Healthy Care

Kesehatan Adalah Aset Paling Berharga Dalam Hidup Kita

KATARAK

Posted by Suhendar Komentar Dinonaktifkan pada KATARAK

jKatarak merupakan penyakit yang membuat lensa mata menjadi keruh dan bisa mengakibatkan kehilangan penglihatan. Penderita katarak rata-rata terjadi pada orang yang berusia 60 tahun ke atas. Menurut dokter mata, katarak adalah kekeruhan pada lensa mata yang sebelumnya jernih dan tembus cahaya menjadi buram. Karena cahaya sulit menembus lensa dan mencapai retina, bayangan yang ditangkap retina menjadi kabur. Gejala umum katarak adalah lensa mata memburam mirip kaca susu dan penderita seperti terganggu kabut ketika melihat obyek. Penderita juga lebih peka terhadap cahaya, membutuhkan cahaya terang untuk bisa membaca, dan prnglikatan dalam satu mata terkadang menjadi dua(ganda).

Kasus katarak kebanyakan akibat proses degeneratif (kemunduran), seiring usia yang kian lanjut. Gangguan mata itu umumnya menyerang orang berusia 70 tahun ke atas sehingga dianggap sebagai proses alami yang tidak bisa dihindari. Selain usia, ada beberapa faktor yang mempercepat timbulnya katarak, antara lain pemakaian steroid, dampak operasi mata, dan kecelakaan pada mata. Adapun diabetes merupakan faktor risiko paling umum yang mempercepat katarak. Selain itu, paparan sinar ultraviolet meningkatkan risiko terkena katarak, terutama jika mata tanpa pelindung terpapar sinar matahari cukup lama. Karena itu, nelayan adalah pekerjaan berisiko tinggi terkena katarak. Nelayan banyak terkena katarak pada usia 35 tahun karena para nelayan terpapar sinar matahari dari pagi sampai sore hari saat melaut.

Di Indonesia, menurut riset kesehatan dasar tahun 2013, prevalensi katarak semua umur 1,8 persen. Terkait usia, persatuan dokter mata Indonesia pada 2013 mencatat, prevalensi kebutuhan akibat katarak kian tinggi pada kelompok usia lebih tua. Pada kelompok usia 45-59 tahun, prevalensi kebutaan akibat katarak 20 kasus per 1.000 orang. Adapun pada kelompok usia lebih dari 60 tahun 50 kasus per 1.000 orang. Sejauh ini, operasi mata merupakan satu-satunya jalan untuk sembuh dari katarak. Selama ini, operasi katarak terbukti hanya memiliki risiko komplikasi 1 persen meski dengan bedah pisau. Namun, jika takut dengan pisau bedah, penderita kini punya pilihan untuk menghindari pisau bedah dengan teknologi laser.

Teknologi operasi katarak terus berkembang. Teknologi pertama adalah operasi katarak manual, terdiri dari bedah ekstraksi katarak intrakapsul (ICCE) dan bedah ekstraksi katarak ekstrakapsul (ECCE). Pada ICCE, dokter mengeluarkan lensa mata pasien tanpa memberi lensa tanam untuk pengganti sehingga pasien terbantu melihat dengan memakai kacamata. Dengan metode ECCE, lensa tanam dimasukkan ke kapsul mata guna mengganti lensa yang katarak. Pada kedua metode itu, sayatan kornea dibuat sekitar 1 cm, menyesuaikan dengan ukuran lensa, dan perlu beberapa jahitan.

Categories: kedokteran

PROFIL AKU

Suhendar


Popular Posts

Deteksi Kista Melalu

Kista merupakan suatu tumor jinak yang dapat menyerang sistem reproduksi ...

Sarapan Pagi = Sarap

Dengan adanya pola makan gizi seimbang, diharapkan dapat mencegah timbulnya ...

Bayi Prematur (Lemah

WHO menyatakan, setiap detik, didunia lahir bayi dengan berat badan ...

Kutu Busuk

Kutu busuk, spesies yang paling dikenal adalah Cimex lectularius, pada ...

Kebutuhan Dasar Bayi

Tidak semua kelahiran prematur dapat dicegah, namun dapat dihindari dengan ...