Rivo Aneh

Just another Blog UMY site

Penanganan Pascapanen Sayuran Selada Krop

Posted by 20150210153(RivoGhufron) 0 Comment

A.  KEMASAKAN DAN KUALITAS

  1. Selada Krop

Kingdom  : Plantae

Divisi        : Spermatophyta

Sub divisi : Angiospermae

Kelas        : Dicotyledonae

Famili       : Compositae (Asteraceae)

Genus      : Lactuca

Spesies    : Lactuca sativa L

Selada ([I]Lactuca sativa L.[/I]) merupakan sayuran daun yang berumur semusim dan termasuk dalam famili compositae. Selada tumbuh baik di dataran tinggi, pertumbuhan optimal di lahan subur yang banyak mengandung humus, pasir atau lumpur dengan pH tanah 5-6,5. Di dataran rendah kropnya kecil-kecil dan cepat berbunga. Waktu tanam terbaik pada akhir musim hujan, walaupun demikian dapat juga ditanam pada musim kemarau dengan pengairan atau penyiraman yang cukup. Tanaman selada crop varietas bruma memiliki lebar daun mencapai 30 cm artinya untuk menentukan jarak tanam harus diperhatikan lebar daun, sebab tanaman selada memerlukan sinar matahari yang penuh, bila tanaman terlalu rapat maka akan berakibat pertumbuhan tidak maksimal dan kondisinya terlalu lembab yang dapat berakibat banyak tanaman busuk bagian bawahnya.

  1. Indeks Kemasakan

Kematangan didasarkan pada kepala kekompakan. Kepala kompak yang bisa dikompres dengan tekanan tangan sedang dianggap kematangan ideal. Kepala yang sangat longgar tidak matang dan kepala yang sangat tegas atau keras terlalu banyak. Kepala yang belum matang dan dewasa memiliki rasa yang jauh lebih baik dari kepala overmature dan juga memiliki masalah pascapanen yang lebih sedikit.

2. Indeks Kualitas

Setelah pemangkasan daun pembungkus luar, daun menjadi warna hijau muda cerah. Daun harus garing dan menggelegak.

B. LINGKUNGAN PENYIMPANAN DAN SIFAT KOMODITAS

  1. Temperatur Optimum Dan Freezing Injury

Selada krop yang telah dipanen memiliki umur simpan yang pendek. Oleh karena itu setelah pemanenan, untuk menjaga kulaitas dari selada krop, biasanya dilakukan penyimpanan pada temperatur yang rendah.
Temperature memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas produk dan umur simpan. Diperkirakan, menurunkan temperature selada krop dari 50°F menjadi 40°F dapat meningkatkan umur simpan dua kali lipat. Temperature yang lebih rendah dari 41°F sampai 36°F akan meningkatkan umur simpan selada krop. Akan tetapi, temperatur optimal untuk penyimpanan selda sayur adalah 32°F. temperatur yang lebih rendah akan menyebabkan freezing injury.

2. Kelembaban Optimum

Tanaman selada krop dan sejenisnya memiliki kandungan air yang sangat tinggi dan hal tersebut memerlukan perhatian penting untuk mempertahankan kelembaban yang tinggi untuk mencegah daun mengalami pengeringan, kehilangan massa, serta penurunan kualitas. Kelembaban optimum untuk menjaga kualitas dari selada krop adalah 98%-100%.

3. Laju Respirasi

Peningkatan laju respirasi sejalan dengan meningkatnya suhu pada lingkungan, setiap peningkatan suhu 10⁰C, laju respirasi secara kasar meningkat 2-3 kali, namun bila suhu meningkat di atas 30⁰C, maka produk mulai menuju proses kematian dan respirasi mulai terhenti. Laju respirasi dari suatu produk merupakan indikator yang baik untuk menentukan masa simpan produk hortikultura.

4. Laju Produksi Etilen

Tanaman selada krop memproduksi etilen yang sangat rendah. Etilen merupakan senyawa gas hidrokarbon yang dihasilkan oleh tanaman secara alami dan memiliki pengaruh terhapat peningkatan respirasi. Sehingga selada krop diklasifikasikan kedalam sayuran non-klimaterik.

