Cara Ampuh Menghadapi Istri yang Pemarah dan Egois

5 Februari 2019

Sebelum menikah terkadang beberapa pasangan belum mengenal pasangannya dengan baik. Inilah yang membuat pasangan suami istri terkadang memiliki konflik dan akhirnya berpisah. Apalagi jika mendapatkan istri yang ternyata memiliki sifat pemarah dan juga egois tinggi.

Namun, sebenarnya tidak mengenal istri dengan baik sebelum menikah bukanlah salah satu alasan yang bisa membuat suami menceraikan istri. Masih banyak yang bisa keduanya lakukan untuk saling mengenal dan memahami seperti apa karakter keduanya.

Karena pasangan suami istri disatukan untuk saling melengkapi. Berikut ini cara menghadapi istri pemarah dan egois yang bisa laki-laki atau suami lakukan. Supaya keluarga yang baru dibina atau yang sudah dikokohkan selama bertahun-tahun tidak hancur begitu saja hanya karena emosi sesaat.

  1. Mengetahui apa saja yang membuat istri marah

Seseorang marah tentu karena ada sebabnya, dengan seiring berjalannya waktu, anda tentu akan mengetahui apa saja yang membuat istri anda marah dan meraa paling benar. Untuk itu, para suami harus selalu mencari tahu mengenai apa saja yang dapat mengaktifkan emosi marah istri, sehingga kemarahan istri dapat diredam.

Bisa jadi ada ketidakpuasan selama berhubungan suami istri akibat anda gampang keluar sehingga membuatnya jadi gampang marah akibat tidak puas. Nah, untuk mengatasi hal tersebut kandungan Foredi bisa membantu suami lebih tahan lama di ranjang. Coba saja!

  1. Menenangkan istri

Untuk para suami yang memiliki istri pemarah harus bisa menenangkan sang istri. Beberapa istri ada yang memilih untuk diam saat marah dan ada juga yang memilih untuk lebih diungkapkan. Untuk para suami harus paham bagaimana menghadapi istri yang memiliki kedua sifat tersebut.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menenangkan istri yang sedang marah, seperti memberikan siraman rohani, mendengarkannya mengenai lantunan ayat-ayat al-qur’an, sehingga lebih tentram.

  1. Mengalah

Selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah dengan mengalah. Ketika suami dapat mengalah berarti suami bisa bersikap lebih dewasa dan dianggap lebih bisa mengerti perasaan sang istri.

Sehingga lama kelamaan sang istri akan damai dengan sendirinya. Biasanya ketika suami bisa mengalah istri akan meraa malu dan merasa beralah sehingga dia akan redam dengan sendirinya dan mulai berpikiran jernih.

  1. Saling terbuka

Untuk menghadapi istri yang memiliki sifat egois, anda harus bisa meluangkan waktu untuk berdua, mengobrol mengenai berbagai hal dengan santai, membicarakan ketidaksukaan keduanya dan mencari solusi yang terbaik untuk masalah tersebut dengan kesepakatan bersama dan dengan kepala dingin. Sehingga rumah tangga bisa terjalin lebih bahagia dan bisa bertahan lama.

  1. Berikan senyuman dan sikap yang sabar

Ketika istri anda marah, anda bisa berikan senyuman kepada istri tercinta anda, dan berikan juga sikap yang menunjukkan bahwa anda menerima apa yang sedang istri anda lakukan. Sehingga istri akan merasa bahwa anda bisa mengerti dan memahami apa yang dirasakan dan diinginkan sang istri.

  1. Mendengarkan

Untuk mengetahui apa yang menjadi dasar masalah yang mengakibatkan keduanya bertikai adalah dengan saling mendengarkan. Dengan saling mendengarkan anda akan saling terbuka dan saling memahami satu sama lain.

Sehingga keduanya bisa saling menerima kekurangannya masing-masing dan memakluminya serta dapat menganggapnya merupakan hal yang biasa yang bisa dibicarakan secara baik-baik.

  1. Meminta maaf terlebih dahulu

Prinsip wanita adalah wanita selalu benar, jadi apapun yang dilakukan dan dirasakannya selalu menjadi nomor satu. Hal ini menuntut seorang suami untuk lebih perhatian lagi  terhadap istrinya.

Baca Juga Artikel Lain di : http://blog.umy.ac.id/sandaaginza/

Anda juga bisa meminta maaf terlebih dahulu ketika terjadi konflik, dengan adanya rasa saling mengalah maka rumah tangga anda akan selalu aman.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas