Pertanian Tak Dilirik Generasi Muda Kudus


KUDUS – Badan Pusat Statistik Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat jumlah rumah tangga pertanian di kabupaten ini pada 2013 berkurang signifikan dibanding 2003.

“Pada tahun 2003 tercatat sebanyak 107.000 rumah tangga pertanian, sedangkan tahun 2013 hanya 51.000 rumah tangga pertanian,” kata , kata Kepala BPS Kudus, Endang Tri Wahyuningsih, di Kudus, Kamis (4/9).

Dari data tersebut, kata dia, usia rata-rata antara 45–54 tahun dan sekitar 80 persennya merupakan laki-laki. Berdasarkan data usia saja, kata dia, bisa menggambarkan bahwa generasi muda di Kudus tidak tertarik bergerak di bidang usaha pertanian.

Data rumah tangga pertanian dari berbagai subsektor tersebut, kata dia, berdasarkan hasil sensus pertanian yang dilakukan oleh BPS Kudus.

Puluhan ribu rumah tangga pertanian tersebut, tersebar di sembilan kecamatan. Rinciannya untuk Kecamatan Dawe tercatat sebanyak 13.564 rumah tangga, Kecamatan Undaan sebanyak 11.806 rumah tangga, Jekulo sebanyak 7.114 rumah tangga, Gebog sebanyak 6.588 rumah tangga, Mejobo sebanyak 3.960 rumah tangga, Kaliwungu sebanyak 3.629 rumah tangga, Jati sebanyak 1.704 rumah tangga, Bae sebanyak 2.506 rumah tangga, dan Kota sebanyak 488 rumah tangga.

Rumah tangga pertanian yang menjadi sasaran sensus, petani yang bergerak di sektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perikanan.

“Beberapa rumah tangga ada yang bergerak bidang peternakan maupun perikanan dan ada pula yang bergerak di semua sub sektor usaha pertanian,” ujar dia.

Berdasarkan hasil sensus tersebut, diketahui pula bahwa sekitar 39.830 petani di Kudus merupakan rumah tangga petani gurem yang memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare.

Dari data tersebut, kata dia, bisa dijadikan landasan bagi pemerintah daerah setempat dalam mengambil kebijakan dalam pengembangan di bidang pertanian.

“Jika penataannya berdasarkan skala prioritas, maka data tersebut bisa dijadikan bahan pertimbangan, termasuk langkah-langkah terkait semakin menurunnya jumlah rumah tangga pertanian,” ujar dia.

Selain itu, lanjut dia, sensus tersebut juga memotret komoditas unggulan di daerah tertentu, termasuk sejumlah potensi di bidang pertanian yang patut dikembangkan.

Sumber : Antara

About ACID 8 Articles
-
Contact: Website
Skip to toolbar