syi'ar pengetahuan

Just another Blog UMY site

Diabetes Mellitus (Kencing Manis)

Apakah  Diabetes Mellitus (Kencing Manis) ?

Merupakan gangguan metabolisme dari distribusi glukosa oleh tubuh. Penderita Diabetes Mellitus tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efektif, sehingga terjadilah kelebihan glukosa didalam darah.

Pada dasarnya dikenal 2 jenis Diabetes, yaitu :

  1. Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) atau diabetes mellitus yang bergantung pada insulin untuk mengatur metabolisme gula dalam darah.
  2. Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM) atau diabetes mellitus yang tidak bergantung pada insulin untuk mengatur metabolisme glukosa dalam darah. Jenis ini mewakili sekitar 90% dari seluruh kasus diabetes mellitus.

Siapakah yang mempunyai resiko terkena Diabetes Mellitus ?

  1. Usia > 35 tahun
  2. Riwayat keturunan Diabet dalam keluarga
  3. Obesitas

Dikatakan obesitas jika seseorang kelebihan 20% dari BBN atau IMT >23 kg/

  1. Hipertensi / tekanan darah tinggi (T>140/90)
  2. Kolesterol HDL < 35 mg/dl atau TG > 250 mg/dl

 

Gejala-gejala khas Diabetes Mellitus

  1. Poliuria (Banyak Kencing)
  2. Polidipsi (Banyak Minum)
  3. Polifagi (Banyak Makan)

Tetapi berat badan menurun

 

Gejala lain

  1. Kesemutan
  2. Cepat lelah
  3. Mudah mengantuk
  4. Gatal-gatal
  5. Mata kabur

Kadar GDA/GDS dan GDP sebagai patokan penyaring dan diagnosis Diabetes Mellitus :

Kadar

GDA/GDS

mg/dl

 

Plasma Vena

Darah Kapiler

Bukan DM

Belum pasti DM

DM

< 110

< 90

110 – 199

90 – 199

≥ 200

≥200

Kadar

GDP

mg/dl

Plasma Vena

Darah Kapiler

< 110

< 90

110 – 125

90 – 109

≥ 126

≥ 110

Keterangan :

GDA : Gula Darah Acak

GDS : Gula Darah Sewaktu

GDP : Gula Darah Puasa

 

Penyakit Diabetes Mellitus tidak bisa disembuhkan sehingga kita harus meningkatkan kualitas hidup pasien DM dengan menghilangkan keluhan dan gejala DM serta mempertahankan, menghambat dan mencegah progresifitas penyakit dengan tujuan akhir menurunkan angka kesakitan dan kematian penderita DM. Sehingga pasien dapat hidup sehat bersama Diabetes Mellitus.

 

Pemeriksaan Laboratorium untuk Pengendalian Penyakit DM :

  1. Urine lengkap
  2. Mikroalbumin urine
  3. GDP / 2JPP
  4. HBA Ic
  5. Profil lemak
  6. Fungsi ginjal = BUN, Creatinin, Asam Urat
  7. ECG / Treadmill
  8. Tekanan Darah
  9. Thorax photo

Penderita DM dapat hidup secara normal dengan mengubah gaya hidup, rajin mengontrolkan glukosa darah, diet dan melakukan olah raga secara teratur.

 

Sumber: Laboratorium Klinik Pramita Utama (Diagnostic Center)

Categories: kedokteran

PROFIL AKU

Suhendar


Popular Posts

Pengangguran dan Pro

Kehilangan pekerjaan dapat menjadi kejadian ekonomi yang paling mengerikan dalam ...

Cara Mengatasi Anak

Mendidik anak untuk bisa pintar mungkin bisa dilakukan oleh siapa ...

khasiat pegagan

faktor usia dapat berpengaruh terhadap daya ingat manusia. selain faktor ...

aqidah-akhlaq

Tawadhu' Sikap merendah tanpa menghinakan diri- merupakan sifat yang sangat terpuji ...

pengaruh tayangan te

Televisi (TV) merupakan media elektronik yang digemari oleh semua kalangan, ...