PENTINGNYA AKREDITASI UNTUK RUMAH SAKIT TERUTAMA DI RSUD Dr. SOEDIRMAN KEBUMEN

Berdasarkan  Undang – Undang No 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan Peraturan Menteri Kesehatan No 34  Tahun  2017  tentang Akreditasi Rumah Sakit, mewajibkan supaya akreditasi harus dilaksanakan oleh seluruh rumah sakit. Selain itu untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit secara berkala, maka diwajibkan rumah sakit melakukan akreditasi  setiap tiga (3) tahun sekali. Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Mengingat rumah sakit merupakan organisasi pelayanan jasa yang mempunyai kespesifikan dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM), sarana prasarana dan peralatan yang dipakai sehingga rumah sakit dikatakan sebagai organisasi yang padat modal, padat sumber daya manusia, padat tehnologi dan ilmu pengetahuan serta padat regulasi. Kompleksitas pelayanan di rumah sakit membutuhkan penjaminan mutu dan keamanan pelayanan di rumah sakit yang ditetapkan dalam bentuk akreditasi.

Selain itu mulai tanggal 01 Januari 2019 mewajibkan seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) harus terakreditasi sesuai dengan Permenkes 99 tahun 2015 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Tujuan akreditasi rumah sakit menurut Permenkes No.12 tahun 2012 tentang Akreditasi Rumah Sakit pasal 2 yaitu akreditasi rumah sakit bertujuan untuk :

  1. Meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.
  2. Meningkatkan keselamatan pasien rumah sakit.
  3. Meningkatkan perlindungan bagi pasien.
  4. Masyarakat, sumber daya manusia rumah sakit dan rumah sakit sebagai institusi dan mendukung program Pemerintah di bidang kesehatan.

Akreditasi merupakan tantangan bagi rumah sakit untuk tetap menjaga mutu pelayanan yang sesuai dengan regulasi yang ada dan tetap mengedepankan/ menjaga keselamatan pasien (Pasien Safety). Dengan adanya akreditasi bisa menjamin keselamatan pasien di rumah sakit. Dewasa ini sebagian besar masyarakat di kota Kebumen sudah sangat peduli dengan kesehatannya. Mereka sudah mulai mengkritisi pelayanan yang ada di rumah sakit. Untuk itu rumah sakit harus tetap menjaga dan meningkatkan pelayanan yang baik dan bermutu.

Dengan adanya kewajiban dari pemerintah terkait akreditasi, maka RSUD dr. Soedirman Kebumen pada bulan November 2016 mengajukan penilaian ke Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Seluruh civitas hospitalia di RSUD dr. Soedirman Kebumen bekerja keras dan saling membantu supaya dapat melaksanakan akreditasi dengan lancar. Dan akhirnya rumah sakit dr. Soedirman Kebumen memperoleh sertifikat dengan predikat “Lulus Paripurna”.  Pada tahun ini akan dilakukan Survey Verifikasi Tahun Kedua yaitu  bulan November 2018. Seluruh civitas hospitalia di RSUD dr. Soedirman Kebumen, terus berupaya mempertahankan predikat Lulus Paripurna dengan cara melaksanakan dan meningkatkan pelayanan  yang bermutu sesuai dengan regulasi/ standar  yang ada.

Pelaksanaan Re-Sertifikasi RSUD dr. Soedirman pada tahun 2019 sudah tidak menggunakan akreditasi versi 2012 tetapi menggunakan Sandar Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi Pertama, dimana terdapat beberapa perbedaan dibandingkan dengan Akreditasi Versi 2012. SNARS juga berperan dalam mendukung Program Kesehatan Nasional dan solusi bagi permasalahan perumah sakitan. Penambahan pelayanan yang ada di SNARS Edisi Pertama yaitu :

  1. Penyelengaraan Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA)
  2. Integrasi Pendidikan Kesehatan Dalam Pelayanan Rumah Sakit (IPKP)
  3. Pelayanan Geriatri

Semoga pada saat RSUD dr. Soedirman Kebumen melaksanakan Re-Sertifikasi  menggunakan SNARS Edisi Pertama dapat lulus dengan predikat “Lulus Paripurna”.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar