sarah_nurjanah

Improving Performance

Analisis Jurnal

Posted by Sarah_Nurjanah 0 Comment

PEMANFAATAN MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMBELAJAR

 

SARAH NURJANAH

PRODI S2 TP PPs UNY

2018

Pembelajaran menggunakan multimedia merupakan salah satu alternatif yang sering digunakan akhir-akhir ini. Karena memiliki banyak kelebihan, multimedia pun digunakan untuk pembelajaran. Sebagaimana salah satu kelebihan yang dipaparkan menurut Phillips (1997, p. 8) yaitu multimedia pembelajaran dapat memfasilitasi pengguna dengan gaya belajar yang berbeda-beda karena multimedia gabungan dari visual, suara dan gerakan sehingga mampu membantu anak belajar sesuai karakteristik gaya belajar anak.

Selain itu terdapat penelitian mengenai keuntungan menggunakan multimedia dalam pembelajaran yaitu keuntungan  belajar lebih besar 56%, konsistensi belajar lebih baik 50-60% dan retensi konten 25-50% lebih tinggi (Reddi & Mishra, 2003, p. 32). Sehingga multimedia sangat membantu dalam proses pembelajaran. Pembelajaran dengan mengunakan multimedia juga dapat meningkatkan kemandirian dan keaktifan siswa, daripada pembelajaran secara tradisonal.

Selain dapat digunakan pada pembelajaran di dalam kelas, penggunaan multimedia juga dapat dilakukan di mana saja. Materi yang digunakan dalam multimedia pun tidak hanya berupa materi bahan ajar di sekolah, namun bisa digunakan untuk pengenalan sejarah bencana yang pernah terjadi kepada generasi muda. Seperti yang dikutip dalam penelitian yang dilakukan oleh Nurjanah, dan Hidenori Watanave mengenai “Lesson learned from the Aceh Tsunami of 2004: A Digital Multimedia Display of the Aceh Archive using an Open-Source Platform for Sustainable Disaster Risk Reduction and Global Information(2018)”. Pada penelitian ini dibahas mengenai pembuatan multimedia digital dari arsip tsunami di Aceh, untuk mempermudah sosialisai terhadap generasi muda dalam mengurangi kerusakan yang diakibatkan oleh bencana alam.

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan multimedia untuk pembelajaran, langkah-langkah desain pengembangan Allesi & Trollip, yang dikelompokkan atas tiga prosedur pengembangan, meliputi: (a) planning, (b) design, dan (c) development yang dilengkapi dengan komponen atribut mencakup standards, ongoing evaluation, dan project management. Dalam mengembangkan multimedia pembelajaran terdapat beberapa bentuk penyajian diantaranya; (1) tutorial, (2) hypermedia, (3) drill, (4) simulasi, (5) games, (6) perkakas dan lingkungan belajar open-ended, (7) tes, (8) pembelajaran berbentuk web (Alessi & Trollip, 2001, p.10).

Mengutip dari Cahyani (2017) dalam jurnalnya yang berjudul “Developing Multimedia-assisted Inquiry Learning Instruments for Basic Biology Intended to Foster Students’ Scientific Inquiry” membahas bahwa dalam penelitian pengembangan, multimedia yang dikembangkan harus sesuai dengan kebutuhan siswa sehingga dapat digunakan untuk menggumpulkan informasi dan data. Kemudian hal lain yang harus diperhatikan adalah desain dari lingkungan pembelajaran multimedia; misalnya, teks animasi, narasi animasi, atau narasi dan teks animasi, mungkin memiliki lebih banyak atau lebih sedikit efek pada transformasi konten menjadi minat jangka panjang. Sebagai perancang multimedia, penerapan utama dari hasil ini menunjukkan bahwa meningkatkan perhatian dalam penggunaan narasi dan teks dapat memberikan manfaat yang meningkat bagi beberapa pembelajar online dan meningkatkan kemampuan meraka mempertahankan minat selama pengajaran pendidikan. (Dousay : 2018)

Selain dapat digunakan sebagai bahan ajar siswa, multimedia juga dapat dikembangkan sebagai bahan pengujian. Yaitu peenggunaan multimedia based performance assessment (MBPA) atau penilaian kerja berbasis multimedia untuk mensimulasikan lingkungan dunia nyata di mana tugas-tugas yang diberikan sebagai siswa untuk melakukan navigasi melalui lingkungan itu. Menggunakan multimedia (misalnya, animasi, video, virtual reality), siswa ” tenggelam ” dalam lingkungan virtual di mana mereka harus menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan.(Klerk, dkk : 2017).

Oleh karena itu, supaya dalam pengembangan multimedia dapat dimanfaatkan dengan baik, maka harus mementingkan aspek penting dalam proses pembuatannya. Pembelajaran multimedia interaktif yang dirancang menarik akan memotivasi dan merangsang aktivitas belajar siswa, membantu siswa untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pembelajaran dan menumbuhkan kreativitas dalam pembelajaran sehingga akan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran. (Wiana, 2017)

 

Daftar Pustaka

 

Alessi, S.M & Trollip, S. R. (2001). Multimedia for learning, method and development, (3rd ed.). Massachusetts: Pearson Education Inc.

Bardi dan Jailani. (2015). Pengembangan Multimedia Berbasis Komputer Untuk Pembelajaran Matematika Bagi Siswa SMA. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 2 (1), (49-63).

Cahyani, R. (2017).Developing Multimedia-assisted Inquiry Learning Instruments for Basic Biology Intended to Foster Students’ Scientific Inquiry. Journal of Physics, 824 (1).

Dousay, Tonia A. & Natasha P. Trujillo. (2018). An examination of gender and situational interest in multimedia learning environments. British Journal of Educational Technology.

Klerk, Sebastiaan de dkk. (2017). A Framework for Designing and Developing Multimedia Based Performance Assessment in Vocational Education. Education Tech Research Dev.

Nurjanah dan Hidenori Watanave. (2018). [C23] Lesson learned from the Aceh Tsunami of 2004: A Digital Multimedia Display of the Aceh Archive using an Open-Source Platform for Sustainable Disaster Risk Reduction and Global Information. デジタルアーカイブ学会誌(がっかいし)(Journal of The Japan Society for Digital Archive), 2(2).

Pratiwi, Henny Riska dan Christina Ismaniati. (2017). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Untuk Mengembangkan Aspek Kognitif Anak. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 4(2),(130-139).

Reddi, U. V, & Mishra, S. (2003). Educational multimedia: A handbook for teacher-developers. New Delhi: CEMCA.

Wiana, Winwin. (2017). Application Design Of Interactive Multimedia Development Based Motion Graphic On Making Fashion Design Learning In Digital Format. International Journal of Scientific & Technology Research. 6(5).

Widyatmojo, Galih dan Ali Muhtadi. (2017). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbentuk Game Untuk Menstimulasi Aspek Kognitif Dan Bahasa Anak Tk. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 4(1), (38-49).

Categories: Uncategorized

PROFIL AKU

Sarah_Nurjanah


Popular Posts

Hello world!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

SEO (Search Engine O

asslamaualaikum....   hai...hai... hari ini tanggal 19 november 2014, pelajaran literasi komputer online ...

PBJ UMY di UNIRES JO

assalamualaikum ... pada kesempatan saat ini, saya akan menjelaskan tentang PBJ ...

office 365

hai...haiii hari ini tanggal 26/11/2014 kita lagi kuliah di gedung AR B ...

Membuat Email Alias

Berikut ini akan saya sampikan mengenai cara membuat email alias. ...