RSS
 

Negeriku

20 Mei

indexSaat Indonesia menjerit,
Meregang maut di tiap tenggorokan
Bermandikan peluh darah setiap waktu
Dimanakah kalian saat itu?

Bergelimpangan rakyat tak berdosa
Pejuang, rela mati
Rakyat, rela menderita
Demi tegaknya Tanah Air Indonesia
Sudahkah kau di sini saat itu?

Meriam-meriam dan tank-tank penghancur penjajah
Bak semut mengerumuni gula
Oh negeriku… Indonesia…

Mereka yang menjajahmu tertawa
Mereka senang
Mereka berkicau
“Kekayaan alam kalian, aku keruk
kebodohan, aku tinggalkan untuk kalian.
Tenaga dari kalian, dan hasilnya untukku”

Aduhai..sungguh malang nian nasib rakyat negeri ini..
Sebelum cahaya terang kemerdekaan terang menyapa..

Tapi entah mengapa,
Saat tiang bendera sudah berdiri tegak
Saat sang Saka Merah Putih telah berkibar
Menghempas angin
Maju meraih impian
Berkat jasa sang Pahlawan Negara
Kenapa kini ada yang ingin mengubahmu..?
Menjadikanmu satu negara lain
Adakah yang ingin itu tak tahu betapa betapa sengsaranya dulu…
Dirimu..dan rakyatmu..

index1

 
No Comments

Posted in puisi

 

Media Massa Sebagai Resolusi Konflik

20 Mei

Kekerasan usianya sudah setua sejarah dan peradaban, namun bukannya berkurang tapi justru semakin meningkat. Survei yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), menunjukkan sepanjang tahun 2012 tingkat kekerasan di sekolah mencapai 87,6%. Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat pada tahun 2011 terjadi 119.107 kasus kekerasan terhadap perempuan di seluruh Indonesia, dan pada Januari-Juni 2012 terjadi 585 kasus. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) juga mencatat setidaknya ada 68 kasus kekerasan pada jurnalis selama periode Desember 2011-Desember 2012.

Merajalelanya kekerasan ini tidak berhenti di tahun 2012. Karena pada tahun 2013 ini, kekerasan kembali “menampakkan wajahnya” di hadapan publik. Sebut saja seperti pada Januari 2013, telah terjadi 96 kasus kekerasan yang melibatkan aparat kepolisian, atau sebutan untuk tahun 2013 sebagai tahun “darurat kekerasan seksual anak” Indonesia. Kemudian, beberapa pekan lalu kekerasan juga melanda kota Jogjakarta seperti, kasus pembunuhan di Hugo’s Café, pembacokan di Lempuyangan, penyerbuan di LP kelas II B Cebongan-Sleman, dan perampokan di kantor Pegadaian Syariah.

Berbagai kekerasan tersebut bukan lagi menjadi sesuatu yang lumrah. Kekerasan yang terus menerus ditampakkan dan dipelihara, lambat laun juga akan mengikis budaya bangsa yang dikenal sebagai bangsa yang ramah dan toleran ini. Inilah yang menjadi PR bersama, bahkan segenap awak media massa pun sepatutnya juga ikut andil dalam meminimalisir terjadinya beragam kekerasan di negeri ini.

Dalam persoalan konflik, media massa memiliki tiga posisi yang bisa dijalankannya, yaitu sebagai issue intensifier yang berposisi memunculkan konflik kemudian mempertajamnya, conflict diminisher yakni menenggelamkan suatu isu atau konflik secara sengaja, dan conflict resolution yakni berposisi menjadi mediator dengan menampilkan isu dari berbagai perspektif serta mengarahkan pihak yang bertikai pada penyelesaian konflik. Dan jika disandingkan dengan merajelalanya “wabah” kekerasan di Indonesia, media massa nasional maupun lokal bisa memposisikan dirinya sebagai conflict resolution.

Dalam persoalan kekerasan, media massa bila perlu tidak hanya menuliskan kronologi terjadinya kekerasan, tapi juga pernyataan dari pihak yang bertikai, serta narasumber lain yang bisa memberikan solusi atas perkara yang dipermasalahkan. Sehingga akar masalah dari peristiwa tersebut dapat terungkap. Dengan kata lain, media massa tidak memihak pada satu pihak tertentu.

Memberitakan akar masalah yang menjadi pemicu kekerasan justru lebih penting, daripada hanya memberitakan proses terjadinya kekerasan itu sendiri. Jika yang diberitakan adalah akar masalah dan solusinya, maka masyarakat akan mengetahui sebab terjadinya tindak kekerasan tersebut dan tahu cara menghindari serta menghadapinya. Sebaliknya, jika yang diberitakan itu lebih banyak mengenai proses terjadinya kekerasan, secara tidak langsung media memberitahukan pada khalayak cara melakukan kekerasan.

Untuk itulah, peran media massa memang sangat dibutuhkan dalam menurunkan jumlah kekerasan yang terjadi di negeri ini, baik dengan cara meminimalkan jumlah beritanya, atau pun pemberitaan yang mengarah pada penyelesaian masalah. Karena media massa itu mampu membentuk opini publik. Dan pernyataan “Bad News is Good News” itu, tidak selamanya benar.

(tulisan ini juga dimuat pada web IMM FAI UMY. http://immfaiumy.blogspot.com/2013/05/media-massa-harus-berperan.html)

 
 

Batik Asli Madura

08 Apr

Awalnya, kalau ditanya dari mana asalnya? kemudian saya jawab dari Madura, pasti kebanyakan orang yang bertanya langsung nyeletu “oh terkenal sama satenya ya?”, “oh Madura yang orang-orangnya suka carok itu ya?”, “orang Madura, kasar-kasar ya?”, dan…sebagainya. Tapi…maklumlah…kan yang mereka tahu hanya sekelumit saja tentang Madura. Padahal di Madura juga punya banyak kekayaan alam, makanan khas, bahkan batik yang paling mahal juga asalnya ada yang dari Madura. Gak percaya…?! silahkan baca artikel di bawah ini … (artikel ini saya dapat saat duduk di kantor, rilis berita udah jadi, dan saya coba searching Socah Bangkalan. Lalu, saya temukan artikel yang menjelaskan tentang batik asli Madura dari Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura).

“Batik Tanjung Bumi Bangkalan memang sangat terkenal mulai dari wisatawan lokal ataupun wisatawan manca negara, padahal bukan hanya Tanjung Bumi saja pengrajin batik di Bangkalan, tapi terdapat juga di daerah Bangkalan yang lainnya, seperti di daerah Modung, Belega, Socah dan Kokop.

Batik Tanjung Bumi Bangkalan termasuk katagori batik pesisir bukan batik pedalaman. Batik pesisir umumnya memiliki motif dan warna yang berani sedangkan batik pedalaman umumnya bercorak klasik dan kalem. Hal tersebut terkait dengan sifat masyarakat pesisir yang ‘terbuka’ dari pengaruh budaya luar.

Motif batik Tanjung Bumi Bangkalan lebih dari seribu. Bagi orang luar sangat sulit menghafalnya. Nama motif biasanya terkait dengan gambar apa dan cara pewarnaanya yang dikonsonankan dengan bahasa daerah setempat. Nama-nama motif tersebut antara lain: Ramo, Banjar Ramo, Rongterong, Perkaper, Rawan, Serat Kayu, Panca Warna dll. Namun yang paling mahal dan paling terkenal dari batik Tanjung Bumi Bangkalan ini adalah Batik Gentongan. Batik Gentongan dengan motif: panji tukul, panji leko, panji susi, tasikmalaya, getoge dll. Kalau batik tulis Tanjung Bumi Bangkalan yang biasa harganya Rp 50.000 sampai Rp 75.000 yang dikerjakan selama 1 minggu, kemudian batik tulis sutra yang harga sekitar Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000 yang dikerjakan selama 1 – 2 bulan, sedangkan batik gentongan dikerjakan paling cepat 1 tahun, karena direndam dalam gentongnya saja membutuhkan waktu yang pertama selama 6 bulan kemudian setelah digambar, batik belum jadi itu direndam lagi selama 3 sampai 4 bulan. Batik gentongan banyak diminati para kolektor.
Murah mahalnya harga sehelai kain batik ini dipengaruhi oleh kerumitan cara pembuatannya. Namun kalau soal seni dan selera tentu tidak tergantung kepada harga saja, Kita mesti bangga dengan Nusantara yang kaya akan seni dan budaya tinggi ini. “

sumber : http://beritabangkalan.wordpress.com/2011/06/24/batik-tanjung-bumi-bangkalan/#comment-58

index

 
2 Comments

Posted in Budaya

 