5. Respon Terhadap Etilen

Meskipun selada krop merupakan tanaman yang menghasilkan sangat sedikit etilen, namun selada krop ini sangat sensitive terhadap etilen dan akan dengan cepat mengalami pencoklatan dan pembusukan pada kadar etilen yang tinggi. oleh karena itu, selada krop harus dijaga dari bahan-bahan ataupun komoditas lain yang memiliki tingkat produktifitas etilen yang tinggi.

6. Respon Terhadap Controlled Atmosphere

Penyimpanan dalam ruangan dengan system atmosfer termodifikasi merupakan cara penyimpanan dengan mengatur komposisi gas oksigen (O2), karbondioksida (CO2), dan nitrogen (N2), didalam ruangan penyimpanan pada tingkat konsentrasi tertentu yang dapat memperlambat proses pernapasan, penguapan, dan aktifitas biologis lainnya yang terjadi pada daun selada.
Dalam kondisi udara bebas, kandungan O2 = 20,99%, CO2 = 0,09%, N2 = 78,03% yang akan dinaikkan CO2 menjadi diatas 2%, dan O2 yang akan diturunkan hingga dibawah 8%. Didalam ruangan penyimpanan. Hal ini dapat memperpanjang umur simpan selada krop. Pengaruh rendahnya oksigen dan tingginya karbondioksida diudara penyimpanan akan memperlambat respirasi, pematangan, pelayuan, menurunkan laju produksi etilen, memperlambat pembusukan, dan menekan perubahan yang berhubungan dengan pematangan sehingga umur simpan dari selada krop tersebut akan menjadi lebih lama.

C. Kerusakan Fisik Dan Fisiologis

Kerusakan fisik pada selada krop merupakan kerusakan karena perlakuan-perlakuan fisik yang tidak tepat serta faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban dan tekanan. Kerusakan fisik ini dapat terjadi seperti pada chilling injury (Semcoice, 2014).
Kerusakan fisiologi yaitu kerusakan yang disebabkan oleh reaksi metabolisme dalam pangan, atau enzim yang secara alami terdapat dalam selada krop sehingga terjadi proses autolisis yang berakhir dengan kerusakan dan pembusukan.

D. Kerusakan Karena Penyakit

kerusakan yang diakibatkan oleh penyakit yang menyerang tanaman selada krop yaitu :
1. Busuk lunak (soft rot), penyebabnya bakteri Erwinia carotovora. Penyakit ini menyerang bagian daun. Serangan dimulai dari tepi daun, warna daun menjadi coklat kemudian layu. Selain bisa menyerang tanaman yang masih ditanam, penyakit ini juga bisa menyerang selada yang siap diangkut ke pasar.
2. Busuk pangkal daun, penyebabnya Felicularia filamentosa. Penyakit ini menyerang pangkal daun, serangan biasa terjadi menjelang panen.
3. Penyakit busuk akar yang disebabkan oleh cendawan Rhizoctonia solani Khun. Penyakit ini sering menyerang tanaman muda (waktu di persemaian).

DAFTAR PUSTAKA

Cantwell, M. and T. Suslow. 2002. Lettuce, Crisphead: Recommendations for Maintaining Postharvest Quality.

http://ucanr.edu/sites/Postharvest_Technology_Center_/Commodity_Resources/Fact_Sheets/Datastores/Vegetables_English/?uid=19&ds=799 (Accessed May 17,2017)

http://hortsci.ashspublications.org/content/42/1/143.full  (Accessed May 17,2017)

 

 

 

 

 

Categories: Uncategorized

PROFIL AKU

20150210153(RivoGhufron)


Popular Posts

Hello world!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

Peran Generasi Muda

Peran Generasi Muda Dalam Pembangunan Pertanian sangatlah penting untuk meningkatkan ...

penyelamatan lingkun

Akhir-akhir ini kita sering merasakan panas yang tidak biasa karena ...

Personal Branding

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memiliki peranan penting dalam berbagai ...

UMY

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta atau biasa di singkat UMY adalah salah ...