PR kita semua??

Menyambung tulisan saya sebelumnya tentang paradigma Rumah Sakit yang kurang tepat di tengah masyarakat, tentunya kita tidak boleh berdiam diri dan tidak melakukan suatu hal apapun. Tentunya semua harus dimulai dari kita sendiri, dari hal yang paling kecil dan dari waktu yang secepat-cepatnya.

Hal Pertama yang bisa kita perbaiki adalah tentang kebiasaan masyarakat kita disaat menjenguk sanak saudaranya yang sedang sakit. Bisa dimulai dari kendaraan yang mereka gunakan. Di derah saya orang masih menjenguk beramai-ramai menggunakaan kendaraan bak terbuka atau truk bak terbuka. Mereka beralasan inilah mode transportasi yang paling murah, murah tapi tidak selamat menurut saya. Kita sebagai praktisi di bidang kesehatan tentunya harus mengutamakan upaya preventif ketimbang kuratif, dan mengedukasi masyarakat untuk menggunakan moda transportasi yang aman dan nyaman tentunya adalah salah satu upaya preventif kita untuk menurunkan angka kecelakaan.

Hal kedua yang bisa kita perbaiki adalah menertibkan jam kunjung pasien di Rumah Sakit. Awal mulanya diberlakukan jam kunjung ke Rumah Sakit adalah supaya pasien dapat beristirahat, pasien dapat menjalani perawatan, petugas dapat memberikan perawatan dan tentunya karena alasan keamanan. Apabila jam kunjung dibebaskan selama 24 jam tentunya semua hal tadi tidak akan dapat terlaksana dengan baik, yang akhirnya akan menyebabkan orang sakit menjadi semakin sakit karena kurang istirahat dan karena perawatan yang tidak optimal.

Hal ketiga yang bisa kita perbaiki selanjutnya adalah menertibkan anak-anak berusia dibawah 12 tahun untuk tidak berkunjung ke Rumah Sakit. Kenapa? Karena sejatinya Rumah Sakit adalah rumahnya penyakit, dan anak-anak kita yang daya tahan tubuhnya belum berkembang secara maksimal akan sangat rentan terjangkit penyakit tatkala mereka berkunjung ke Rumah Sakit. Tentunya kita tidak ingin anak kita sakit kan? Hal yang sangat menguras pikiran, waktu dan tenaga kita…

Apakah masih ada hal lain yang bisa kita lakukan? Tentu ada, bahkan masih banyak sekali. Salah satunya adalah membiasakan semua pengunjung rumah sakit untuk selalu menjaga kebersihan dirinya dengan cara mencuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan pasien, membatasi jumlah pengunjung di kamar perawatan intensif atau isolasi, memakai alat pelindung diri, tidak memaksakan berkunjung ke Rumah Sakit tatkala kondisi tubuh kurang fit, tidak memakan makanan bekal atau minuman bekal sambil lesehan di lantai ruang perawatan Rumah Sakit, dan masih banyak lagi hal lainnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar