RSS
 

Archive for the ‘cerita’ Category

Cinta

25 Feb

Pada suatu hari, Umar bin Khattab bertanya pada gurunya,

“Apakah cinta sejati itu?” tanya Umar.

Gurunya menjawab, “Berjalanlah lurus di taman bunga yang luas. Petiklah 1 bunga yang terindah untukmu dan jangan pernah berbalik ke belakang.”

Kemudian, Umar bin Khattab melaksanakan apa yang dikatakan oleh gurunya. Namun, sekembalinya ia dari sebuah taman, ia kembali dengan tangan hampa.

Sang guru bertanya pada Umar, “Mana bunganya?”

Umar menjawab, “Aku tak bisa mendapatkannya… Sebenarnya, aku telah menemukannya. Tetapi, aku berpikir di depan pasti ada yang lebih bagus lagi. Namun, ketika aku telah sampai di ujung taman, aku baru sadar bahwa yang aku temui pertama tadi itulah yang terbaik. Tapi aku tak bisa lagi kembali ke belakang.”

Lalu, sang guru pun berkata pada Umar, “Seperti itulah cinta sejati.. Semakin kau cari yang terbaik, maka kau takkan pernah menemukannya.”

Sepenggal kisah, semoga kita dapat mengambil hikmahnya. :)

“CINTA dan SETIA itu satu paket” :)

 
No Comments

Posted in cerita

 

Mimpi

15 Des

Graphic2Menggapai mimpi..impian..cita-cita..seperti seseorang yang sedang menempuh perjalanan ke suatu tempat tertentu. Ibarat kita menaiki sebuah kendaraan yang melalu jalan penuh dengan lika-liku. Terkadang, jalan yang dilalui lurus..halus..mulus..rata..tanpa ada gangguan kecil maupun besar seperti jalan yang rusak..berlobang..tidak rata..atau berkelok dengan tikungan-tikungan tajam.

Saat keinginan dan impian kita terbentur suatu hal, baik itu dari diri kita sendiri, dari orang lain, atau mungkin juga dari teman kita sendiri, kadang kita menjadi ragu dengan impian kita. Akankah impian dan keinginan kita itu dapat terwujud? Lalu kita menjadi sedikit kurang percaya diri dengan diri kita sendiri, bahwa, mungkin masih ada waktu..masih ada jalan..masih ada cara..untuk mewujudkan impian kita.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa hal itu juga terjadi pada diri penulis. Kadang kepercayaan diri untuk bisa menggapai impian itu sangat tinggi..tapi setelah tahu bahwa ada orang lain yang mungkin lebih tinggi sedikit, dari apa yang diinginkan, diri ini kembali bertanya. Akankah aku bisa mewujudkan dan meraih impian dan mimpiku? Ataukah..aku harus menunggu dan memundurkan waktu yang telah ditentukan, agar impianku tercapai?

Tapi mungkin..mungkin masih ada waktu untuk mengubahnya. Mengubahnya menjadi lebih baik dan impianku akan benar-benar terwujud. Saat ini,   insyaAllah akan ada jalan yang ditunjukkan oleh-Nya. Jalan yang akan terbuka melalui do’a, usaha, dan tawakkal, tanpa mengesampingkan pula untuk meminta restu dan do’a dari kedua orang tua. Do’a dari sendiri dan dari kedua orang tua insyaAllah dapat memperkuat keyakinan dan Allah swt akan memeluk impian dan mimpi kita, karena jika ada do’a orang tua yang selalu menyertai kita insyaAllah akan diridhai oleh Allah swt dan dikabulkan.

Semoga, apa yang aku, kami, dan kita semua impikan, mimpikan, inginkan dan cita-citakan dapat terwujud, demi membahagiakan orang-orang tercinta yang berada di samping dan di dekat kita. Aamiiin ya Rabbal ‘alamiiin…

 

 
No Comments

Posted in cerita

 

Tartil Dalam Menghafal Al-Quran

18 Sep

Setelah mendapatkan materi tentang Tahsin dalam acara Training of Trainer untuk musyrif, musyrifah dan asisten musyrif/musyrifah di ruang meeting room UNIRES putri UMY, aku mendapatkan satu kata kunci yang sangat penting bagiku. Terlebih dalam masalah menghafal ayat Al-Quran.
Selama ini, bila aku ingin, akan atau mengulang hafalan ayat al-quran, masih sering aku lakukan dengan cara membaca dan melafadzkannya secara cepat. Karena bila aku lakukan secara perlahan, terkadang aku akan lupa ayat berikutnya apa. Akan tetapi setelah ustadz Sholihuddin menjawab pertanyaanku berkenaan dengan masalah yang aku alami ini beliau berkata dan menyarankan untuk membacanya secara perlahan dan lebih tartil. Karena jika kita membacanya secara cepat, maka makhrajnya terkadang secara tidak kita sadari akan keliru pengucapannya. Selain itu, juga akan berpengaruh pada kualitas hafalan kita. Dan hafalan kita pun akan mudah hilang dan lupa, bukan karena kita jarang mengulangnya, akan tetapi karena kita terlalu cepat melafadzkannya.
Itulah pelajaran yang aku dapatkan tadi malam, Senin (17/09). Semoga sedikit catatan ini dapat memberikan manfaat dan pelajaran juga pada teman-temanku yang lain. Dan mari kita lebih sering untuk mendekatkan diri kita pada Sang Pencipta dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an dan jika kita bisa..menghafalkannya juga.. :-)

 
4 Comments

Posted in cerita, hikmah

 

Kenangan Muballigh Hijrah

28 Jul

Seribu Rasa Di Cilacap

Berdakwah itu memang butuh perjuangan. Tidak selamanya dakwah yang dilakukan itu akan berjalan dengan mudah. Terkadang kita membanyangkan bahwa saat kita berdakwah di suatu tempat, tidak akan ada halangan dan rintangan. Namun nyatanya hal itu keliru. Berdakwah itu memang butuh perjuangan, kesabaran, dan kekuatan hati serta iman. Apapun yang terjadi harus tetap dilalui tak mungkin bisa dihindari.

Baru kali ini aku mengikuti program Muballigh Hijrah (MH) sampai keluar kota atau keluar Jogja tepatnya. Sudah 4 kali berturut-turut aku mengikuti program dakwah semacam ini. Setelah sebelumnya pada bulan Ramadhan juga, saat masih duduk di kelas 3 Aliyah aku juga ditugaskan untuk melakukan dakwah di daerah yang lumayan jauh dari tempat tinggalku. Kemudian tahun 2010 aku juga mengikuti MH dari kampus untuk daerah Sewon Utara, lalu Ramadhan tahun berikutnya aku di rumah sendiri, dan tahun 2012 ini aku kembali mengikuti MH tapi bertempat di Cilacap.

Sungguh belum pernah terbayangkan sebelumnya, seperti apa Cilacap dan penduduknya. Yang aku tahu hanya sebatas bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa jawa ngapak. Sedangkan aku yang orang Madura ini, tentu saja berbeda jauh bahasanya. Meski bahasa jawa Jogja aku sudah bisa mengerti, tapi untuk bahasa jawa yang satu ini, aku masih ragu untuk bisa mengerti apa yang mereka katakan padaku nantinya.

Hari kamis, 19 Juli 2012, aku dan teman-temanku Dhita, Syadah, Winda, Lukman, Alfis, Usman, Firdaus dan adik angkatan kami, Nida ditemani Mas Imam ketua Lab. KPI berangkat ke Cilacap dengan menggunakan mobil FAI, sedang Lukman, Usman dan Firdaus mengendarai sepeda motor. Perjalanan yang ditempuh selama kurang lebih 5 jam ini sedikit meninggalkan sedih dan rindu pada keluargaku dirumah. Karena selama 25 hari nanti aku akan berada ditempat asing yang belum pernah aku ketahui dan ku kenal sebelumnya.

Singkat cerita, sesampainya di Cilacap tepatnya di kecamatan Maos, kami berhenti dan berlabuh di Masjid At-Taqwa MaosLor. Setelah melaksanakan shalat dhuhur, kami langsung disambut oleh warga sekitar yang telah siap menjamu kami dengan makan siang. Sungguh serasa sangat dihormati sekali kedatangan kami kali itu. Namun entah apa yang akan terjadi selanjutnya, kami belum tahu dan hanya bisa mengira-ngira.

