi kacau dan lesu, ketidakstabilan pada proses produksi yang menyebabkan harga barang dan jasa mengalami peningkatan, semangat kerja masyarakat menurun dan malas untuk menabung atau berinvestasi karena harga barang terus mengalami perubahan, terjadinya kesenjangan masyarakat karena pendapatan tidak mampu mengikuti kebutuhan karena kenaikan harga. Misalnya, untuk masyarakat yang memiliki penghasilan tetap, seperti PNS atau kaum buru akan kewalahan dengan perubahan harga barang. Apabila masyarakat yang mendapatkan penghasilan dari keuntungan, seperti pedagang, maka inflasi justru memberi keuntungan bagi mereka. Selain itu, pada dunia perbanka, adanya inflasi menyebabkan nilai mata uang menurun dan membuat masyarakat enggan menabung dan berinvestasi. Menurunkan jumlah investor atau nasabah juga membuat dunia usaha menurun karena tidak ada investor dan dana bank menurun. Pada saat inflasi ringan inflasi memiliki dampak positif. Dampak positif inflasi, yaitu dapat meningkatkan pendapatan nasional, dapat mendorong masyarakat untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Dampak positif terjadinya inflasi berada pada orang yang meminjam dana dari bank, karena saat pembayaran utang kepada kreditur nilai uang lebih rendah dibandingkan saat meminjam. Di lain sisi, pihak dari kreditur akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah dibandingkan dengan nilai uang pada saat peminjaman. Pada pihak produsen, inflasi juga mendatangkan dampak positif, karena pendapatan keuntungan lebih tinggi dibandingkan dengan biaya produksi.

KESIMPULAN

Inflasi terjadi berdasarkan dampak dari ketidakstabilan perekonomian negara. Adanya peredaran uang yang meningkat menyebabkan harga barang jasa juga menjadi tinggi. Selain itu, proses produksi juga menjadi tidak stabil. Apabila inflasi terjadi terus menerus juga dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat. Memang terdapat dampak positif dan negatifnya, tetapi laju perekonomian juga perlu stabil dan inflasi berada pada tingkat yang wajar. Tentu saja, peran bank sentral atau Bank Indonesia menjadi kunci utama untuk mengatasi inflasi.

Dampak negatif terjadinya inflasi yaitu nengara rentan timbul kekacauan, masyarakat menarik tabungan, bank kekurangan dana dam bangkrut, harga semakin naik, distribusi barang tidak adil, produsen bangkrut. Sedangkan  dampak positifnya adalah masyarakats emakinselektif memilih barang, menumbuhkan industri kecil, dan pengangguran berkurang karena banyak wirausahawan.

Categories: Tak Berkategori

PROFIL AKU

niningwulandari


Popular Posts

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

ujian kompetensi 1

Nama : Nining Ulandari Nim     : 20160430096   How is the Economy ...

uk2 perekonomian ind

Suramaya Suci Kewal (2012) PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, KURS, DAN ...

resume pi

harapan setelah semester ini Di beri kelancaran untuk melanjutkan semester ...

uk4_paper

PENDAHULUAN Inflasi merupakan proses menurunnya nilai mata uang. Mata uang yang ...