Hello!

Hanya Blog UMY situs lain

Tata Cara dan Niat Shalat Dhuha Empat Rakaat

Posted by Rizkawati Harum Pradara 0 Comment

Bagi seorang muslim, tentu amalan shalat sunnah merupakan amalan yang cukup akrab bahkan dilaksanakan sehari-hari. Salah satunya adalah Shalat Dhuha. Ada beberapa keutamaan shalat dhuha yang menyebabkannya sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Ada begitu banyak dalil dalam hadis yang menyebutkan keutamaan dari shalat dhuha, salah satunya adalah sebagai sarana memohon ampunan dosa. Salah satunya adalah hadis riwayat At-Tirmidzi dan Ibnu Majah yang menyebutkan bahwa, “barang siapa yang membiasakan atau menjada shalat dhuha tetap tegak, dosanya akan diampuno meskipun sebanyak buih yang ada di lautan.”

Keutamaan lain dari shalat dhuha adalah tidak termasuk dalam orang lalai dalam mencari rahmat Allah. Seperti yang telah tercantum dalam sebuah hadis riwayat Al Baihaqi dan An Nasai, “orang yang mengerjakan shalat dhuha bukanlah termasuk orang lalai.”

Shalat dhuha juga memiliki keutamaan di bidang sedekah. Dari hadis riwayat Muslim, Rasulullah Saw bersabda:

“Setiap pagi hari, setiap ruas anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir adalah sedekah. Menyuruh kepada kebaikan dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu bisa diganti sengan shalat dhuha dua rakaat.”

Memang, yang dianjurkan hanya dua rakaat. Namun, tak jarang seorang muslim melaksanakan shalat dhuha empat rakaat.

Tata Cara dan Niat Shalat Dhuha Empat Rakaat

Sebelum masuk ke tata cara dan niatnya. Ada baiknya kita mengetahui apa saja keutamaan shalat dhuha.

Keutamaan Shalat Dhuha

Ada lima keutamaan shalat dhuha, yaitu:

  1. Pesan Rasulullah

Dalam beberapa hadis dari para sahabat nabi, shalat dhuha merupakan pesan dari Rasulullah. Termasuk salah satu hadis yang tersebutkan di atas.

  1. Dibangunkan Sebuah Rumah di Surga

Umat muslim yang mengerjakan shalat dhuha secara rajin niscaya akan dibangunkan sebuah rumah di surga. Hal ini pun didukung oleh sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Shahih al-Jami’ no. 634.

  1. Berpahala Seperti Orang Pergi Haji dan Umroh

Keutamaan shalat dhuha yang sebelumnya didahului oleh shalat subuh berjamaan kemudian dzikir hingga matahari terbit adalah seperti mendapat pahala orang yang pergi berhaji dan umroh ke tanah suci.

  1. Shalat Awwabin

Shalat Dhuha juga termasuk shalat Awwabin, yaitu shalatnya orang-orang taat.

  1. Dicukupkan Rezeki

Dalam sebuah hadits Qudsi, Allah akan mencukupkan rezeki hamba-hambaNya yang melaksanakan shalat dhuha.

Sungguh, luar biasa keutamaan shalat dhuha.

 

Waktu Mengerjakan Shalat Dhuha

Waktu untuk mengerjakannya adalah sejak matahari terbit atau naik, hingga condong ke barat. Waktu shalat ini terbatas, hanya beberapa jam. Ada dua waktu yang bisa kamu kerjakan, yang pertama awal waktu shalat dhuha. Yaitu 20 menit setelah matahari terbit.

Kemudian akhir waktu shalat dhuha yaitu 15 menit sebelum masuk waktu shalat dhuhur. Namun, waktu terbaik untuk melaksanakannya adalah akhir waktu atau seperempat siang. Hal ini disesuaikan dengan salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Zaid bin Arqam.

 

Tata Cara Shalat Dhuha dan Niatnya

Tata cara shalatnya sendiri tak ada bedanya dengan shalat wajib lima waktu yang dikerjakan oleh umat Islam. Yang membedakannya adalah pada niatnya. Berikut adalah lafaz niat shalat dhuha.

USHOLLI SUNNATADH DHUHAA ARBA’A ROK’ATAIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN LILLAAHI TA’AALAA

Yang berarti : aku niat shalat Dhuha empat rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’alaa.

Niat shalat dhuha empat rakaat ini bisa diganti menyesuaikan dengan berapa banyak rakaat yang ingin dikerjakan.

Categories: Islami