Farmer Till I Die

Just another Blog UMY site

LAPORAN SURVEY SUPERMARKET

Posted by Rachma Camelia Suratmi 0 Comment

LAPORAN SURVEY SUPERMARKET
MATA KULIAH TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL TANAMAN

PRODUK FRESH CUT

Kunjungan Ke :
TRANSmart Maguwoharjo, Yogyakarta

Disusun Oleh :
Rachma Camelia Suratmi 20150210150

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2017

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pengolahan minimal (minimal processing) pada sayuran dan buah atau dikenal pula dengan istilah potong segar (fresh-cut) merupakan pengolahan sayuran yang melibatkan pencucian, pengupasan dan pengirisan sebelum dikemas dan menggunakan suhu rendah untuk penyimpanan sehingga mudah dikonsumsi tanpa menghilangkan kesegaran dan nilai gizi yang dikandungnya (Winarno, 1997 dalam Titiek F. Djaafar, 2015). Dari proses inilah cemaran berbagai mikrobia menyebar pada produk pertanian khususnya fresh cut dari berbagai tahapan yang dilakukan. Sehingga fresh cut mengalami penurunan kualitas. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan pada fresh cut.
Pemahamam mengenai produk fresh cut, kelebihan dan kekurangan serta cara menanganinya merupakan hal yang perlu dipelajari baik secara teori maupun dengan praktik langsung. Selain dengann dua cara tersebut, perlu pula diadakannya survey supermarket. Tentu, untuk membandingkan produk fresh cut dan penanganannya diperlukan survey supermarket ke beberapa Mall/Supermarket.
Salah satu Mall/ Supermarket yang dikunjungi adalah TRANSmart. TRANSmart yang dikunjungi berada di Maguwoharjo, Yogyakarta. Dari adanya survey supermarket yang dilakukan diharapkan meningkatkan pemahaman mengenai produk fresh cut dan berbagai cara penanganannya dengan melihat pemasarannya secara langsung.

B. Tujuan
Adapun tujuan dari survey supermarket produk fresh cut adalah menambah wawasan dan mengetahui informasi secara langsung di lapangan dengan melihat cara pemasaran produk di TRANSmart Maguwoharjo, Yogyakarta.

II. LOKASI SURVEY
Mall/Supermarket TRANSmart adalah sebuah perusahaan ritel di Indonesia yang merupakan pemilik dari jaringan supermarket Carrefour serta Carrefour Express. Saat ini, TRANSmart merupakan salah satu anak perusahaan dari Trans Retail. Lokasi TRANSmart telah menyebar di seluruh Indonesia, meliputi : Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara (Wikipedia, 2017).
Lokasi observasi kami di TRANSmart Maguwoharjo, Yogyakarta. TRANSmart ini merupakan salah satu sebaran TRANSmart yang berada di seluruh Indonesia. TRANSmart Maguwoharjo beralamatkan di Jl. Raya Solo KM 8 No. 234, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Telepon : +62 274 487749.
Fasilitas TRANSmart Maguwoharjo meliputi Carefour Supermarket, Elektronik, Fashion, Restoran, Arena bermain Trans studio dan Bioskop CGV Blitz. Jam buka mulai dari 09.00 WIB – 22.00 WIB.

III. HASIL SURVEY
Survey dilakukan pada Selasa, 06 Juni 2017 pukul 11.00-12.00 WIB. Seperti pada Mall/Supermarket pada umumnya, penataan di TRANSmart rapi dan dinamis. Di area groseri dan makanan segar, penataan sayur dan buah dibuat sedemikian rupa sesuai dengan porsinya, dengan adanya kotak kayu yang dibuat ala peti kemas, rak pendingin dan keranjang-keranjang untuk display sayur dan buah. Juga adanya sayuran yang ditanam dengan sistem vertikultur. Area ini berada di lantai 1.

Gambar 1. Produk Fresh Cut di Rak Pendingin

Penataan produk fresh cut sayuran diletakkan dalam rak-rak pendingin dengan rapi dan teratur (Gambar 1). Peletakan sesuai dengan kelompok komoditas. Misalnya kelompok wortel dengan wortel, jagung yang telah dikupas dengan jagung yang telah dikupas juga. Selain itu di TRANSmart ini juga menyediakan paket sayur. Paket sayur yang dimaksud yaitu gabungan dari beberapa sayuran yang akan dimasak menjadi satu masakan. Oleh karena itu, sayurannya pun langsung disajikan dengan dipotong langsung. Ada paket sayur lodeh, sayur sop, sayur asem dan lain-lain. Sayuran ini diletakkan dalan sterefoam dan dibungkus dengan sealer.
Kerusakan yang terjadi pada fresh cut sayuran hasil survey sangat minim bahkan tidak ada. Kerusakan terlihat adanya bekas-bekas tekanan yang terjadi pada beberapa sayuran. Hal ini diasumsikan dikarenakan tekanan dari tangan pembeli yang melihat-lihat produk sebelum membelinya untuk menyakinkan bahwa produk benar-benar masih baik. Dari hasil survey juga tidak ditemukan layu, lembek dan terjadinya perubahan warna pada produk.
Pengaturan suhu rata-rata 4OC (Gambar 2). Suhu ini berubah-ubah setiap waktu menyesuaikan dengan kondisi lingkungan. Kondisi lingkungan juga menggunakan Air Conditioner (AC).

Gambar 2. Suhu pada Rak-Rak Pendingin Produk Fresh Cut Sayuran
Selanjutnya yaitu produk fresh cut buah-buahan. Buah-buahan ini diberi penanganan sesuai dengan komoditas masing-masing. Tidak diletakkan dalam rak-rak pendingin, namun cukup diletakkan disuhu ruang dengan modifikasi atmosfer sesuai dengan komoditasnya. Buah dipotong disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Ada yang dipotong hanya dengan dibelah dua dari satu buah utuh, dipotong dengan beberapa potongan (4-6 potong) dan dipotong kotak-kotak kecil. Hal yang perlu diperhatikan disini yaitu buah yang hanya dipotong menjadi 2-3 potong saja, seperti pada melon, buah labu dan pepaya, isinya tidak perlu dibuang. Isi dari buah tersebut dibiarkan saja tetap berada dalam buah.
Buah potong seperti buah melon dan pepaya dikemas dengan mika plastik dan diletakkan di atas es batu kecil-kecil (Gambar 3). Jaraknya pun diatur sehingga satu sama lain tidak saling menumpuk. Isi dari buah masing-masing dibuang dan dibersihkan. Dengan menggunakan mika, kerusakan fisik yang disebabkan oleh pembeli saat melihat-lihat produk sangat bisa ditangani. Hasil survey menunjukkan bahwa produk terlihat segar.

Gambar 3. Fresh Cut Buah dengan Potongan Kecil-Kecil

Buah yang dipotong menjadi 2-3 potong dikemas menggunakan sealer secara utuh (Gambar 4). Pada saat survey buah yang ada adalah buah labu parang. Buah labu ini diletakkan di kotak-kotak kayu yang dibawahnya disangga dengan tumpukan keranjang plastik. Buah utuh dan buah potong dicampur, dijadikan di satu tempat. Penggunaan kemasan dengan menggunakan sealer, dari survey menunjukkan bahwa lebih rentan mengalami kerusakan fisik daripada kemasan mika. Hal ini ditunjukkan dengan adanya bekas tekanan pada beberapa titik di bagian buah labu. Buah ini diberikan perlakuan suhu ruang.

Gambar 4. Fresh Cut Buah Labu dan Kerusakan yang Terjadi pada Buah Labu

Produk fresh cut selanjutnya hasil survey yaitu buah melon hamikua (Gambar 5). Buah melon yang hanya dipotong menjadi 2 bagian, isinya tidak dibuang dan selanjutnya buahnya di sealersecara utuh. Kulit buah juga tidak perlu dikupas. Buah ini diletakkan sama dengan buah semangka dan juga di suhu ruang. Peletakan antar buah pun juga diperhatikan. Buah yang dipotong menjadi 6 potong, isinya dibersihkan dan kulitnya dikupas. Dikemasnya menggunakan sterofoam dan di sealer. Kerusakan tidak terlihat secara visual, buah tampak segar tidak mengalami browning.

Gambar 5. fresh cut Buah Melon

Produk fresh cut terakhir hasil survey yaitu buah semangka. Penyajian fresh cut pada buah semangka cukup dengan di sealer secara utuh tanpa perlu dikupas kulitnya (Gambar 6). Pengaturan jarak antar buah juga sangat diperhatikan guna menghindari gesekan yang terjadi antar buah yang dapat mengakibatkan kerusakan produk. Buah ini diletakkan di atas tumpukan keranjang dan dalam suhu ruang.
Dari hasil survey secara umum menunjukkan bahwa perlakuan penanganan fresh cut sayuran dan buah-buahan di TRANSmart termasuk baik. Hal tersebut dilihat dari tingkat kerusakan yang terjadi, penanganan modifikasi atmosfer yang diberikan dan pengemasan. Apa yang dilihat di lapangan sesuai dengan teori yang diberikan di kelas. Namun, mengenai penanganan yang dilakukan di TRANSmart pada fresh cut sayuran dan buah seperti pemberian zat lain dalam produk agar tetap awet dan lain-lain, kami tidak mengetahuinya. Metode survey yang dilakukan hanya mengamati secara visual tanpa melakukan wawancara di tempat tersebut.

IV. PENUTUP
Kesimpulan
Dari hasil survey dan pemaparan dapat disimpulkan bahwa penanganan fresh cut baik sayuran maupun buah-buahan disesuaikan dengan komoditas masing-masing. Selain itu juga diperhatikan modifikasi atmosfer yang digunakan, peletakan dan pengemasan. Dari hal tersebut diharapkan meminimalisir kerusakan yang terjadi, tetap segar dan tidak terjadi browning.

DAFTAR PUSTAKA

Dokumen Pribadi : Foto Hasil Survey pada Selasa, 06 juni 2017.

Titiek F. Djaafar. 2015. Cemaran Mikroba pada Produk Pertanian, Penyakit yang Ditimbulkan dan Pencegahannya. Balai pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta. Jalan rajawali No. 28. Demangan Baru. Yogyakarta 55281.

Wikipedia. 2017. TRANSmart. https://id.wikipedia.org/wiki/Transmart. Diakses pada 7 Juni 2017.

Alamat Blog :
http://blog.umy.ac.id/rachmacs2015/2017/06/09/laporan-survey-supermarket/ ‎

Categories: Uncategorized

About Rachma Camelia Suratmi

Hai... My name is Rachma Camelia Suratmi. You can call me Rachma or Ama. I come from Tulungagung, East Java. I was born in Tulungagung also, on August 18th, 1996. My hobby is listening music and writing. Now, I'm study in Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), faculty "Pertanian", prodi "Agroteknologi". Now, I live in "Unires Putri UMY".

PROFIL AKU

Rachma Camelia Suratmi

Hai... My name is Rachma Camelia Suratmi. You can call me Rachma or Ama. I come from Tulungagung, East Java. I was born in Tulungagung also, on August 18th, 1996. My hobby is listening music and writing. Now, I'm study in Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), faculty "Pertanian", prodi "Agroteknologi". Now, I live in "Unires Putri UMY".


Popular Posts

Hidup petaniku

[caption id="" align="alignnone" width="468"] Penggarapan sawah oleh petani[/caption]   Seperti yang telah ...

Mengenal Arti Petani

  [caption id="" align="alignleft" width="150"] petani pada saat panen[/caption] Petani adalah seseorang ...

Peran Generasi Muda

PEMUDA GENERASI PENERUS PETANI Petani dan pemuda. Kelihatannya adalah dua hal ...

Penyelamatan Lingkun

DUNIA PERTANIAN PEDULI LINGKUNGAN Pertanian tak akan lepas dengan lingkungan. Petani ...

Pemanfaatan Blog unt

PEMANFAATAN BLOG UNTUK PERSONAL BRANDING Sekarang ini internet sangat merajalela, dalam ...