Hello!

Hanya Blog UMY situs lain

Cara Mengisi Formulir Pendaftaran Merek

Posted by Rizkawati Harum Pradara 0 Comment

Pada proses pengajuan pendaftaran merek, langkah pertama yang harus dilakukan baik dalam pengajuan manual maupun online adalah mengisi formulir pendaftaran merek dagang. Formulir berisi data pribadi pemohon serta detail merek yang hendak diajukan.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Djki), telah mengeluarkan regulasi baru perihal pengajuan merek, yakni melalui sistem daring pada halaman website resmi. Kini, seluruh prosedur pendaftaran termasuk pengisian formulir harus dilakukan dengan mengunduh pada format yang disediakan.
Panduan Mengisi Formulir Pendaftaran Merek Dagang

Terdapat empat tahap umum yang bisa Anda jadikan panduan dalam mengisi formulir yakni tahap umum dan khusus yang rinciannya akan dijelaskan di bawah ini. Disarankan untuk mengisi dengan teliti pada setiap kolom data yang dibutuhkan.

Pertama, isi setiap form untuk satu jenis pendaftaran per kelas sesuai kategori. Jika bingung mengetahui klasifikasi merek, kunjungi website resmi dengan bagian kelas merek. Kelas 1-34 untuk jenis barang dan 35-45 untuk kelas jasa.

Setelah mengisi form pada kategori, pemohon akan menerima email invoice otomatis untuk setiap pendaftaran jika lebih dari satu pengajuan. Sementara tanggal berisi waktu pengisian formulir.
• Data Pribadi

Pemilik merek: Berisi nama pemilik atau staf yang mewakili.
Agen/perantara: Diisi jika pihak pemohon yang mewakili merupakan agen atau pihak ketiga baik perorangan maupun lembaga.

Data lain yang akan diisi bersifat umum seperti kontak, nomor ponsel, email dan data pribadi lainnya. Cukup mengisi sesuai data pemilik atau yang mewakili. Dalam tahap ini, terdapat dua tipe pemohon melalui perorangan maupun lembaga, pemohon cukup mengisi data sesuai tipe.

• Data Merek

a. Penulisan Merek, tahap kedua adalah mengisi data merek dan logo, pastikan perihal penulisan sesuai untuk menghindari kesalahan. Jika merek hanya berupa gambar, lukisan atau logo tanpa angka dan huruf maka cukup menuliskan pada “Gambar”, “Logo” atau “Lukisan”.
Apabila merek berupa kombinasi gambar dan huruf/angka, maka kolom merek hanya dituliskan berupa kata/huruf/angka. Jika tidak, maka dituliskan masing-masing pada bagian upload persyaratan awal.
b. Warna Logo, pemohon harus menuliskan warna yang terkandung dalam logo yang hendak didaftarkan. Butuh ketelitian perihal warna yang digunakan karena ragamnya yang cukup banyak. Jika menggunakan kombinasi warna maka hanya mencantumkan logo dengan satu kombinasi dalam satu pendaftaran. Apabila lebih dari satu maka harus mendaftar secara terpisah.
c. Jenis Merek, tulis jenis merek yang akan terdaftar dengan pembagian antara barang atau jasa. Berikutnya, isi kolom lain berupa kelas merek, jenis barang maupun jasa.
• Persyaratan

Langkah selanjutnya adalah memenuhi dokumen pendukung sebagai persyaratan awal yang dibedakan antara perorangan atau melalui badan hukum.
a. Perorangan, berupa KTP, logo (opsional), surat kuasa atau surat pernyataan.
b. Badan Hukum, berupa KTP, akta pendirian badan hukum, logo, surat kuasa dan surat pernyataan.
• Pemeriksaan Kembali

Sebelum mengirimkan formulir pendaftaran, pastikan untuk memeriksa seluruh data yang dimasukkan terutama merek. Meski jika terdapat kesalahan dalam penulisan pengajuan bisa ditarik kembali untuk revisi, namun akan ada biaya tambahan.

a. Ketentuan Layanan, periksa ketentuan layanan dan setuju, pemohon menekan kotak persetujuan yang tersedia sebagai bentuk persetujuan atas ketentuan terkait.
b. Kode Captcha, berikutnya akan muncul kode keamanan atau captcha yang harus diisi. Umumnya berupa huruf dan angka berwarna putih. Sesuaikan dengan instruksi tulisan yang disediakan.
c. Kirim, klik tombol “Kirim” untuk mengakhiri proses pendaftaran.

Kunci dalam mengisi formulir pendaftaran merek dagang adalah ketelitian dan kesesuaian data. Apabila ditemukan kesalahan dalam pengisian, atau kekurangan pada data pendukung maka pengajuan akan dikembalikan.

Categories: Bisnis