Tantangan Baru Para Pendakwah Islam

Posted by sakinah Komentar Dinonaktifkan pada Tantangan Baru Para Pendakwah Islam

Anak-anak dan remaja adalah pilar kehidupan di masa yang akan datang. Mereka adalah penerus dakwah para ulama yang kian hari kian berkurang karena batasan usia. Kehidupan anak-anak dan pemuda saat ini sangatlah perlu untuk kita tengok kembali, saat dunia seakan sudah tak ada lagi batasan. Dan permasalahan pokok yang tengah dihadapi pemuda Islam saat ini adalah tantangan hidup yang datang dari media massa.

Media massa cetak ataupun elektronik merupakan salah satu sarana yang paling ampuh untuk megirimkan dan meletakkan doktrin-doktrinnya pada pengguna media. Segala sesuatu yang bersifat dan berbau positif dan negatif dapat langsung diterima oleh penggunanya. Jika pengguna media itu pintar dan cerdas maka dia akan dapat menggunakan media itu dengan baik dan benar. Akan tetapi pengguna media ini tidak semuanya bisa memanfaatkan media yang ada dengan baik dan benar.

Ada pengguna media yang berasal dari kalangan anak-anak dan remaja yang jiwanya masih labil dalam menghadapi sesuatu. Anak-anak dan remaja akan mudah meniru apa saja yang datang dari media tanpa berpikir panjang terlebih dahulu karena mereka hanya tertarik dengan hal-hal baru dan selalu ingin mencoba hal baru. Di sinilah bahayanya media bagi kehidupan anak-anak dan remaja. Padahal mereka adalah generasi penerus dakwah Islam.

Kebebasan dalam mengakses media berakibat pula pada bebasnya pergaulan antar remaja bahkan anak-anak juga terkena imbasnya. Pergaulan bebas antar remaja memang telah memasuki daerah-daerah di seluruh pelosok negeri, bahkan dalam masyarakat yang mayoritas beragama Islam.

Kemajuan teknologi informasi melalui media massa dalam proses globalisasi yang terjadi pada saat ini memang memiliki peran-peran tertentu bagi kehidupan masyarakat, peran tersebut ialah penguatan, percepatan, dan perluasan jangkauan nilai-nilai Barat dalam kehidupan keluarga muslim diberbagai belahan dunia. Jika peran teknologi informasi yang ketiga ini dibiarkan, maka akan mengakibatkan hilangnya nilai-nilai Islam pada diri Muslim dan digantikan dengan nilai-nilai Barat yang lebih berorientasi pada materialisme, liberalisme, dan sekularisme.

Salah satu media massa yang berbentuk media audiovisual seperti televisi, saat ini memang dipandang efektif dalam menyampaikan sebuah pesan pada masyarakat. Dan hal ini juga akan menjadikan televisi sebagai media yang strategis untuk menyampaikan dakwah Islam. Terlebih lagi saat ini program-program acara televisi sudah banyak yang menayangkan tayangan-tayangan yang bernafaskan dakwah Islam. Dan mulai ada program baru televisi berupa Dakwahtainment yang menggabungkan antara dakwah dan hiburan.

Hal ini merupakan suatu kemajuan positif dalam dunia pertelevisian kita. Dan para pendakwah memiliki tantangan dan peluang baru untuk menyampaikan dakwahnya lewat dunia pertelevisian ini. Karena dengan begitu tayangan yang dapat dinikmati oleh kalangan muda ataupun orang tua bukan lagi tayangan-tayangan “sampah” yang kosong dari nilai-nilai Islam.

Oleh sebab itu para pendakwah kini dihadapkan pada tantangan baru yang datang dari dunia media massa. Para pendakwah kian dituntut untuk bisa ikut berkecimpung dalam media massa demi menyampaikan dan menyebarluaskan syiar agama Islam. Karena pada masa ini untuk mengetahui siapa yang berkuasa dan paling berpengaruh bagi kehidupan masyarakat, maka dapat dilihat dari siapa pemilik dan penguasa media massanya.

Dengan demikian, para pendakwah tidak hanya memiliki tugas untuk mengembalikan kesadaran pada masyarakat akan pentingnya prinsip-prinsip Islam dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi para pendakwah juga dituntut untuk menjadi teladan yang baik bagi para penerus dakwahnya dan berusaha semaksimal mungkin untuk memanfaatkan media massa yang ada saat ini sebagai media penyampai dakwahnya.

Dan, karena dakwah itu bukan hanya dilakukan oleh orang tua atau ulama saja, akan tetapi mereka yang sudah besar dan yang masih kecil, yang sudah tua dan yang masih kanak-kanak, yang muda dan yang tua renta, laki-laki dan perempuan, pandai dan bodoh, semua wajib berdakwah demi agama Islam.

 

Sumber bacaan:

Analisis Kasus Dakwah: Pergumulan Dakwah Islam Dalam Konteks Sosial Budaya _ Nawari Ismail

Kecil-kecil Bisa Jadi Da’i _ Nashir Syafi’i

http://www.umy.ac.id/dakwahtainment-potret-dakwah-televisi-masa-kini.html

Categories: Artikel Bebas, dakwah

About sakinah

Berkarya di Universitas Terbaik

PROFIL AKU

sakinah

Berkarya di Universitas Terbaik


Popular Posts

puisi tentang Negeri

Negeri Ku Aku tercengang, aku takjub Dan aku terkagum Eloknya bumi yang menyimpan ...

Penerima Beasiswa Ke

Ini adalah kisah seorang mahasiswi yang mendapatkan beasiswa dari salah ...

Perilaku Komunikasi

A.    Latar Belakang Budaya Suku Madura Madura adalah nama pulau yang ...

Orasi Ilmiah

Akan ada Orasi Ilmiah di gedung Sportorium UMY yang akan ...

Tulisan Beritaku Dim

Nggak nyangka..benar-benar nggak nyangka. Tulisan berita tentang Langgam Jawa yang ...