Rahasia Sukses Pemilik Waroeng Steak & Shake

27 Mar

“Setiap orang yang sukses itu dimulai dari impian yang kuat dan sungguh-sungguh”

Itulah untaian kata yang diucapkan oleh H. Jodi Broto Suseno, setelah beberapa saat sebelumnya membuka kalimatnya dengan mengajak kami semua untuk melantunkan surah al-Fatihah bersama-sama dalam hati. H. Jodi menyampaikan kalimat demi kalimat yang membuat kami semua, terutama diri saya pribadi berdecak kagum. Sampai-sampai, dalam hati ini juga ingin mengikuti jejak beliau. H. Jodi pemilik warung makan yang cukup terkenal di Jogja-bahkan mungkin di luar Jogja-yang bernama “Waroeng Steak & Shake” ini, berbagi pengalamannya meraih sukses menjadi Bos dari 1300 karyawannya dalam acara Studium General yang diadakan oleh University Resident (Unires) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (25/3).

Pria yang sekarang sudah memiliki empat orang anak ini, melanjutkan bahwa terkadang sesorang itu lupa dengan impiannya. Tidak jarang pula kita lupa dengan apa yang kita impikan. Oleh karena itu, impian yang kita miliki itu harus tertanam kuat, tidak boleh pergi ke mana-mana. Niat yang dimiliki pun juga harus kuat, karena impian itu sama dengan niat.Begitu pula jika memiliki impian untuk menjadi seorang pengusaha sukses.

Butuh kerja keras memang, untuk mewujudkannya. Karena menjadi seorang pengusaha sukses dan memiliki karyawan hingga ribuan serta cabang di seluruh kota-kota besar, tidak mungkin dapat diraih tanpa perjuangan keras dan keyakinan pada sang Pencipta bahwa Dia akan memeluk mimpi-mimpi kita. Namun, semuanya itu belum tentu dapat terwujud, kalau kita tidak melakukan 1 langkah kecil. Karena tentunya langkah besar selalu diawali dengan langkah kecil, bukan..?!

Nah, hal ini yang juga dirasakan oleh H. Jodi. Bermodalkan penjualan motor satu-satunya yang ia miliki, ia mencoba membuka usaha. Modal yang benar-benar seadanya, ia bersama istrinya pertama kali melakukan usaha jual beli koran, kemudian menjual parsel, beralih menjadi penjual susu segar, roti BBQ Bebakaran, kemudian beralih lagi menjadi penjual kaos partai, Obonk Steak, dan yang terakhir hingga saat ini Waroeng Steak & Shake. Modal 8 juta rupiah yang digunakan olehnya, pada tahun 2000 lalu berhasil membuatnya membuka usaha Waroeng Steak & Shake dengan dua karyawan. Meski hanya dengan dua karyawan, dirinya dan istrinya yang mengelola Waroeng Steak & Shake tersebut, namun kegigihan, kekuatan impian dan kekuatan do’a tetap membuktikan bahwa Waroeng Steak & Shake (WS) ini mampu berkembang pesat hingga saat ini, tepatnya tahun 2013 ini. Saat ini juga, pemilik WS ini sudah memiliki 1300 karyawan yang mengolola usaha kuliner tersebut.

Dari usaha kuliner yang H. Jodi jalani ini, ada yang menarik dari sistem atau aturan yang ditetapkan pada karyawannya. Setiap hari, absensi yang menunggu para karyawan untuk diisi adalah absensi shalat Dhuha. Selain itu, H. Jodi juga menyediakan form khusus untuk hafalan satu juz ayat-ayat al-Quran atau surah-surah pilihan. “Kalau ada karyawan yang sudah hafal satu juz, saya beri hadiah Umroh,” ujarnya. Pemilik usaha kuliner yang telah meraih sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga menerapkan aturan lain yang diberi nama “Spiritual Company”. Spiritual Company yang ia bangun diantaranya berhenti merokok, membaca Al-Quran satu hari satu juz, shalat dhuha, menunaikan shalat wajib di awal waktu, dan pengajian bagi para karyawan “Waroeng Steak & Shake”.

Inilah salah satu yang membedakan usaha kuliner H. Jodi dengan kebanyakan usaha kuliner lainnya di Tanah Air, khususnya di Jogjakarta. Hal itu juga yang menjadi rahasia sukses pengusaha muda ini. Walau pun untuk memulai usaha umumnya tidak bisa terlepas dari empat hal yaitu produk yang unik, price (modal), promosi, dan tempat. Namun, bagi seorang pengusaha Muslim juga tidak bisa tidak memegang etika bisnis yang Rasulullah SAW contohkan pada kita, yakni Sidiq (jujur), Amanah (bisa dipercaya), Tabligh (menyampaikan firman Allah), dan Fathonah (cerdas). “Dan yang paling penting juga adalah jangan pernah melupakan Allah” tegas H. Jodi.
(sakinah)

 
 

Akankah Kamu Tahu?

11 Mar

Hatiku berdegup kencang
Bergetar, dan mata pun mulai berkaca
Saat pandangan mataku tertuju pada sesosok yang ku kenal
Akankah kamu tahu, ini aku?

Pandangan tak henti menatap dan melirik
Bertanya sendiri dalam hati
Akankah kamu tahu yang kurasa kini?

Hati berkata tuk melangkah mendekat
Mata menyusuri segerombolan manusia di sekitarmu
Aku merasa jauh..
Akankah kamu tahu, aku ingin berada di dekatmu

Tak henti pandangan ini menatap

Memperhatikan dan berharap di sampingmu

Akankah kamu tahu?

Rindu ini tetap bercahaya dalam hati

30 detik pandangan beralihKu lihat, dirimu tlah menghilang
Mulai kususuri lorong
Tergesa ku melangkah
Berharap Tuhan memberiku kesempatan
Menyapamu dan melihat senyummu

4

 
No Comments

Posted in puisi

 

Cinta

25 Feb

Pada suatu hari, Umar bin Khattab bertanya pada gurunya,

“Apakah cinta sejati itu?” tanya Umar.

Gurunya menjawab, “Berjalanlah lurus di taman bunga yang luas. Petiklah 1 bunga yang terindah untukmu dan jangan pernah berbalik ke belakang.”

Kemudian, Umar bin Khattab melaksanakan apa yang dikatakan oleh gurunya. Namun, sekembalinya ia dari sebuah taman, ia kembali dengan tangan hampa.

Sang guru bertanya pada Umar, “Mana bunganya?”

Umar menjawab, “Aku tak bisa mendapatkannya… Sebenarnya, aku telah menemukannya. Tetapi, aku berpikir di depan pasti ada yang lebih bagus lagi. Namun, ketika aku telah sampai di ujung taman, aku baru sadar bahwa yang aku temui pertama tadi itulah yang terbaik. Tapi aku tak bisa lagi kembali ke belakang.”

Lalu, sang guru pun berkata pada Umar, “Seperti itulah cinta sejati.. Semakin kau cari yang terbaik, maka kau takkan pernah menemukannya.”

Sepenggal kisah, semoga kita dapat mengambil hikmahnya. :)

“CINTA dan SETIA itu satu paket” :)

 
No Comments

Posted in cerita

 

Buku Diskon nih…

14 Feb

- The Prince of Korea

- Catatan Hati Di Setiap Do’aku

-Sepatu Dahlan

-Ma, Dongengin Aku Yuk!

-Psiko Harmoni Dalam Rumah Tangga

 
No Comments

Posted in Buku

 

UMY Tetap Jadi Yang Terbaik

08 Feb

UMY ternyata tetap bisa menjadi PTS terbaik se Jateng dan DIY, sekaligus PTM terbaik di Indonesia. Apalagi di tahun ini Webometrics menetapkan UMY berada di peringkat ke-14 se-Indonesia. Kita patut senang mendengar dan tahu akan hal ini, terlebih lagi dengan adanya blog umy yang sudah mulai banyak digunakan oleh mahasiswa UMY. Ini juga menambah penilaian dari Webometrics lho..! J

Sebenarnya ada 4 komponen besar yang dinilai oleh Webometrics. Ini saya dapatkan waktu wawancara dengan pak Wahyudi Kepada Biro Sarana Informatika (BSI) UMY kemarin siang (berita selengkapnya bisa dilihat di website UMY, J).

4 komponen tersebut yaitu, Presence Rank, Impact Rank, Openness Rankdan Excellence Rank. Presence terkait dengan jumlah halaman dalam websiteImpact adalah jumlah link yang masuk, Openness adalah jumlah karya ilmiah, dan Excellence adalah jumlah jurnal internasional.

Nah, berdasarkan empat komponen yang dinilai oleh Webometrics itu, UMY mendapat penilaian lebih pada komponen Impact dan Openness. Karena UMY semakin terbuka dan banyak memberikan informasi pada masyarakat, baik masyarakat umum maupun akademik. Selain itu, blog mahasiswa, atau pun staf UMY yang menggunakan blog.umy.ac.id ini juga memberikan sumbangsih. Terlebih lagi, dengan semakin banyaknya karya ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa dan dosen, juga mendapat nilai tinggi dalam penilaian website UMY ini.

Jadi sebenarnya, kita memang patut dan harus senang plus berbangga hati. Walaupun UMY menjadi PTS Terbaik se-Jateng dan DIY versi Webometrics, namun alasan yang menyebabkan UMY tetap menjadi yang terbaik karena salah satunya berkat karya-karya ilmiah yang dihasilkan oleh dosen dan mahasiswa UMY. Ini juga membuktikan bahwa dosen dan mahasiswa UMY itu aktif mengadakan penilitian dan juga mampu menulis. Akan tetapi, yang tidak kalah pentingnya juga adalah, aplikasi dari apa yang telah diteliti itu. Bagaimana agar tidak hanya sekedar menjadi ide dan tulisan saja, namun benar-benar dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, dan masyarakat pun bisa menikmati hasil dari apa yang kita temukan atau teliti.

Tidak salah berarti saya memberi tagline dalam blog saya ini dengan “Berkarya Di Universitas Terbaik”. Semoga apa yang diharapkan UMY untuk menjadi 5 besar, bisa benar-benar terwujud. Amiiin.. karena kata-kata bisa jadi, itu doa.. :)

 

 

 

Mimpi

15 Des

Graphic2Menggapai mimpi..impian..cita-cita..seperti seseorang yang sedang menempuh perjalanan ke suatu tempat tertentu. Ibarat kita menaiki sebuah kendaraan yang melalu jalan penuh dengan lika-liku. Terkadang, jalan yang dilalui lurus..halus..mulus..rata..tanpa ada gangguan kecil maupun besar seperti jalan yang rusak..berlobang..tidak rata..atau berkelok dengan tikungan-tikungan tajam.

Saat keinginan dan impian kita terbentur suatu hal, baik itu dari diri kita sendiri, dari orang lain, atau mungkin juga dari teman kita sendiri, kadang kita menjadi ragu dengan impian kita. Akankah impian dan keinginan kita itu dapat terwujud? Lalu kita menjadi sedikit kurang percaya diri dengan diri kita sendiri, bahwa, mungkin masih ada waktu..masih ada jalan..masih ada cara..untuk mewujudkan impian kita.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa hal itu juga terjadi pada diri penulis. Kadang kepercayaan diri untuk bisa menggapai impian itu sangat tinggi..tapi setelah tahu bahwa ada orang lain yang mungkin lebih tinggi sedikit, dari apa yang diinginkan, diri ini kembali bertanya. Akankah aku bisa mewujudkan dan meraih impian dan mimpiku? Ataukah..aku harus menunggu dan memundurkan waktu yang telah ditentukan, agar impianku tercapai?

Tapi mungkin..mungkin masih ada waktu untuk mengubahnya. Mengubahnya menjadi lebih baik dan impianku akan benar-benar terwujud. Saat ini,   insyaAllah akan ada jalan yang ditunjukkan oleh-Nya. Jalan yang akan terbuka melalui do’a, usaha, dan tawakkal, tanpa mengesampingkan pula untuk meminta restu dan do’a dari kedua orang tua. Do’a dari sendiri dan dari kedua orang tua insyaAllah dapat memperkuat keyakinan dan Allah swt akan memeluk impian dan mimpi kita, karena jika ada do’a orang tua yang selalu menyertai kita insyaAllah akan diridhai oleh Allah swt dan dikabulkan.

Semoga, apa yang aku, kami, dan kita semua impikan, mimpikan, inginkan dan cita-citakan dapat terwujud, demi membahagiakan orang-orang tercinta yang berada di samping dan di dekat kita. Aamiiin ya Rabbal ‘alamiiin…

 

 
No Comments

Posted in cerita

 

Puasa Yaumu ‘Aasyuura

24 Nov

Hari ini 24 november 2012 bertepatan dengan tanggal 10 Muharram 1434 H. Semua umat Islam tentunya tahu bahwa pada tanggal 10 Muharram ini nabi Muhammad SAW menganjurkan kita untuk berpuasa. Hal itu karena adanya suatu hadits Nabi yang menganjurkan kita untuk melaksanakannya. Dan tanggal 10 Muharram ini biasa kita kenal dengan sebutan “Yaumu ‘Aasyuura” (hari kesepuluh bulan Muharram).

 

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدِمَ الْمَدِينَةَ فَوَجَدَ

الْيَهُودَ صِيَامًا يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ

صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا هَذَا الْيَوْمُ الَّذِي تَصُومُونَهُ

فَقَالُوا هَذَا يَوْمٌ عَظِيمٌ أَنْجَى اللَّهُ فِيهِ مُوسَى وَقَوْمَهُ

وَغَرَّقَ فِرْعَوْنَ وَقَوْمَهُ فَصَامَهُ مُوسَى شُكْرًا

فَنَحْنُ نَصُومُهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

فَنَحْنُ أَحَقُّ وَأَوْلَى بِمُوسَى مِنْكُمْ فَصَامَهُ رَسُولُ اللَّهِ

صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ

Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam tiba di Madinah mendapati kaum Yahudi berpuasa pada hari ‘Asyuura. Maka Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Hari apakah ini sehingga kalian berpuasa padanya?” Mereka (kaum Yahudi) menjawab: ”Ini adalah hari agung dimana Allah menyelamatkan Musa dan kaumnya serta menenggelamkan Fir’aun beserta kaumnya, lalu Musa berpuasa pada hari itu sebagai ungkapan syukur sehingga kamipun berpuasa.” Maka Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: ”Kami (kaum Muslimin) lebih berhak atas Musa daripada kalian (kaum Yahudi). Maka Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam-pun berpuasa dan menyuruh (kaum muslimin) berpuasa.” (HR Muslim)

 

hadits lainnya yang berkenaan dengan anjuran Nabi Muhammad SAW ini seperti :

 

سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا وَسُئِلَ عَنْ صِيَامِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ

فَقَالَ مَا عَلِمْتُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

صَامَ يَوْمًا يَطْلُبُ فَضْلَهُ عَلَى الْأَيَّامِ إِلَّا هَذَا الْيَوْمَ

وَلَا شَهْرًا إِلَّا هَذَا الشَّهْرَ يَعْنِي رَمَضَانَ

Ibnu Abbas berkata: “Aku tidak tahu Nabi shollallahu ’alaih wa sallam memperhatikan puasa satu hari yang lebih diutamakannya atas yang lainnya selain hari ini (Hari ’Asyuura) dan bulan ini, maksudnya bulan Ramadhan.” (HR Bukhary dan Muslim)

 

أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ

رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي يَوْمِ عَاشُورَاءَ

إِنَّ هَذَا يَوْمٌ كَانَ يَصُومُهُ أَهْلُ الْجَاهِلِيَّةِ

فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يَصُومَهُ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يَتْرُكَهُ فَلْيَتْرُكْهُ

وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ لَا يَصُومُهُ إِلَّا أَنْ يُوَافِقَ صِيَامَهُ

Abdullah bin Umar mendengar Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda mengenai hari ‘Asyuura: “Ini merupakan hari dimana kaum jahiliyyah biasa berpuasa. Maka barangsiapa yang suka silahkan ia berpuasa. Dan barangsiapa yang ingin meninggalkannya, maka tinggalkanlah.” Dan Abdullah tidak berpuasa padanya kecuali bertepatan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam berpuasa padanya. (HR Muslim)

Dari hadits yang ketiga ini dapat kita ketahui bahwa hukum dari puasa pada tanggal 10 Muharram ini adalah sunnah.

Dan pada hadits lain juga disebutkan tentang keutamaan dari menjalankan puasa 10 Muharram ini.

 

وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

 Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: ”Puasa hari ‘Asyuura, saya memohon kepada Allah agar menjadikannya sebagai penebus (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR Muslim)

Jadi, jika kita sadar bahwa pada setahun sebelumnya kita telah banyak melakukan dosa, maka alangkah baiknya jika kita melaksanakan puasa pada tanggal 10 Muharram ini. Karena dengan menjalankan puasa ‘Asyura ini, jika niat puasa kita ikhlas semata-mata karena mengharap ridha Allah, maka insyaallah dosa-dosa kita pada satu tahun sebelumnya akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.  ;-)

sumber: http://www.eramuslim.com