*** bersambung***

 
3 Comments

Posted in cerita, dakwah

 

Malam Penutupan PIMNAS 25 di UMY

15 Jul

Malam penutupan PIMNAS ke-25 kali ini memang sangat mewah dan spektakuler. Terlebih tempat pelaksanaan malam penutupan ini di Sportorium UMY yang memang sangat megah sekali. Selain itu malam penutupan yang diselenggarakan pada hari Kamis (12/7) malam, ada penampilan dan persembahan kolaborasi dari Orchestra dan Paduan Suara UMY serta gamelan anak yang saya akui memang sangat keren dan luar biasa sekali.

Dalam penutupan PIMNAS kali ini, wakil rektor 3 UMY, bapak Sri Atmaja juga menyampaikan bahwa tema PIMNAS ke-25 mengambil tema “Budaya Inovasi Membangun karakter Bangsa Mandiri” tidak lain adalah dengan harapan bahwa para mahasiswa dapat terus terdorong dalam budaya inovasi dan kreativitas. Karena hal ini juga merupakan upaya dalam rangka memperkokoh karakter bangsa, kompetensi bangsa dan martabat bangsa Indonesia.

Penutupan PIMNAS pada malam itu juga disiarkan secara langsung melalui Live Streaming di stream.umy.ac.id, selain itu pada malam itu juga penutupan PIMNAS ke-25 sudah ditonton oleh 500 orang melalui layanan Live Streaming yang disediakan oleh UMY. Namun sebenarnya layanan Live Streaming ini juga sudah mulai ditayangkan dan bisa diakses ketika penilaian presentasi tim PKM peserta PIMNAS dilakukan, yakni pada hari selasa dan rabu (10-11/7). Layanan Live Streaming ini tidak hanya dapat dilihat oleh kalangan nasional Indonesia sendiri, tapi juga bisa dilihat oleh orang-orang yang berada diluar teritorial Indonesia atau sudah bisa dilihat secara internasional. Hal ini dilakukan oleh UMY semata-mata adalah untuk membuktikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan mampu bersaing dengan negara maju lainnya. Adapun Live Streaming ini dapat diakases di www.stream.umy.ac.id

Setelah pak Sri Atmaja menyampaikan sambutan, lanjut lagi ke sambutan Rektor kita, Rektor UMY Bapak Dasron Hamid. Dalam sambutannya ada beberapa hal yang disampaikan oleh beliau, seperti bahwa pada malam penutupan PIMNAS kali itu akan diumumkan juga pemenang dari para peserta lomba Non-PKM, Poster PKM dan Presentasi PKM. Kemudian juga pada malam itu akan diserahkan piala Adhikarta Kertawidya kepada sang juara umum nantinya. Pak Rektor juga menyampaikan bahwa bagi peserta PIMNAS yang belum menang agar tidak berkecil hati, karena kesempatan masih lebar dan beliau juga berpesan agar terus berkarya untuk PIMNAS ke-26 berikutnya. Hal ini sepertinya juga tidk luput bagi mahasiswa-mahasiswinya sendiri di UMY. Karena kita juga tahu bahwa pada PIMNAS ke-25 di UMY kali ini, mahasiswa UMY yang lolos ke PIMNAS hanya dari 4 tim dari sekian banyak tim PKM yang lolos didanai (121 tim).

Sambutan ketiga juga disampaikan oleh Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M) Prof. Agus Subekti, M.Sc, Ph. D. Dalam sambutannya beliau menuturkan bahwa PIMNAS 25 di UMY kali ini sudah berjalan dengan sangat baik. Dan hal ini tentunya juga tidak akan berjalan secara baik jika tidak ada pengorganisasian yang baik dan sehat pula. Selain itu, yang membahagiakan juga beliau mengatakan bahwa UMY menjadi standarisasi untuk pelaksanaan PIMNAS pada tahun-tahun berikutnya. Dan yang menyenangkan juga bagi para peserta, bahwa karya-karya mereka akan segera dipatenkan pada bulan Agustus mendatang. Dan proses patennya juga akan dibiayai oleh DP2M.

