Beberapa dari media massa cetak hari ini, Sabtu, 15 Juni 2013 yang saya baca, yaitu Republika, Kedaulatan Rakyat, Bernas, Sindo, Harian Jogja, Tribun Jogja, dan Suara Merdeka, bisa dikatakan hanya o,o1% yang memuat berita tentang kekerasan, khususnya terhadap perempuan. Kalau hal semacam ini bisa berlangsung terus atau lebih lama, saya percaya kalau nantinya lambat laun kekerasan terhadap perempuan dan anak juga bisa berkurang. Namun dari beberapa media cetak itu, juga ada yang mengangkat berita tentang kekerasan, tapi pada lelaki. Tapi ini hanya sebagian saja, tidak pada seluruh media cetak itu.

Tapi ada satu hal yang cukup menarik bagi saya, hampir semua media cetak itu menyertakan pemberitaan tentang pertemuan pimpinan redaksi media massa. Namun bukan itu yang saya maksud, tapi lebih tertuju pada foto yang disertakan oleh beberapa media cetak itu. Di foto itu ada gambar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, yang berjalan berdampingan, dan satu foto lagi memperlihatkan keduanya sendang duduk bersebelahan pula. Kalau kita perhatikan berita yang mengalir beberapa hari terakhir ini, tentunya kita tahu kan apa yang sedang melanda di tubuh partai tempat Menkominfo Tifatul Sembiring berasal..

Ya, tentang kenaikan harga BBM. Presiden SBY dan menteri-menterinya banyak yang setuju kalau harga BBM dinaikkan. Sementara itu, 3 menteri yang berasal dari partai PKS juga menyetujui keputusan untuk menaikkan harga BBM itu. Tetapi, dari internal partai itu sendiri ternyata tidak menyetujui kenaikan BBM. Seakan seperti ada sedikit perpecahan ya kalau kita sebagai orang awam melihat hal itu. Tapi apa dibalik itu yang sebenarnya, kita juga tidak tahu. Kita hanya mendapatkan informasi dari berita-berita di media massa yang seolah memberikan fakta demikian. Dan mau tidak mau, opini kita sebagai publik pun akan terbawa bahwa ada perpecahan di sana.

Media memberitakan fakta, isu, peristiwa yang mereka tangkap dalam kehidupan. Media juga mengemas berbagai peristiwa, fakta, dan isu itu juga sesuai dengan latar belakang medianya. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika pemilik media juga berperan di situ. Karenanya, kita sebagai publik, sebagai orang awam, sebagai pembaca berita dari media massa – media massa itu, alangkah baiknya jika kita tidak hanya membaca atau berpatokan pada satu informasi yang datang dari satu media. Kita juga perlu tahu bagaimana media massa lain memandang peristiwa, isu, atau fakta itu. Agar kita tidak terjebak pada satu informasi saja.

Categories: Artikel Bebas

About sakinah

Berkarya di Universitas Terbaik

PROFIL AKU

sakinah

Berkarya di Universitas Terbaik


Popular Posts

puisi tentang Negeri

Negeri Ku Aku tercengang, aku takjub Dan aku terkagum Eloknya bumi yang menyimpan ...

Penerima Beasiswa Ke

Ini adalah kisah seorang mahasiswi yang mendapatkan beasiswa dari salah ...

Perilaku Komunikasi

A.    Latar Belakang Budaya Suku Madura Madura adalah nama pulau yang ...

Orasi Ilmiah

Akan ada Orasi Ilmiah di gedung Sportorium UMY yang akan ...

Tulisan Beritaku Dim

Nggak nyangka..benar-benar nggak nyangka. Tulisan berita tentang Langgam Jawa yang ...