Jangan samakan seni Mural dan Grafiti! Ketahui dan Pahami perbedaannya

Seni mural dan grafiti lebih identik dengan seni jalanan. Karena banyak seniman mural dan grafiti mengekspresikan seni mereka pada dinding dinding tepi jalanan.

Karya seni mereka sangat luar biasa, bernilai sangat tinggi, karya mereka mengekspresikan kebebasan bahkan bentuk protes terhadap kehidupan baik segi sosial atau apapun dengan cara yang kreatif.
Seni mural dan grafiti sama sama menggunakan media yang rata, baik itu di tembok, dinding, triplek, mobil atau apapun yang penting rata dan permanen.

Perbedaan mural dan grafiti

Namun yang perlu kita pahami adalah seni mural dan grafiti itu bukanlah seni yang sama. Keduanya sangat berbeda.
Pertama dari objek lukis, Mural sangatlah luas dan lebih bebas, berkonsep bahkan terkadang memiliki alur cerita. Mural biasanya berbentuk gambar bisa manusia, hewan, tumbuhan atau karakter dari benda. Sedangkan grafiti lebih ke kata, simbol atau tulisan tertentu. Seni grafiti sangat memperhatikan keindahan dari objek yang dibuat baik dari segi warna,  garis ataupun bentuk.
Kedua, yang membedakan mural dan grafity yaitu “senjata” atau alat. Mural menggunakan cat, baik cat tembok ataupun cat kayu (tergantung media) bahkan bisa juga menggunakan kapur, intinya bisa menghasilkan warna, sedangkan grafiti lebih dominan menggunakan cat semprot
Ketiga, Hasil karya Mural biasanya lebih dapat dimengerti dan dipahami, dengan melihat serta memaknai arti dibalik gambar seni mural. Grafiti mengandung arti yang bahkan hanya dimengerti oleh kelompok tertentu saja (sebagai bahasa rahasia).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Lewat ke baris perkakas