Prosedur Penelitian Titrasi Asam Basa Sederhana

3 Maret 2020

Apa itu titrasi asam basa? Mungkin bagi kamu orang awam, titrasi merupakan kata yang sangat asing untuk didengar. Namun bagi para peneliti atau fisikawan, titrasi adalah makanan sehari-hari yang kerap kali dilakukan. Titrasi adalah prosedur analitis terhadap suatu asam basa yang belum diketahui kandungan atau konsentrasinya. Titrasi ini dilakukan dengan cara memasukan beberapa tetes larutan asam yang belum diketahui kandungannya pada Erlenmeyer.

Namun untuk melakukan uji titrasi ini kamu diwajibkan untuk mematuhi segala prosedur yang berlaku agar aman dan menujukan hasil yang sebenarnya. laporan praktikum titrasi asam basa yang pernah kami bagiakan dahulu bisa menjadi dasar kalian untuk memahami lebih lanjut mengenai artikel ini. Tanpa berlama-lama lagi, mari kita bahas prosedur penelitian titrasi asam basa sederhana. Simak ulasanya berikut ini ya!!!

Prosedur Penelitian Titrasi Asam Basa Sederhana

Seperti yang kami jelaskan di atas bahwa penelitian titrasi asam basa dilakukan dengan cara memasukan sejumlah larutan asam basa pada Erlenmeyer. Setelah itu, prosedur dilanjutkan dengan cara memasukan titran atau zat pentitrasi basa yang dtambahkan sedikit demi sedikit hingga mencapai titik ekuivalen.

Titik ekuivalen ini didapatkan ketika konsentrasi OH- memiliki jumlah yang sama dengan H+ atau pH larutannya 7. Kelebihan zat titran akan menyebabkan perubahan tingkat keasaman dan menyebabkan perubahan warna pada indicator.

Ketika indicator asam basa mengalami perubahan warna, proses titrasi harus segera dihentikan. Dalam hasil akhir, diharapkan titik akhir titrasi memiliki nilai yang sama dengan titik ekuivalen. Semakin besar selisih nilai titrasi dengan nilai ekuivalen, maka dapat dikatakan semakin besar pula kesalahan yang terjadi.

Meskipun memiliki sejumlah istilah yang terdengar asing dan intelektual, namun penelitian titrasi asam basa ini kerap kali dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya saja penentuan akdar asam asetat pada cuka.

Jenis Titrasi Asam Basa

Proses titrasi asam basa dibedakan menjadi dua jenis yaitu asidimetri dan alkalimetri. Titrasi asidimetri adalah reaksi dari penetralan yang dilakukan menggunakan larutan asam baku sebagai titran. Sedangkan titrasi alkalimetri adalah reaksi dari penetralan yang dilakukan menggunakan larutan asam basa sebagai titran.

Demikian ulasan lengkap mengenai prosedur penelitian titrasi asam basa sederhana. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih.

 

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas