Papan Tulis

Hitam dan Putih itulah Cerita

Pemuda Pencari “Nama”

Posted by Teguh Utomo 9 Comments

people's1113

Gelegar suara sang garuda merana

Terayun-ayun rendah ia terbang,,

Sedang sang pemburu dari segala penjuru mata angin mengintainya,,,

 

Sang Bima menciut nyali,,

Ketakutan dan memilih untuk tidur,,,tidur pulas

Dan kemudian sang dayang pun mendongeng

Sembari mengkipas-kipaskan bulu merak disamping ranjang

 

Indonesia,,,Indonesia,,,Indonesia

Patih Gajah Mada berteriak lantang,,

Tiba-tiba raja Hayam Wuruk datang membawa emas batangan

Dan mereka pun bersenang-senang,sambil menggoda pelayan yang menyajikan minuman

 

“Ternyata aku hanya mimpi,,”

Ucapnya dari bawah samping ranjang mewah

“Itu hanya mimpi,,aku tak seperti itu”

 

Hahahaha,,,dia bilang itu hanya mimpi

Sedang rintihan rakyat itu nyata adanya

Dia bilang itu hanya mimpi

Sedang tangis rakyat itu juga nyata adanya

 

Petani tidak punya sawah

Puluhan atau bahkan ratusan ribu anak-anak kini tiada bisa sekolah

Tiada pangan,,

Tiada papan,,

Tiada sandang,,

Rakyat pun banyak yang penyakitan,,,,

 

Entah ini negeri apa?

Apakah negeri ini negeri yang subur, tapi mengapa banyak rakyat yang nganggur

Apakah negeri ini negeri agraris,tapi mengapa petaninya selalu saja menangis

Apakah negeri ini negeri maritim, tapi mengapa nelayannya pada hidup miskin

Atau apakah negeri ini negeri Atlantis, tapi mengapa banyak rakyat yang jadi pengemis

 

Bukankah negeri ini negeri yang ajaib,,

Ketika rakyat mencoba menanam padi yang tumbuh malah pabrik

Ketika rakyat mencoba menanam jagung yang tumbuh malah gedung

Ketika rakyat mencoba menanam modal yang tumbuh malah korupsi

Dan ketika rakyat mencoba menanam kepercayaan yang tumbuh subur malah penghianatan

 

Mengapa,,mengapa,,,atau kenapa ???

Entahlah,,,aku tak pernah tahu,,

Yang kutahu,,terkadang presidenku lupa caranya menangis ketika melihat rakyatnya menangis

Yang kutahu, terkadang para mentriku lupa caranya mengulurkan tangan ketika rakyatnya butuh pertolongan,,

Yang ku tahu,terkadang para aparatur penegak hukumku lupa caranya menggunakan timbangan ketika uang sudah ada di tangan

Dan yang kutahu aku serta saudaraku pun terkadang ikut-ikutan lupa bahwa kami bangsa Indonesia yang berbudaya timur

 

Sekarang,,,

Tinggallah engkau yang harus berjalan

Engkau para pemuda pencari nama yang punya sejuta impian

Engkau para pemuda pencari nama yang punya semangat perubahan

Engkau para pemuda pencari nama yang kini menjadi kebanggaan kedua orang tua di rumah

Dan engkau para pemuda pencari nama yang sadar bahwa Indonesia adalah bangsa Garuda bukan bangsa emprit,,,

 

Tak usah kau berfikir tentang eksistensi,,tentang pencitraan

Yang  membuatmu berada dalam kesombongan dan kesesia-siaan

Dan kau tahu, tiada harga bagi namamu,

Jika para pemuda pencari nama tak bisa mengabdi untuk bangsa

Jika para pemuda pencari nama tak bisa membusungkan dada untuk bangsa

Dan jika para pemuda pencari nama tak bisa menjunjung tinggi derajat bangsa

 

 

 

 

Pati, 22 juli 2013

Categories: Sastra

PROFIL AKU

Teguh Utomo


Popular Posts

BENDERA LUSUH DIANTA

Desing peluru  menghujam raga Tersipu perih menahan luka Demi bangsa dan atas ...

Sajak Tentangku, Kau

Aku melihatnya,,,,,, Berjam-jam dia menunggu kereta datang dari stasiun seberang Beribu-ribu kilo ...

Kepemimpinan dalam P

[caption id="attachment_435" align="aligncenter" width="240"] " Bung Karno"[/caption] Gundul-gundul pacul cul gembelengan Nyunggi-nyunggi ...

INDONESIA

Indonesia,,, Indonesia adalah tempat dimana aku tinggal Tempat yang selalu setia menemaniku ...

MY DAD IS SUPER HERO

Sekitar satu hari yang lalu saya habis meng-khatam-kan sebuah buku. ...