Hello!

Hanya Blog UMY situs lain

Ada semacam salah kaprah yang sayangnya dipercayai sebagai sesuatu yang benar mengenai virtual office. Banyak orang yang menganggap bahwa virtual office bukanlah hal yang baik bagi sebuah bisnis karena pada dasarnya tidak ada kantor “nyata” yang menjadi domisili dari bisnis tersebut. Dan kondisi ini menimbulkan stigma di banyak orang untuk menyewa virtual office.

Padahal, pada kenyataannya, virtual office merupakan langkah yang paling cerdas bagi sebagian bisnis (kita akan membahasnya nanti). Apalagi jika kita menengok masalah uang yang harus dikeluarkan perusahaan untuk masalah kantor ini. Agar Anda bisa paham betul, sebaiknya Anda baca tentang biaya yang biasanya dikeluarkan oleh sebuah perusahaan agar bisa mendapatkan kantor (baik dengan membeli ataupun menyewa) dan kemudian dibandingkan dengan biaya sewa virtual office seperti yang dijelaskan di bawah ini.

virtual office jakarta

Biaya Sewa Kantor Konvensional

Seperti yang sudah sedikit disinggung sebelumnya, Anda harus paham bahwa salah satu pengeluaran terbesar perusahaan adalah properti yang digunakan untuk kantor perusahaan tersebut. Tidak peduli Anda menyewa kantor tersebut atau memutuskan untuk membelinya, Anda akan membutuhkan uang dengan nominal yang sangat besar. Coba saja Anda tengok jika Anda harus menyewa kantor sebagai basecamp perusahaan Anda, tergantung lokasinya, angka yang harus Anda bayarkan tiap tahunnya bisa bervariasi. Sebagai contoh, jika Anda memilih lokasi yang strategis di Jakarta seperti di Jalan Asia-Afrika atau Jalan Sudirman, tiap bulannya Anda harus membayar paling tidak 20 juta untuk biaya sewa. Dan Anda harus ingat bahwa angka tersebut bisa semakin besar seiring berjalannya waktu mengingat harga properti memiliki kecenderungan untuk selalu meningkat.

Lalu bagaimana jika Anda memutuskan untuk membeli properti sebagai kantor? Mungkin Anda berpikir solusi ini lebih baik daripada menyewa karena Anda hanya harus mengeluarkan uang sekali saja dan sebagai bonusnya Anda memiliki properti yang bisa jadi aset perusahaan Anda. Tapi ingatlah bahwa untuk membeli properti, dana yang harus Anda keluarkan sangatlah besar. Bisa sampai bermilyar-milyar tergantung lokasi dari properti tersebut. Tentunya kondisi tersebut sangat tidak pas bagi para pengusaha yang skalanya masih menengah atau kecil.

 

Biaya Membeli Perlengkapan Kantor, Air, Listrik, Dsb.

Jika biaya sewa atau membeli kantor di atas masih kurang membuat Anda pusing, Anda harus paham bahwa operasional perusahaan Anda juga butuh biaya sendiri. Sebagai contoh, Anda harus mengisi kantor yang Anda beli/sewa tersebut dengan berbagai perabotan. Biayanya juga bisa sangat besar mengingat banyaknya furnitur yang harus Anda beli termasuk juga peralatan lainnya seperti mesin fotocopy, komputer, AC, dan lain sebagainya. Belum lagi biaya listrik, air, dan lain-lain yang akan semakin membengkak seiring berjalannya waktu apalagi jika perusahaan Anda semakin berkembang. Bisa-bisa anggaran Anda akan habis untuk perlengkapan tersebut dan Anda bisa menjadi stres karena memikirkannya.

 

Besarnya Biaya untuk Menyewa Virtual Office

Nah, virtual office hadir sebagai sebuah solusi yang cerdas bagi Anda yang ingin memiliki alamat bisnis yang nantinya akan meningkatkan reputasi dan branding perusahaan Anda tanpa harus membayar mahal dan dipusingkan dengan biaya sewa/beli kantor yang sangat besar. Coba Anda baca lagi penjelasan di atas tentang biaya sewa kantor di Jakarta yang bisa mencapai 20 juta tiap bulannya. Bandingkan dengan biaya untuk menyewa virtual office Jakarta yang hanya sekitar 5 juta (atau malah kurang) untuk tiap tahunnya! Jumlah yang sangat jauh bukan? Dan tidak ada biaya tambahan yang harus Anda keluarkan seperti untuk membeli furnitur, biaya listrik dan juga air.

Tapi Anda harus ingat bahwa virtual office hanya sesuai bagi bisnis yang membutuhkan alamat bisnis saja sebagai domisili legalnya. Artinya, bisnis Anda tidak dilakukan di virtual office tersebut namun di tempat lain. Menyewa virtual bisnis ini sangat cocok untuk usaha-usaha online seperti startup-startup yang sedang menjamur belakangan ini. Jadi, apakah Anda sudah mantap untuk menyewa virtual office?

Categories: Bisnis