Dari hasil kuisioner yang dibagikan pada para juri dan peserta PIMNAS mengenai pelaksanaan PIMNAS 25 di UMY juga sudah banyak sekali yang mengatakan bahwa PIMNAS tahun ini baik dan sudah sukses. Meski mungkin ada sedikit kekurangan pada satu dua hal, namun kedepannya hal itu juga bisa diperbaiki.

Dalam penutupan ini yang ditunggu-tunggu pun tiba..pengumuman pemenang produk Non-PKM, poster PKM dan Presentasi PKM.

 
No Comments

Posted in cerita, News

 

PIMNAS Ke-25, Kemarin dan Hari Ini

11 Jul

Bouble nih ceritanya..karena kemarin malam gak sempat nulis karena laptponya lagi dibawa teman..

Kemarin tepatnya selasa 10 Juli 2012 jam 08.00-10.00 adalah pembukaan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-25 di Sportorium, eh tepatnya di halaman depan Sportorium dink, hehe. Gubernur DIY Sri Sultan Hameng Kubuwono X memang gak datang, tapi sudah diwakili oleh sekretaris daerah, Drs. Ichanuri . Nah sedangkan yang rencananya mau dibuka sama menteri pendidikan dan kebudayaan..ternyata pak menterinya gak bisa datang juga karena ada acara lain. Dan akhirnya diwakili oleh wakilnya sendiri di Bidang Pendidikan, Musliar Kasim . Yang unik dalam pembukaan PIMNAS XXV kali ini adalah pembukaannya ditandai dengan pemukulan Lesung secara bersama-sama oleh Rektor UMY (Dasron Hamid), Wakil Menteri (WaMen) bidang Pendidikan (Musliar Kasim), dan Sekretaris Daerah (Drs. Ichanuri) mewakili Sri Sultan HB X. Setelah pemukulan lesung ini langsung ada penyerahan gunungan wayang dari Rektor UMY.

Setelah itu ada penampilan dari Paduan Suara UMY ‘Sun Shine Voice’ yang menyanyikan lagu “Yogyakarta” yang juga dinyanyikan oleh Pasha ‘Ungu’ dan Kla Project. Kemudian langsung disambut lagi dengan penampilan Drum Corps UMY yang diiringi lagunya Cokelat ‘Bendera’, serta potongan irama lagu Sang Surya, dan Laskar Pelangi.

Dalam pembukaan PIMNAS ke-25 ini juga ada pengenalan maskot PIMNAS 25 yang diperagakan oleh orang asli dengan mengenakan kostum maskot PIMNAS (pasukan Wirabraja). Stelah pengenalan maskot ini dilanjutkan dengan penyerahan piala ‘Adhikarta Kertawidya’ atau piala bergilir Menteri Pendidikan Nasional untuk juara umum PIMNAS. Piala ini bergilir diberikan dari Rektor UGM kepada Direktur DP2M Dirjen Dikti RI, lalu diserahkan kepada Rektor UMY selaku tuan rumah. Dan setelah itu, pada siapa piala itu diberikan? Tunggu besok hari kamis malam jum’at (12/7) tepatnya pada malam penutupan PIMNAS 25.

Setelah pembukaan PIMNAS 25 usai, selanjutnya langsung disambut oleh tarian gebyar nusantara yang dibawakan oleh 50 penari dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Dan tarian itu mencerminkan bahwa Jogjakarta sebagai Indonesia mini. Karena di akhir penampilan, semua penari menyanyikan lagu “Padamu Negeri” disertai bendera merah putih yang dikibarkan oleh beberapa penari yang berada di belakang atau tepatnya di belakang monumen 1 abad Muhammadiyah.

Penampilan tarian berakhir, pembukaan pameran produk PKM dan Non-PKM pun akhirnya juga dibuka. Sedangkan untuk bazarnya sendiri sudah mulai dibuka beberapa jam sebelumnya. Dan setelah itu juga presentasi PKM yang lolos PIMNAS sudah dimulai untuk sesi pertama pada hari kedua.

Ada 18 kelas yang digunakan untuk presentasi ini. Di kampus selatan UMY atau di Fisipol dan hukum ada 5 kelas. Sedangkan di kampus utara atau di fakultas Teknik,  Kedokteran, ada 15 kelas. Melihat dan menyaksikan para mahasiswa yang mempresentasikan hasil PKM nya saya merasa sangat senang sekali. Meskipun tahun ini belum bisa menjadi peserta dan mengikuti PIMNAS sebagai peserta, tapi ikut masuk ke ruang presentasi dan menyaksikan mereka presentasi sudah cukup mengobati kesedihan hati. Karena memang yang lolos ke PIMNAS ini adalah orang-orang yang punya ide kreatif dan mereka benar-benar melakukan dan mengaplikasikan kekreatifan mereka secara maksimal hingga akhirnya mereka dapat membuat sebuah produk baru yang mungkin bahkan untuk kita itu tidak mungkin.

Tapi itulah sebenarnya pemuda-pemuda Indonesia, seharusnya memang mampu dan bisa memiliki ide-ide kreatif untuk membantu kemajuan negara ini. Karena dengan begitu, siapa tahu kita dapat bersaing dengan negara-negara maju lainnya.

Presentasi ini berlangsung selama 2 hari, hari selasa dan rabu. Dan rabu (11/7) tadi pagi sejak jam 8 pagi presentasi sudah dimulai lagi. Tapi untuk akhir presentasi ini tidak sama. Karena ada satu kelas yang kemungkinan sudah selesai pada  jam 1 siang tanpa jeda istirahat seperti tadi yang terjadi di kelas presentasi PKMP yang berada di ruang teknik F4 lantai 1 ruang 8.

Meski waktu berakhirnya tidak sama, namun yang pasti hari ini atau sore tadi adalah waktu terakhir presentasi. Dan keesokan harinya, kamis (12/7) pagi sampai siang adalah waktu untuk penjurian poster produk PKM yang sudah dipamerkan sejak hari selasa kemarin di dalam gedung Sportorium UMY. Dan yang trlihat jelas pada malam ini adalah…para peserta PIMNAS 25 yang tinggal di Unires Selatan atau Unires Putri menjadi sepi,,,mungkin karena presentasi mereka sudah selesai dan mereka mulai bisa pergi jalan-jalan kemana mereka mau. Tapi itu masih mungkin sih ya…karena tadi saya hanya mendengar perkataan beberapa mahasiswi yang sedang bertanya jalur di Jogja pada satpam Unires.

Akhirnya, tinggal hari besok dah ni… jam 9 pagi ada studium general ke 2. Dan malam harinya penutupan PIMNAS 25..gak terasa udah selesai ya…dan..saya besok juga harus siap-siap untuk meliput beberapa kegiatan yang sudah ditugaskan..

So, Fighting..! and.. Gambatte Kudasai…!

 
No Comments

Posted in cerita

 

Hari Pertama PIMNAS 25

09 Jul

Hari ini peserta PIMNAS ke-25 sudah mulai banyak yang berdatangan. Hingga siang hari tadi saja, sepanjang jalan dari lobi gedung Ar. Fakhruddin A, sekitar lapangan bintang baik diatas maupun dibawah, dipenuhi oleh mahasiswa dan mahasiswi dengan berbagai macam almamater. Merah hati, kuning, biru muda, biru tua, dongker, putih, putih ke abu-abuan, merah dan banyak warna lainnya yang menghiasi pemandangan sekeliling UMY. UMY mendadak menjadi sangat ramai.

Untuk kedua kalinya saya melihat pemandangan UMY seperti itu. Tapi masih jauh lebih ramai saat muktamar ke-46 kemarin yang berlangsung di UMY juga. Dan yang menarik dair PIMNAS ke-25 ini, karena tuan rumahnya UMY yang ada di Jogjakarta dan di pulau jawa. Jadi ada beberapa atribut yang dipakai yang memang khas jawa. Kegiatannya juga begitu, bahkan maskotnya pun begitu.

Sejak tadi pagi hingga pukul 21.00 ini saja, penerima peserta atau tim registrasi peserta PIMNAS, mereka memakai pakaian kebaya untuk perempuannya, dan surjan untuk yang laki-laki. Jadi memang sangat terkesan jawanya. Disamping itu, para peserta yang baru datang dan singgah sementara di lapangan bintang, di sana juga sudah disambut dengan tim musik tradisional Jogja.

