Perekonomian Indonesia

Hanya Blog UMY situs lain

Annoted Blibiography

Posted by Nur Syafii Ar Rasyid 0 Comment

Analisis Pengaruh  Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Chairul Nizar , Abubakar Hamzah , Sofyan Syahnur (2013) Pengaruh Investasi Dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Serta Hubungannya Terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia Vol.1

Teori Pertumbuhan Ekonomi Neo Klasik menyatakan pertumbuhan ekonomi bergantung pada perkembangan faktorfaktor produksi yaitu ; modal, tenaga kerja dan teknologi (Sukirno, 1994). Pertumbuhan ekonomi indonesia dipengaruhi oleh beberapa komponen diantaranya adalah komponen investasi dan tenaga kerja. Investasi yang terjadi di suatu negara terdiri dari investasi pemerintah dan investasi swasta. Investasi pemerintah dapat dijalankan melalui salah satu instrumen kebijakan, yaitu pengeluaran pemerintah untuk investasi sedangkan investasi dari sektor swasta dapat berasal dari dalam negeri maupun luar negeri (asing). Investasi yang berasal dari luar negeri berupa investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) dan investasi asing portofolio. Secara umum perkembangan nilai investasi, jumlah tenaga kerja dan PDB Indonesia dari tahun 1980-2010 mengalami perkembangan yang fluktuatif namun menunjukkan tren yang positif. Studi ekonomi umumnya menyatakan bahwa pengurangan kemiskinan bertalian erat dengan pertumbuhan ekonomi. Secara prinsip, pertumbuhan ekonomi merupakan persyaratan pertama dari pengentasan kemiskinan, sedangkan yang kedua adalah menjamin bahwa pertumbuhan tersebut adalah pro-poor (Kraay, 2006). Pada kurun waktu 1980-2010 jumlah penduduk miskin Indonesia juga menunjukkan perkembangan yang fluktuatif dengan tren yang negatif. Menurut teori pertumbuhan neoklasik, pertumbuhan output selalu bersumber dari satu atau lebih dari tiga faktor, yaitu kenaikan kuantitas dan kualitas tenaga kerja (melalui pertumbuhan penduduk dan perbaikan pendidikan), penambahan modal (melalui tabungan dan investasi) serta penyempurnaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan secara langsung, selanjutnya menganalisis pengaruh investasi dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi, serta bagaimana pengaruh estimasi pertumbuhan ekonomi hasil dari analisis variabel investasi dan tenaga kerja terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia.

http://prodipps.unsyiah.ac.id/Jurnalmie/images/Jurnal/2.vol1.no2/1.1.8.chairul.nizar.pdf

 

Hadi Sanana, (2009) Analisis DampakPertumbuhan Ekonomi, Kesenjangan Antar Daerah Dan Tenaga Kerja Diserap Terhadap Kesejahteraan di Kabupaten/Kota  Provinsi Jawa Tengah Dalam Era Desentralisasi Fiskal Vol.1

Pelaksanaan desentralisasi fiskal sudah dilakukan sejak tanggal 1 Januari 2001. Melalui otonomi daerah dan desentralisasi fiskal, pemerintah daerah memiliki wewenang untuk menggali pendapatan dan melakukan peran alokasi secara mandiri dalam menetapkan prioritas pembangunan.  Otonomi dan desentralisasi fiskal dapat lebih memeratakan pembangunan sesuai dengan keinginan daerah untuk mengembangkan wilayah menurut potensi masing-masing. Pembangunan di daerah merupakan bagian dari pembangunan nasional, untuk itu pembangunan di daerah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan secara bertahap sehingga mendukung pencapaian sasaran pembangunan nasional. Pelaksanaan desentralisasi fiskal akan memberikan manfaat yang optimal jika diikuti oleh kemampuan finansial yang memadai oleh daerah otonom.

https://www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/fe3/article/download/315/200

 

Citra Ayu Basica Effendy Lubis (2014) Pengaruh Jumlah Tenaga Kerja, Tingkat Pendidikan Pekerjaan Dan Pengeluaran Pendidikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Vol.10

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu masalah perekonomian suatu negara dalam jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi mengukur hasil dan perkembangan suatu perekonomian dari satu periode ke periode selanjutnya. Sebagai salah satu negara Asia Pasifik, Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang belum cukup stabil. Berdasarkan laporan organisasi dana moneter internasional (IMF), lima negara anggota ASEAN, yaitu: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand, secara keseluruhan mencapai pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 6.1% pada tahun 2012. Berdasarkan paparan Asian Development Bank tahun 2012, hal ini terjadi karena adanya investasi asing langsung dan konsumsi domestik yang berkembang sehingga membuat perekonomian Indonesia stabil. Mayoritas negara ASEAN merupakan negara dengan orientasi ekspor sedangkan Indonesia tidak bergantung hanya pada ekspor melainkan mengandalkan konsumsi domestik dan investasi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) secara kumulatif dari seluruh provinsi naik sebesar 6,3 persen pada tahun 2012. Struktur PDB tahun 2012 didominasi oleh Sektor Industri Pengolahan, Sektor Pertanian dan Sektor Perdagangan yang masing-masing memberikan kontribusi sebesar 23.5 persen, 14.8 persen dan 13.8 persen. Tolok ukur pertumbuhan suatu perekonomian juga tidak bisa lepas dari peran pengeluaran pemerintah di sektor layanan publik. Secara umum gambaran pengeluaran publik yaitu infrastruktur fisik atau human capital, dapat mempertinggi kebutuhan akan tetapi keuangan khususnya pengeluaran dapat memperlambat pertumbuhan. Pengeluaran pemerintah (government expenditure) adalah bagian dari kebijakan fiskal yakni suatu tindakan pemerintah untuk mengatur jalannya perekonomian dengan cara menentukan besarnya penerimaan dan pengeluaran pemerintah tiap tahunnya yang tercermin dalam dokumen APBN untuk nasional dan APBD untuk daerah/regional (Sukirno, 2004: 151). Pengeluaran pemerintah diukur dari total belanja rutin dan belanja pembangunan yang dialokasikan dalam anggaran Negara.

https://journal.uny.ac.id/index.php/economia/article/view/7544/6520

 

 

Mukhamad Rizal Azaini, M.Pudji hardjo (2016) Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Dan Investasi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Kota Malang Vol.2

Persoalan pokok yang dihadapi Indonesia dalam bidang ketenagakerjaan ini bermula dari tingginya angkatan kerja Indonesia akibat dari pertumbuhan penduduk yang banyak menyebabkan penawaran tenaga kerja akan meningkat. Tingginya penawaran tenaga kerja tidak diiringi dengan penyerapan tenaga kerja yang juga tinggi.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Malang pada tahun 1998 – 2012. Sedangkan untuk tujuan yang kedua yaitu variabel mana yang mempunyai pengaruh yang paling dominan bila dibandingkan dengan variabel yang lainnya dalam penyerapan tenaga kerja, dapat diselesaikan menggunakan metode analisis regresi.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan data time series tahun 1998-2012. Seluruh data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari BPS Kota Malang dan studi pustaka yang terkait dengan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka  dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda.Analisis data pada penelitian ini menggunakan MetodeOrdinary Least Square (OLS). Uji hipotesis menggunakan pengujian secara simultan (uji F), parsial (uji t), dan Uji Koefisien Determinasi ( ). Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pertumbuhan ekonomi, upah minimum kota (UMK), investasi, kesempatan kerja di Kota Malang.

http://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/891

 

Kurnia Maharani, Sri Isnowati (2014) Kajian Investasi, Pengeluaran Pemerintah, Tenaga Kerja Dan Keterbukaan Ekonomi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Propinsi Jawa Tengah Vol.21

Masalah pertumbuhan ekonomi dapat dipandang sebagai masalah makroekonomi jangka panjang. Dari satu periode ke periode berikutnya kemampuan suatu negara untuk menghasilkan barang dan jasa akan meningkat. Kemampuan yang meningkat ini disebabkan karena faktor-faktor produksi akan selalu mengalami pertambahan dalam jumlah dan kualitasnya. Investasi ini akan menambah jumlah barang modal. Teknologi yang digunakan juga berkembang. Disamping itu tenaga kerja juga bertambah sebagai akibat pertambahan penduduk , pengalaman kerja dan pendidikan serta kenaikan ketrampilan yang dimiliki oleh tenaga kerja. Perkembangan kemampuan untuk memproduksi barang dan jasa sebagai akibat pertambahan faktor-faktor produksi pada umumnya tidak selalu diikuti oleh pertambahan produksi barang dan jasa yang sama besarnya. Pertumbuhan ekonomi sebagai sebuah proses peningkatan output dari waktu ke waktu menjadi indikator penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan suatu negara (Todaro, 2005). Oleh karena itu identifikasi berbagai macam faktor yang mempengaruhinya termasuk peran pemerintah menjadi menarik untuk dikaji lebih dalam. Menurut teori dasar pertumbuhan ekonomi Neoklasik dari Solow dan Swan (1956) tidak terdapat pengaruh peran pemerintah terhadap pertumbuhan baik dalam bentuk pengeluaran maupun pajak (Kneller et al., 1999). Pertumbuhan ekonomi hanya dipengaruhi oleh stok kapital, tenaga kerja dan teknologi yang bersifat eksogen. Pemerintah dapat mempengaruhi pertumbuhan populasi yang akan mempengaruhi ketersediaan tenaga kerja namun tidak berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah, atau lebih umumnya adalah ukuran dari sektor publik, menjadi obyek penting untuk dianalisis dan diperdebatkan. Kontroversi petama adalah dapatkah sektor publik menaikkan tingkat pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang (long run steady state growth economy). Secara umum gambaran pengeluaran publik, yaitu infrastruktur fisik atau human capital, dapat mempertinggi pertumbuhan tetapi keuangan khususnya pengeluaran dapat memperlambat pertumbuhan (because of disincentive effect).

https://www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/fe3/article/download/3172/854

Categories: Tak Berkategori

PROFIL AKU

Nur Syafii Ar Rasyid


Popular Posts

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

UK 1 Perekonomian In

Nama   : Nur Syafi’I Ar Rasyid Nim     : 20160430137 Kondisi ...

Annoted Blibiography

Analisis Pengaruh  Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Chairul ...