Papan Tulis

Hitam dan Putih itulah Cerita

be

Aku melihatnya,,,,,,

Berjam-jam dia menunggu kereta datang dari stasiun seberang

Beribu-ribu kilo dia menyusuri jalan, mengais makanan yang telah terbuang

Dan sedang orang disebalah sana bernyanyi nampak riang

 

Aku mendengarnya,,,,

Perut buncit menjerit mengharap makan,

Kepala besar menangis mengharap diberi obat

Dan tawa terbahak-bahak dari orang yang besar perut dan kepala dimeja makan

 

Aku menghirupnya,,,,

Aroma darah dari tumpukan puing-puing janji pembangunan

Aroma air mata dari tundukan kepala-kepala yang telah dipinggirkan

Dan harumnya mulut orang yang berkelekar di atas singgasana kerajaan

 

Suara tanyaku berlabuh pada hambaran senja

Ketika mentari mulai mengalah pada malam

Aku tak tahu,,sudah gilakah aku

Dan aku juga tak tahu,,,sudah matikah saudaraku

 

Orang bilang zaman ini zaman edan

Orang bilang “ ora edan, ora keduman”

Yang bersuara dianggap orang gila

Yang turun di jalan,dianggap orang kurang kerjaan

 

Dimana cinta, dimana agama, dan dimana Indonesia

Banyak sudah cerita lama yang terlupa

Tergerus silau dunia, yang butakan mata

Tidur semua,,,semuanya tidur,,,,,

 

 

 

Alunan musik ini begitu menenangkan bukan???

Terlena dan terlena,,sedang mereka bekerja mengeruk harta

Yang lemah dibuat susah

Yang senang dibuat tersungkur terlentang

 

Ini harta kita,,bukan hartamu saja

Ini tempat tinggal kita,,bukan tempat tinggalmu saja

Ini tanahku,,,dan bukan tanahnya

Ini negeriku dan bukan negerinya

 

Mandataris rakyat bukan untuk memperkaya diri

Menyombongkan diri, apalagi sekedar untuk tidur ngorok diatas meja sidang

Mandataris rakyat itu harus bisa jadi anggota PMI

Ya,,PMI,,Pengayom Masyarakat Indonesia

 

Hahaha,,ayolah,,,sedikit saja kau menjadi orang yang mengerti

Setidaknya,,atau sekurang-kurangnya kau mengerti jika dirimu tidak mengerti

Bukan menjadi orang yang tidak mengerti jika dirimu tidak mengerti

Yang bisanya hanya membuat kesal hatiku saja

 

Dari pojok hati, aku bersuara

Bersuara layaknya orang gila, bersuara layaknya orang yang kurang kerjaan

Suara-suara tanya tanpa dendam dan kebencian

Suara-suara harapan yang semoga terwujudkan

 

Dari pojok hati, aku mulai bersajak

Sajak bimbang, sajaknya orang gila dan orang kurang kerjaan

Sajak cerita, sajak tentangku, kau dan dia

Dan sebuah  sajak tanya dan harap yang ingin segera dijawab

 

# setiap pribadi mempunyai ranah pemikiran yang berbeda, dan biarkan setiap jiwa yang telah terbentuk itu berpijar dengan warnanya sendiri-sendiri, apapun warnanya yang penting untuk INDONESIA

 

Categories: Sastra

PROFIL AKU

Teguh Utomo


Popular Posts

BENDERA LUSUH DIANTA

Desing peluru  menghujam raga Tersipu perih menahan luka Demi bangsa dan atas ...

Sajak Tentangku, Kau

Aku melihatnya,,,,,, Berjam-jam dia menunggu kereta datang dari stasiun seberang Beribu-ribu kilo ...

Kepemimpinan dalam P

[caption id="attachment_435" align="aligncenter" width="240"] " Bung Karno"[/caption] Gundul-gundul pacul cul gembelengan Nyunggi-nyunggi ...

INDONESIA

Indonesia,,, Indonesia adalah tempat dimana aku tinggal Tempat yang selalu setia menemaniku ...

MY DAD IS SUPER HERO

Sekitar satu hari yang lalu saya habis meng-khatam-kan sebuah buku. ...