Perekonomian Indonesia

Hanya Blog UMY situs lain

UK 1 Perekonomian Indonesia

Posted by 20160430081 0 Comment

Nama: Nurdina Ulfiya Salma

NIM: 20160430081

Perekonomian Indonesia /A

 

  1. Bagaimana kondisi perekonomian Indonesia 5 tahun terakhir? Jelaskan menggunakan data!

Jawaban:

 

Dari data di atas dapat di lihat data pertumbuhan ekonomi tahun 2013-2017 yang dihitung dalam persen. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2013 sebesar hanya 5,78 persen. Angka tersebut turun dibandingkan sepanjang 2012 sebesar 6,23 persen. Pertumbuhan terjadi pada semua sektor ekonomi, dengan pertumbuhan tertinggi di Sektor Pengangkutan dan Komunikasi sebesar 10,19 persen dan terendah di Sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar 1,34 persen. Sementara PDB Tanpa Migas tahun 2013 tumbuh 6,25 persen. Besaran PDB Indonesia tahun 2013 atas dasar harga berlaku mencapai Rp9.084,0 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan (tahun 2000) mencapai Rp2.770,3 triliun. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2013 menurut sisi pengeluaran terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 5,30 persen, diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 5,28 persen, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang tumbuh 4,87 persen, dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 4,71 persen. Sementara, Komponen Impor sebagai faktor pengurang mengalami pertumbuhan sebesar 1,21 persen.

Ekonomi Indonesia tahun 2014 tumbuh 5,02 persen melambat dibanding tahun 2013 sebesar 5,58 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 10,02 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 12,43 persen. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2014 didorong oleh aktivitas perekonomian di Pulau Jawa yang tumbuh 5,59 persen dan Pulau Sumatera sebesar 4,66 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) melansir pertumbuhan ekonomi RI selama tahun 2015 mencapai 4,79 persen. Adapun untuk kuartal IV-2015, ekonomi tumbuh 5,04 persen lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang hanya 4,73 persen. Kepala BPS Suryamin menuturkan, nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp 2.270,4 triliun. Sedangkan PDB atas dasar harga berlaku (ADBH) mencapai Rp 2.945 triliun. Suryamin menuturkan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2015 dipengaruhi faktor situasi dalam negeri. Pertama, inflasi Desember 2015 yang mencapai 3,35 persen yoy. Kedua, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang menguat 5,88 point to point pada akhir kuartal IV dibandingkan kuartal III-2015. Selain itu, realisasi belanja pemerintah meningkat sebesar 6,37 persen secara yoy. Faktor lain yaitu realisasi penerimaan pajak yang mencapai Rp 439,39 triliun pada kuartal IV-2015, dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp 336,30 triliun.

Ekonomi Indonesia tahun 2016 tumbuh 5,02 persen lebih tinggi dibanding capaian tahun 2015 sebesar 4,79 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 8,90 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah tangga sebesar 6,62 persen. Ekonomi Indonesia triwulan IV-2016 bila dibandingkan triwulan IV-2015 (y-on-y) tumbuh 4,94 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 9,57 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumahtangga sebesar 6,72 persen.  Ekonomi Indonesia triwulan IV-2016 bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q) mengalami kontraksi sebesar 1,77 persen. Dari sisi produksi, hal ini disebabkan oleh efek musiman pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang mengalami kontraksi 21,24 persen. Dari sisi pengeluaran disebabkan oleh penurunan Ekspor neto. Struktur ekonomi Indonesia secara spasial Tahun 2016 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Kelompok provinsi di Pulau Jawa memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto, yakni sebesar 58,49 persen, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 22,03 persen, dan Pulau Kalimantan 7,85 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, produk domestik bruto (PDB) atau pertumbuhan ekonomi Indonesia selama tahun 2017 mencapai 5,07 persen. Angka ini, menurut BPS, merupakan angka pertumbuhan ekonomi tertinggi sejak tahun 2014 silam. Kepala BPS Suhariyanto menyebut, angka pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 tersebut lebih rendah dari target yang dipasang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yakni 5,2 persen. Namun demikian, ia optimistis ekonomi Indonesia ke depan bisa tumbuh lebih tinggi. Suhariyanto menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2017 merupakan angka tertinggi sejak tahun 2014. Sekedar informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2014 sebesar 5,02 persen, tahun 2015 sebesar 4,79 persen, dan tahun 2016 sebesar 5,02 persen. Artinya hasil pembangunan infrastruktur mulai bergulir. Sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2017 adalah industri pengolahan, yakni 0,91 persen. Selain itu, disusul sektor konstruksi sebesar 0,67 persen, perdagangan 0,59 persen, dan pertanian 0,49 persen. Menurut Suhariyanto sumber pertumbuhan 3 tahun terakhir dari industri pengolahan. Kalau bisa meningkatkan pertumbuhan di industri dampaknya bisa besar, karena menyerap banyak tenaga kerja dan kontribusinya besar sekali.

 

  1. Dalam era industry keempat, bagaimana peluang Indonesia menjadi negara maju?

Jawaban:

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyiapkan strategi untuk meningkatkan daya saing Indonesia, terutama melalui peluang dari implementasi Industri 4.0. Hal ini akan membuat Indonesia sama dengan‎ Jerman, Prancis, dan China yang telah menetapkan strategi untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang dari revolusi industri ke-4 ini.‎

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara mengatakan,‎ langkah strategis yang perlu dijalankan, antara lain adalah peningkatan kualitas dan intensitas kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) di berbagai lini. Dengan demikian, diharapkan dapat menumbuhkan inovasi dalam pengembangan sektor manufaktur nasional.

Secara resmi Presiden Joko Widodo meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 yang diinisiasi oleh Kemenperin. Melalui Making Indonesia 4.0, aspirasi besar yang ditargetkan adalah menjadikan Indonesia masuk dalam jajaran 10 besar negara yang memiliki ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030, dengan mengembalikan kontribusi net export industri ke angka 10 persen dan peningkatan produktivitas tenaga kerja hingga dua kali lipat dibandingkan biaya tenaga kerja.

Pemerintah telah menetapkan 10 langkah prioritas nasional dalam upaya mengimplementasikan peta jalan Making Indonesia 4.0. Kesepuluh inisiatif tersebut, pertama adalah perbaikan alur aliran barang dan material. Upaya ini akan memperkuat produksi lokal pada sektor hulu dan menengah melalui peningkatan kapasitas dan percepatan adopsi teknologi. Langkah kedua, mendesain ulang zona industri. Ketiga, mengakomodasi standar-standar keberlanjutan. Indonesia melihat tantangan keberlanjutan sebagai peluang untuk membangun kemampuan industri nasional, seperti yang berbasis teknologi bersih, tenaga listrik, biokimia, dan energi terbarukan. Keempat, memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hampir 70 persen, pelaku usaha Indonesia berada di sektor UMKM. Upaya kelima, yaitu membangun infrastruktur digital nasional. Keenam, menarik minat investasi asing. Hal ini dapat mendorong transfer teknologi ke perusahaan lokal. Ketujuh, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kedelapan, pembangunan ekosistem inovasi. Kesembilan, insentif untuk investasi teknologi. Dan, langkah kesepuluh adalah harmonisasi aturan dan kebijakan. Menperin mengaku optimistis, Indonesia akan menjadi negara maju dalam beberapa dekade mendatang. Bahkan, Indonesia diprediksi bisa menembus peringkat keempat dunia sebagai negara dengan perekonomian terbesar pada tahun 2050.

 

  1. Jelaskan bagaimana politik mempengaruhi perekonomian? Berikan contoh!

Jawaban:

Politik adalah kegiatan dalam suatu sistem pembanguanan negara melalui pembagian-pembagian kekuasan atau pendapatan untuk mencapai tujuan yang telah di sepakati dan melaksanakan tujuan tersebut. Kancah dunia politik di Indonesia sangat berpengaruh besar terhadap kemajuan ekonomi bangsa ini. Seperti kita ketahui dengan adanya campur tangan antara dunia politik di pemerintahan akan menghasilkan suatu perjanjian atau kerjasama dengan Dunia Internasional.

Dalam berbisnis sangatlah penting mempertimbangkan risiko politik dan pengaruhnya terhadap organisasi. Hal ini patut dipertimbangkan karena perubahan dalam suatu tindakan maupun kebijakan politik di suatu negara dapat menimbulkan dampak besar pada sektor keuangan dan perekonomian negara tersebut. Risiko politik umumnya berkaitan erat dengan pemerintahan serta situasi politik dan keamanan di suatu negara.

Setiap tindakan dalam organisasi bisnis adalah politik, kecuali organisasi charity atau sosial. Faktor-faktor tersebut menentukan kelancaran berlangsungnya suatu bisnis. Oleh karena itu, jika situasi politik mendukung, maka bisnis secara umum akan berjalan dengan lancar. Dari segi pasar saham, situasi politik yang kondusif akan membuat harga saham naik. Sebaliknya, jika situasi politik tidak menentu, maka akan menimbulkan unsur ketidakpastian dalam bisnis.

Dalam konteks ini, kinerja sistem ekonomi-politik sudah berinteraksi satu sama lain, yang menyebabkan setiap peristiwa ekonomi-politik tidak lagi dibatasi oleh batas-batas tertentu Sebagai contoh, IMF, atau Bank Dunia, atau bahkan para investor asing mempertimbangkan peristiwa politik nasional dan lebih merefleksikan kompromi-kompromi antara kekuatan politik nasional dan kekuatan-kekuatan internasional.

Tiap pembentukan pola bisnis juga senantiasa berkait erat dengan politik. Budaya politik merupakan serangkaian keyakinan atau sikap yang memberikan pengaruh terhadap kebijakan dan administrasi publik di suatu negara, termasuk di dalamnya pola yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi atau perilaku bisnis.

Terdapat politik yang dirancang untuk menjauhkan campur tangan pemerintah dalam bidang perekonomian/bisnis. Sistemnya disebut sistem liberal dan politiknya demokratis. Ada politik yang bersifat intervensionis secara penuh dengan dukungan pemerintahan yang bersih. Ada pula politik yang cenderung mengarahkan agar pemerintah terlibat atau ikut campur tangan dalam bidang ekonomi bisnis.

Contohnya:

Pada masa Demokrasi Terpimpin, Indonesia turut mempelopori berdirinya Gerakan Non Blok (1961) sejak saat itu Manifesto Politik (Manipol) menjadi dasar pengambilan kebijakan luar negeri Indonesia sehingga dunia terbagi menjadi NEFO (negara-negara komunis) dan OLDEFO (negara-negara kolonialis dan imperialis). Indonesia termasuk dalam kelompok NEFO sehingga menjalin hubungan erat dengan negara bok timur dan menjaga jarak dengan negara blok barat. Politik tersebut selanjutnya berkembang semakin radikal menjadi politik mercusuar dan politik poros. Politik Indonesia yang agresif selama masa Demokrasi Terpimpin memboroskan devisa, inflasi menjadi tidak terkontrol terlebih dengan adanya pemberontakan PKI 1965.

 

  1. Berikan data anggaran belanja di provinsimu! Jelaskan!

Jawaban:

 

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH

RINGKASAN APBD

TAHUN ANGGARAN 2017

Kode Rekening Uraian Jumlah
1 2 3
4 PENDAPATAN 23.467.518.025.000
4.1 PENDAPATAN ASLI DAERAH 11.967.160.406.000
4.1.1

4.1.2

4.1.3

4.1.4

Pendapatan Pajak Daerah 10.166.892.000.000
Hasil Retribusi Daerah 99.766.182.000
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 363.962.822.000
Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 1.336.539.402.000
4.2 DANA PERIMBANGAN 11.414.817.176.000
4.2.1

4.2.2

4.2.3

Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak 986.240.086.000
Dana Alokasi Umum 3.688.746.159.000
Dana Alokasi Khusus 6.739.830.931.000
4.3 LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH 85.540.443.000
4.3.1

4.3.7

Pendapatan Hibah 35.342.500.000
Dana Insentif Daerah 50.197.943.000
5 BELANJA 23.363.518.025.000
5.1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 17.390.342.088.000
5.1.1

5.1.4

5.1.5

5.1.6

5.1.7

5.1.8

Belanja Pegawai 5.719.852.846.000
Belanja Hibah 4.943.528.652.000
Belanja Bantuan Sosial 248.562.000.000
Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa 4.398.826.211.000
Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa 2.059.572.379.000
Belanja Tidak Terduga 20.000.000.000
5.2 BELANJA LANGSUNG 5.973.175.937.000
5.2.1

5.2.2

5.2.3

Belanja Pegawai 503.732.895.000
Belanja Barang dan Jasa 3.619.124.924.000
Belanja Modal 1.850.318.118.000
  SURPLUS / (DEFISIT) 104.000.000.000
6 PEMBIAYAAN DAERAH (104.000.000.000)
6.1 PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH 200.000.000.000
6.1.1 Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya 200.000.000.000
6.2 PENGELUARAN PEMBIAYAAN DAERAH 304.000.000.000
6.2.1

6.2.2

Pembentukan Dana Cadangan 150.000.000.000
Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah 154.000.000.000
  PEMBIAYAAN NETTO (104.000.000.000)
6.3 Sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (SILPA) 0

 

 

Dari data APBD Provinsi Jawa Tengah tahun 2017 yang telah di sahkan oleh Gubernur Jawa Tengah yaitu Ganjar Pranowo yang di terbitkan pada tanggal 29 Desember 2016 diatas dapat dilihat bahwa anggaran  pendapatan  yang diterima sebesar  23.467.518.025.000 dimana dana tersebut terdiri dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan, serta lain-lain pendapatan asli yang sah dimana masing-masing menyumbang sebesar 11.967.160.406.000, 11.414.817.176.000, dan 85.540.443.000. Kemudian dana anggaran belanja Provinsi Jawa Tengah tahun 2017 sebesar  23.363.518.025.000 dana tersebut digunakan untuk belanja langsung  sebesar 5.973.175.937.000 dan belanja tidak langsung sebesar 17.390.342.088.000. Pembiayaan daerah yang dianggarkan yaitu 104.000.000.000, pembiayaan daerah ini terdiri dari penerimaan biaya  derah dan pengeluaran pembiayan  daerah, dimana pengeluaran pembiayaan daerah lebih besar daripada penerimaannya. Pengeluaran pembiayaan daerah ini digunakan untuk pembentukan dana cadangan dan juga penyertaan modal (Investasi) pemerintah daerah sebesar 304.000.000.000.

 

  1. Jelaskan fungsi APBN di Indonesia dan berilah contohnya!

Jawaban:

Fungsi APBN Indonesia:

  1. Fungsi alokasi

Dana yang ada dalam APBN bisa di pakai untuk mengatur dana yang ada dari seluruh pendapatan negara pada pos pos belanjaan yang berguna untuk mengadakan barang-barang serta berbagai jasa public yang sudah beroperasi. Selain itu juga berguna untuk pembiayaan adanya pembangunan yang bersifat milik pemerintah

  1. Fungsi distribusi

Berguna untuk mencapai sama rasa dan sama rata antar wilayah dan daerah, sehingga kelas social dan geps antara rakyat satu dengan lainnya akan terkurangi. Selain itu, dana juga di gunakan untuk kepentingan bersama seperti pembangunan sarana pemerintahan yang nantinya akan kembali ke tangan rakyat dalam bentuk lain, misalnya subsidi, beasiswa, dana pension, serta yang lainnya. Bentuk dana dari bagian ini akan bersifat seperti payment transfer, yakni pengalihan pembiayaan yang berasal dari satu sector ke pada sector lainnya.