Sore harinya, saat perwakilan dari masing-masing tim peserta mengikuti pawai dari AMC hingga lapangan Kraton Jogja yang melewati Malioboro, mereka juga menaiki andong yang sudah dihias. Salah satu kendaraan khas Jogja. Selain itu, saat mereka tiba di kraton Jogja nantinya juga akan disambut dengan pasukan kraton atau pasukan Wirabraja yang mengenakan pakaina merah atau yang bisa dikenal juga dengan pasukan Lombok Abang. Karena pakaian dan topi mereka yang berwarna merah.

Maskot PIMNAS 25 yang diusung kali ini juga sama seperti pasukan Lombok Abang. Tapi bedanya, pada maskot PIMNAS ini, pasukan wirabraja memegan bolpen pada tangan kanannya dan perisai PIMNAS pada tangan kirinya, seperti yang tergambar disisi kanan tulisan ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
No Comments

Posted in cerita

 

Sehari Jelang PIMNAS XXV

08 Jul

Sehari menjelang PIMNAS memang sudah banyak segala persiapan yang dilakukan. Seperti hari ini saja sudah sebagian besar devisi-devisi PIMNAS mengadakan gladi resih. Dan untuk kami yang berada di Biro Humas UMY, pekerjaan yang sudah biasa dilakukan hingga tadi sore adalah, menghubungi para narasumber untuk diwawancara dan kemudian langsung membuat tulisan beritanya. Karena deadline yang memang cepat, pendek jangka waktunya, dan selalu ada media yang bekerjasama dengan biro humas UMY untuk mengirimkan 4 berita terkait PIMNAS.

Hari ini saja, kami berada di Biro Humas UMY sampai jam 5 sore. Tapi bahkan hingga saya dan teman-teman saya pulang, masih ada dua orang senior kami yang belum pulang karena masih mengedit berita yang telah kami tulis sebelumnya. Dan memang selama PIMNAS ini kami mendapat tugas untuk membuat dan menyiapkan stok berita sebanyak 10 berita setiap harinya, tapi itu maksimalnya sih..karena dari berita-berita yang kami tulis itu dan yang pastinya sudah diedit juga oleh para senior kita itu..nantinya akan dikirimkan ke berbagai macam media berita baik cetak maupun online nasional.

Nah, itu cerita dari biro humas umy. Sekarang mari kita pindah lagi ke cerita dan kondisi lain yang sudah saya lihat sejak tadi pagi.

Tepat di tengah lantai dasar AR. A tadi pagi sekitar pukul 09.30 diadakan breakfing akhir LO Kontingen peserta. Ada 93 LO yang dikerahkan UMY untuk membantu menjembatani antara panitia dengan peserta, dan antara peserta dengan panitia. Mungkin dengan jumlah peserta PIMNAS yang hampir 2000an orang itu, tidak sebanding jumlahnya ya dengan LO nya. Tapi tadi siang saat wawancara dengan Koorlap LO Kontingen, mereka para LO itu yakin bahwa mereka bisa memberikan yang terbaik untuk para peserta. Baik dari pelayanan, akomodasi, transportasi, dan sebagainya, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik.

Kerja cerdas, kerja tangkas dan kerja ikhlas adalah motto yang mereka bawa. Karena mereka juga bisa dikatakan sebagai jantung dari UMY ini. Disamping mereka semua adalah mahasiswa dan mahasiswi UMY, dari mereka juga lah nantinya citra dan image tentang UMY akan dibawa oleh para peserta PIMNAS. Dan tentunya kita juga seharusnya sama-sama berdo’a semoga para LO ini dapat memberikan yang terbaik untuk para peserta. Dan dapat memberikan dan meninggalkan kesan yang baik dan positif dari para peserta PIMNAS.

Dan jika teman-teman tahu, tadi saat saya dan teman saya menunggu waktu untuk bisa wawancara dengan koorlap LO, kami melihat bahwa terlihat jelas bagaimana seorang Koorlap mengatur 93 orang dan memberikan pengarahan pada mereka semua. Semangat memang masih terlihat menyala dalam dirinya, tapi tidak dapat dipungkiri juga bahwa dia sebenarnya juga kelelahan. Hingga kami pun merasa masih belum tega untuk mewawancarainya.

Selain dari LO, siangnya di sportorium UMY juga sudah ada Marching Band UMY yang sudah mulai latihan dan mempersiapkan untuk esok harinya. Begitu juga dengan orang-orang yang membuat panggung di depan Sporto untuk pembukaan PIMNAS pada hari Selasa 10 Juli besok. Sedang di dalam Sporto juga sudah ada bagian penanggung jawab pameran yang sudah mulai bersiap memasang stand untuk pameran poster dan produk PKM.

Mungkin perlu teman-teman ketahui juga, pameran tersebut nantinya yang juga akan memeriahkan acara PIMNAS di UMY ini. Selain ada bazar, lomba-lomba, dan seminar nasional. Pameran ini juga akan terdiri dari ratusan stand pameran. Karena pamerannya terdiri dari pameran poster dan produk PKM yang berjumlah 400 stand (ini hanya untuk tim yang lolos PIMNAS), pameran produk non-PKM yang berjumlah 18 stand yang berisi produk unggulan dari UI, ITS, IPB, UGM, UMY dan beberapa sponsor, serta satu lagi pameran hasil dari lomba fotografi, kaligrafi dan karikatur. Dan pameran ini dibuka untuk umum lho…! Bahkan pelajar SMA yang sedang berkunjung atau liburan di Jogja, bis yang mereka tumpangi nantinya juga akan diarahkan ke Sportorium UMY. Tujuan selain untuk mengenalkan UMY, mereka juga bisa melihat pameran tersebut dan dapat mereka jadikan sebagai wisata ilmiah.

Dan sebelumnya juga, pada pagi hari tadi sekitar jam 09.00 juga devisi konsumsi juga sudah mengadakan breakfing akhir. Sedang sore harinya, devisi registrasi peserta yang mengadakan breakfing akhir.

Nah, mungkin kurang lebihnya begitu sih gambaran dari persiapan semua pihak yang saya ketahui dari tadi pagi. Dan mungkin saja, masih banyak juga persiapan dari devisi lain yang belum saya ketahui. Maklumlah, mata saya kan hanya dua..jadi bisa melihatnya dimana saya berada saja..hehe :)

 
No Comments

Posted in cerita

 

Tuliskan Saja !

07 Jul

Bagi seorang pemula atau yang sedang belajar memperbaiki tulisan berita seperti saya ini, mungkin saja ada waktu dan saat-saat dimana ide untuk tulisan itu bermunculan dan berselancar indah dalam benak. Namun juga ada kalanya juga terkadang ide-ide itu terhambat, tidak mau keluar, mau dipaksa keluar juga susah banget gak muncul-muncul idenya. Saya rasa itu hal biasa, bahkan saya juga percaya kalau penulis-penulis besar itu juga mengalami saat-saat dimana hal seperti yang saya alami itu terjadi. :)

Tapi, terkadang kita juga tiba-tiba saja dibuat semangat untuk menulis. Entah dapat ilham dan ide dari mana, yang jelas, pikiran kita menyuruh jari-jemari tangan kita ini untuk segera bergerak menekan tombol huruf yang ada di laptop atau netbook kita sendiri (sekarang mainnya udah barang elektronik..bukan pake tulis tangan lagi). Itu sih yang saya alami…hehe :)

Mungkin teman-teman ada juga yang mengalami hal serupa seperti saya itu.. :D

Saya juga pernah mengalami hal yang mungkin setelah ini menjadi pelajaran untuk saya sendiri (kalau teman-teman ada yang mau mengambilnya sebagai pelajaran, juga nggak apa-apa..nggak ada yang melarang kok, :) ). Sewaktu saya sedang mendapat tugas untuk menulis dan membuat berita yang harus dikirimkan hari itu juga, awalnya saya memang bersemangat. Karena saya yakin saya bisa. Tapi tiba-tiba saja, di pertengahan tulisan, saya sudah tidak bisa fokus lagi. Pikiran saya saat itu memang mengatakan untuk melanjutkan saja tulisannya. Tapi nyatanya ketika itu juga, bagian tubuh saya yang lain tidak mendukungnya.

Saat itu saya sudah merasakan hal yang sudah tidak bisa saya tahan lagi. Saya ingin saat itu hal yang saya inginkan sudah terwujud. Saya ingin makan sesuatu…karena saya sudah sangat lapar dan tidak bisa lagi fokus dengan tulisan saya. Akhirnya saya sambar saja isi yang ada didalam plastik hitam yang sudah menunggu dan menggoda saya sejak saya duduk di meja saya. Saya makan satu gorengan tahu. Alhamdulillah…akhirnya terisi juga perut yang keroncongan beberapa menit yang lalu..

Setelah makan, baru saya lanjutkan lagi tulisan berita saya. Karena deadline juga sudah hampir menjelang. Walhasil, saya pun bisa kembali lagi menulis dengan lancar. Meskipun setelah itu saya belum tahu apakah tulisan dan alurnya sudah tepat ataukah belum. Tapi waktu itu saya tetap saja menulis hingga akhirnya bisa menyelesaikan dan mengirimkan tulisan itu.

Yah, mungkin itu satu cerita pengalaman saya saat menulis. Mungkin masih banyak cerita-cerita unik, lucu, dan menginspirasi dari teman-teman yang lain. Saya hanya menuliskan cerita lucu, atau mungkin tidak lucu ya?! Tapi yang jelas tulisan ringan lah ya..meskipun nggak bisa ditimbang juga ringannya seberapa..hehe :D

Tapi yang jelas, saat ingin menulis. Tuliskan saja sesegera mungkin apa yang ada dalam benak kita. Jangan ditunda dan menunggu besok, karena mungkin ide itu sudah hilang dan berganti dengan ide lain. Meskipun saya juga masih belajar sih..tapi apa salahnya kalau kita sama-sama saling mengingatkan.. “Betul tidak…?” hehe :)

 
2 Comments

Posted in cerita

 

Tulisan Beritaku Dimuat Di Media Online…

04 Jul

Nggak nyangka..benar-benar nggak nyangka. Tulisan berita tentang Langgam Jawa yang kemarin aku buat ditemani sedikit rasa kantuk, ternyata dimuat dibeberapa media berita online.

Mungkin ini salah satu keuntungannya aku berada di biro humas UMY. Meski hari pertama aku kaget dan sedikit syok mungkin. Sebab, baru hari pertama sudah disuruh untuk membuat berita. Memang sih, di bangku kuliah aku sudah mendapatkan materi kulih tentang teknik reportase, penulisan berita, penataan surat kabar, editing dan formatologi, tapi tetap saja aku masih kaget. Mungkin karena jangka waktu atau deadline pengumpulan beritanya berbeda, jadi sedikit membuatku syok. Jika di kuliah deadline berita itu 1 minggu, tapi kalau di biro humas ya 1 hari itu juga..

Tapi dari sini aku ternyata bisa belajar, bagaimana aku harus bisa menyelesaikan tulisan berita yang ditugaskn untuk selesai pada hari itu juga. Rasa kantuk, mandek mau nulis apa lagi, perut keroncongan, merasa kurang informasi pendukung berita, semua itulah yang aku rasakan sejak hari pertama aku bergabung di biro humas.

Namun, semoga aku bisa terus belajar agar terus bisa melakukan yang terbaik. Tulisan beritaku yang dimuat diberbagai media berita online, judul tulisannya salah satunya adalah “Langgam Jawa Ternyata Efektif Turunkan Nyeri dan Kecemasan”, judul ini yang dimuat di www.suaramerdeka.com

Judul lainnya meski beda, tapi inti dan isi dari beritanya sama. Bagi kawan-kawan dan sahabatku yang ingin tahu isi beritanya silahkan cari aja di mbah google dengan keyword berita Langgam Jawa. InsyaAllah nanti akan muncul macam-macam judul dari media online yang berbeda.

Alhamdulillah…ternyata aku bisa..! ^_^

 

 
6 Comments

Posted in cerita