Berita PIMNAS (3)

Posted by sakinah 0 Comment

Media Massa Sebagai Pembentuk Karakter Bangsa

Peran media massa seperti “pisau bermata dua”, positif sekaligus bisa
negatif. Salah satu peran positif media adalah sebagai penyalur,
pembentuk, dan yang mempengaruhi pendapat umum. Dalam kaitannya antara
peran media dan pembentukan pendidikan karakter maka hal itu
berhubungan dengan bagaimana cara kita mengetahui, memahami,
membiasakan, meyakini, kemudian melakukan segala sesuatu berdasarkan
keempat hal tersebut dan setelah itu mempertahankannya.

Hal diatas diungkapkan oleh Pimpinan Redaksi Surat Kabar Harian
Kedaulatan Rakyat, Drs. Octo Lampito dalam acara Studium General kedua
yang diselenggarakan pada hari ketiga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional
(PIMNas) ke-25 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di ruang
sidang AR. Fakhruddin B lantai 5 dengan tema “Peran dan Perang Media
Dalam Pembentukan Karakter Generasi Muda”, Kamis (12/7).

Octo menjelaskan bahwa dalam upaya pembentukan karakter generasi muda
ini seharusnya dimulai dari segala sesuatu yang diketahui terlebih
dahulu.“Dalam membentuk karakter ini, mulailah dari bawah, mulailah
dari sesuatu yang kita ketahui dulu dan kita pahami,” jelasnya. Dan
hal itu umumnya akan banyak diketahui melalui media massa.

Dalam studium general ini, Octo juga menjelaskan upaya membangun
karakter juga bisa dilakukan dengan optimalisasi peran media massa.
Diantaranya seperti, menanamkan nilai-nilai solidaritas sosial pada
generasi muda, menjelaskan bahwa demokrasi bukan hanya soal kebebasan
dan persamaan, melainkan juga solidaritas sosial, serta mampu mengajak
generasi muda melalui media untuk memahami nilai-nilai kebebasan,
persamaan, maupun nilai-nilai solidaritas sosial.

Selain itu, Octo juga mengatakan bahwa media maya juga dapat berperan
membantu media massa lainnya seperti media cetak atau elektronik dalam
membangun karakter. “Media maya tumbuh menguatkan instrumen publik,
antara lain dengan makin merebaknya jurnalisme warga (citizen
journalisme) yang bisa berperan ketika suatu saat jurnalisme
konvensional tidak mampu menembus,” ungkapnya.

Octo juga menambahkan bahwa saat ini masyarakat sudah kehilangan
panutan, “Kita ini betul-betul kehilangan panutan, dan media juga
membantu hal ini. Namun sebenarnya media juga dapat memperbaiki
karakter, karena media massa punya peranan dalam mensosialisasikan
bahwa karakter bangsa itu sangat penting,” tambahnya lagi.

Categories: Jurnalistik, News

About sakinah

Berkarya di Universitas Terbaik

PROFIL AKU

sakinah

Berkarya di Universitas Terbaik


Popular Posts

puisi tentang Negeri

Negeri Ku Aku tercengang, aku takjub Dan aku terkagum Eloknya bumi yang menyimpan ...

Penerima Beasiswa Ke

Ini adalah kisah seorang mahasiswi yang mendapatkan beasiswa dari salah ...

Perilaku Komunikasi

A.    Latar Belakang Budaya Suku Madura Madura adalah nama pulau yang ...

Orasi Ilmiah

Akan ada Orasi Ilmiah di gedung Sportorium UMY yang akan ...

Tulisan Beritaku Dim

Nggak nyangka..benar-benar nggak nyangka. Tulisan berita tentang Langgam Jawa yang ...