Berita Maya

Hanya Blog UMY situs lain

SELAMAT TINGGAL MIRAS

Posted by Rafiq Ridho 0 Comment

Masa SMA adalah masa dimana proses pencarian jati diri seseorang, termasuk saya. Di fase inilah saya menjadi pengkonsumsi miras. Saat itu saya duduk dikelas 2 SMA swasta di Yogyakarta. Miras menjadi sahabat setia yang menemani saya beserta teman-teman saya saat nongkrong atau kumpul-kumpul. Kegiatan ini bukan sekali dalam seminggu atau satu kali dalam satu bulan, tetapi hampir setiap hari kita lakukan, baik itu siang atau pun malam parahnya lagi kegiatan ini dilakukan di area sekolah (Parkiran).

Pada akhirnya ada seorang guru yang mengetahui kebiasaan kita mengkonsumsi miras. Siang itu saya dipanggil beserta 13 siswa lain untuk menghadap guru BK/BP untuk disidang dan alangkah kagetnya bahwasannya ancaman hukumannya adalah dikeluarkan dari sekolah tetapi masih akan dirapatkan dengan kepala sekolah.

Malam itu kita ber13 di kumpulkan oleh salah satu guru yang akrab dengan siswa, karena sudah ada bocoran siapa yang akan dikeluarkan. Betapa bersyukurya bahwasannya saya tidak termasuk yang dikeluarkan, karena ini adalah kasus pertama saya. Saya hanya mendapat hukuman skors 2 hari dan wali murid di panggil ke sekolah.

Saat masa skors berakhir saya langsung berangkat sekolah. Betapa malunya saya dihadapan teman-teman dan guru-guru lain karena saya termasuk orang yang tidak suka bikin ulah saat disekolah sehingga para guru, teman-teman sekelas pun kaget mendengar bahwa saya pengkonsumsi miras.

Dari situlah ada teman yang mengolok saya, guru pun ada sebagian juga ada yang mengolok, tetapi ada seorang guru yang peduli terhadap saya, beliau pun menasehati saya secara empat mata. Beliau menyayangkan kenapa saya terjerumus miras, betapa kasihannya orang tua yang sudah banting tulang cari uang untuk menyekolahkan kamu, kamu kesini untuk mencari ilmu buat masa depan kamu bukan untuk menjadi seorang berandalan.

Hati saya pun terbuka, setelah itu saya pun seketika langsung membuat benteng kalau soal miras. Tetapi ujian terus datang menguji saya, yaitu saat saya nonton salah satu kompetisi musik di Boshe kebetulan band dari salah satu alumni mengikuti acara tersebut. Disana banyak teman-teman yang “open bottle”, saya hanya tinggal minum saja tatapi alhamdulilah saya hanya minum es batunya saja.
Alhamdulilah sampai sekarang dan mungkin seterusnya sudah tidak ada lagi yang namanya miras di dalam hidup saya. Selamat tinggal miras, hari-hariku bersamamu hanya sebuah masa lalu.

Categories: Tak Berkategori

PROFIL AKU

Rafiq Ridho


Popular Posts

Susahnya Mencari Jod

Percakapan antara Saefudin dengan Pak Ustadz tentang Susahnya mencari Jodoh Udin ...

Nenek Hebat

Seorang nenek yang menyebrang jalan hampir ketabrak pengendara sepeda motor. Pengendara ...

Menikmati Hasil Tera

Sebelum saya diterapi, saya termasuk dari perokok berat, bisa dikatakan ...

Exampel wealth

Difficult denied and denied that the example was from A ...

Customer Aneh

Dialog via telepon antara antara customer vs KFC : Customer : ...