We are golden teachers

Just another Blog UMY site

Archive for the ‘Artikel’ Category

Sabtu, 11 November 2011 “Ketika hidup hanya untuk meminta tanpa mau memberi, sebenarnya saat itu kita tidak hidup, melainkan telah mati sebelum kematian itu datang. (Agus Arifin) Teman, jika kemarin engkau telah membaca tulisanku “ Senyum Malu Itu Benar-Benar Ada”, sekarang kan kuceritakan padamu tentang salah satu aktifitasku sebagai Pengajar Muda di Bumi Mandar Tatibajo.  [ Read More ]

Categories: Artikel, Motivasi

“Disaat orang lain menganggap sesuatu yang kau lakukan tak mungkin berhasil, maka tetaplah maju dan jangan pernah berfikir untuk mundur walau selangkah saja. Karena pasti Tuhan akan memberikan jalan yang mungkin kau pun tak pernah menduga, saat kesulitan yang engkau hadapi benar—benar berada dalam puncaknya” Kamis, 24 november 2011-11-25 Pagi ini masih sama seperti pagi-pagi  [ Read More ]

Categories: Artikel, Motivasi

Hari masih gelap, belum terdengar suara Anjing menggonggong. Kudengar suara langkah kaki di lantai papan yang semakin lama semakin mendekat. “Ana cari apa, pagi-pagi begini sudah bangun?”, rupanya mamak terbangun dari tidurnya karena mendengar bunyi gaduh di dapur belakang akibat ulahku. Aku sedang mencari alat-alat dapur yang bisa kujadikan alat peraga untuk pelajaran IPA siang  [ Read More ]

Categories: Artikel, Motivasi

Kekeliruan dunia pendidikan kita selama ini terletak pada ketidakmampuan para pakar pendidikan, pendidik, bahkan pengambil kebijakan untuk mencetak generasi unggul. Generasi ini punya ciri kreatif, perekayasa, pencipta, dan bersikap atau bertingkah laku teladan. Selain berbudi pekerti luhur, generasi unggul dalam kehidupan keseharian dicirikan peduli sesama, menghargai pendapat orang lain, tertib, jujur, disiplin, bertanggung jawab, penuh  [ Read More ]

Categories: Artikel

Profesor Toshiko Kinosita mengemukakan bahwa sumber daya manusia Indonesia masih sangat lemah untuk mendukung perkembangan industri dan ekonomi. Penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak pernah menempatkan pendidikan sebagai prioritas terpenting. Tidak ditempatkannya pendidikan sebagai prioritas terpenting karena masyarakat Indonesia, mulai dari yang awam hingga politisi dan pejabat pemerintah, hanya berorientasi mengejar uang untuk memperkaya diri  [ Read More ]

Categories: Artikel

PROFIL AKU

Ratna Sari


Popular Posts

Mencetak Generasi Un

Kekeliruan dunia pendidikan kita selama ini terletak pada ketidakmampuan para ...

Pendidikan sebagai I

Profesor Toshiko Kinosita mengemukakan bahwa sumber daya manusia Indonesia masih ...

Tiga Kualitas Pribad

KEJELASAN TUJUAN, KESEGERAAN BERTINDAK, dan KERENDAHAN HATI, adalah tiga kualitas pribadi yang paling berperan membebaskan ...

Doa kita.

Doa saya bagi keberhasilan Anda. Dalam Subuh yang damai ini, kami ...

Anda disiapkan bagi

Berikut adalah 5 tanda bahwa Anda bukan jiwa sederhana, bahwa Anda ...