  1. Fungsi stabilitas

Sedangkan di tinjau dari fungsi stabilitas negara, seperti ketika terjadi ketidak seimbangan antara masyarakat yang bersifat ekstrem karena pengaruh globalisasi, maka pemerintahlah yang akan menangani. Yakni dengan mengembalikan melalui intervensi sehingga keadaan akan kembali ke posisi semula atau normal. Kemudian APBN dalam menjaga stabilitas juga termasuk sebagai alat yang berguna untuk mencegah jika nantinya terjadi inflasi dan deflasi negara yang tinggi.

  1. Fungsi Regulasi

APBN yang sudah ada dan di laksanakan berguna sebagai alat yang mampu mendorong kebutuhan ekonomi negara, yang mana dalam jangka akhirnya bisa meningkatkan kemakmuran rakyat. Bagaimana caranya? Yakni dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di dalam masyarakat.

  1. Fungsi pengawasan

Dana APBN yang di jalankan oleh pemerintah juga berguna sebagai bentuk pengawasan. Hal ini berkaitan dengan control pihak legislative pada pihak eksekutif mengenai dana yang di gunakan karena banyakpolitik luar negeri Indonesia yang menggunakan APBN. Sebab jika perhitungan dana yang keluar tidak sesuai dengan anggaran yang sudah di rencanakan, di khawatirkan terjadi korupsi.

  1. Fungsi perencanaan

Perencanaan yang berguna untuk mengatur dan merencanakan dana yang akan di gunakan ke depannya. Rencana ini di gunakan pula sebagai acuan nantinya negara ke depan akan berfokus pada bagian mana. Misalnya saja ingin lebih memajukan bagian pendidikan, maka pemerintah bisa mencanangkan anggaran beasiswa lebih besar dari sebelumnya.

  1. Fungsi otorisasi

Kewenangan pemerintah mengalokasikan sumber daya sesuai dengan apa yang sudah di rencanakan saat tahun itu. Maka jika tahun 2015, pemerintah akan membuat anggaran dana sesuai dengan tahun 2016, yang mana seluruh hak dan kewenangannya berdasarkan apa yang sudah di tulis di APBN tahun 2016.

  1. Pedoman pemerintah

Sedangkan dalam sisi menejemen, APBN yang sudah ada menjadi pedoman pemerintah ketika hendak menyusun APBN untuk tahun ke depannya. Bagaimana yang di rasa harus di kurangi sumber dananya, dan bagian mana yang sebaiknya mendapatkan perhatian khusus jadi di lakukan penambahan dana. Pedoman ini di harapkan agar alokasi dana yang ada bisa di tingkatkan efektifitasnya.

  1. Tolak ukur pemerintah

Kemudian pemerintah bisa mengukur seberapa pas strategi dan kebijakan yang sudah di ambil. Pengalokasian dana ini bisa menjadi barometer apakah sekiranya dana yang sudah di anggarkan mendapatkan tempat yang sesuai dengan kebutuhan negara atau belum. Bisa juga di rencanakan untuk tahun-tahun ke depannya agar lebih baik dan lebih maju.

Contohnya:

Misalkan saja anggaran belanja pegawai pemerintah atau pajak, dimana pajak tersebut akan di alokasikan untuk membiayai pembangunan, infrastrukturseperti jalan, bendungan, sekolah, tempat ibadah, serta penerangan jalan dan masih banyak lagi.

Referensi:

 

Categories: Tak Berkategori

PROFIL AKU

20160430081


Popular Posts

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

Keadaan Perekonomian

RESUME PEREKONOMIAN INDONESIA   Harapan saya setelah menyelesaikan perkuliah perekonomian Indonesia ...

UK 1 Perekonomian In

Nama: Nurdina Ulfiya Salma NIM: 20160430081 Perekonomian Indonesia /A   Bagaimana kondisi perekonomian ...

annotated-bibliograp

Inflasi di Indonesia Meita Nova Yanti Panjaitan, Wardoyo (2016) Faktor-faktor yang ...