Bab I Tesis Saya

Dalam menjalankan profesinya perawat rawan sekali stres, perawat di Unit Rawat Inap di Rumah sakit dituntut untuk memiliki kemampuan dan keterampilan dalam upaya membantu pasien mengatasi masalahnya. Tuntutan tersebut  dapat menyebabkan terjadinya stres.

Untuk mewujudkannya maka perawat harus mampu memberikan asuhan keperawatan secara profesional kepada klien. Salah satu bukti asuhan keperawatan yang profesional tercermin dalam pendokumentasian proses keperawatan dimana profesionalisme perawat identik dengan beban kerja perawat.

Selain itu, beban kerja yang merupakan sekumpulan atau sejumlah kegiatan yang harus  diselesaikan  oleh  suatu  unit  organisasi  atau  pemegang  jabatan  dalam  jangka waktu tertentu juga akan berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Dampak buruk yang dapat ditimbulkan jika seorang perawat mengalami stres ialah dapat mengganggu interaksi sosialnya, baik itu dengan rekan kerja, dokter maupun pasien. Efektivitas kerja dapat pula menjadi terganggu, karena pada umumnya apabila seseorang mengalami stres, maka akan terjadi gangguan baik itu pada psikologisnya maupun keadaan fisiologisnya .

Rumah sakit  dalam meningkatkan pelayanan  yang bermutu dan paripurna, mengutamakan keselamatan pasien memerlukan  kinerja perawat yang baik, karena mutu merupakan proses  yang sesuai standar. Dalam hal ini dengan akreditasi rumah sakit juga merupakan standar yang harus dipatuhi oleh rumah sakit untuk meningkatkan kinerja karyawan dan kepatuhan terhadap standar. Kinerja perawat dikatakan baik bila seorang perawat dapat melaksanakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang ada.

Sehubungan dengan  hal ini maka penulis tertarik untuk membuat  tesis tentang “ Pengaruh Stres dan  Beban Kerja Terhadap Kejadian near Miss/ KNC dan Kinerja Perawat di Instalasi  Rawat Inap RSU Kumala Siwi Kudus”

BAB III

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional survei dan penelitian ini dimaksudkan untuk menguji hipotesis.  Penelitian ini melihat pengaruh stres (X1) dan beban kerja (X2) terhadap kejadian Near Miss /KNC (Y1) dan Kinerja Perawat Instalasi Rawat inap (Y2).  Dalam menganalisis data peneliti menggunakan Analsis Deskriptif terlebih dahulu kemudian menggunakan Analisis Inferensia dengan Metode Regresi yang diolah dengan menggunakan Statistical Program for Social Science (SPSS) Relase 23,0.

Sampel dalam penelitian ini adalah 68 orang yang berarti seluruh populasi digunakan sebagai sampel, dengan demikian sampel yang digunakan adalah sampling jenuh.  Dari 68 orang sampel tersebut 30 orang untuk uji coba dan 38 orang lagi untuk data penelitian.

Dalam melaksanakan penelitian ini peneliti memerlukan pengumpulan data melalui :

  1. Data Primer

Yaitu  data yang diperoleh dari sumber data dengan metode pengumpulan  data yang dilakukan dengan cara pemberian/penyebaran kuesioner.

  1.   Data Sekunder

Yaitu data yang telah dikumpulkan lebih dahulu oleh pihak lain, sehingga penulis bisa mendapatkannya cukup dengan cara membaca literature yang ada hubungannya dengan penelitian ini.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar