Sejarah Kerajaan Melayu (Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya) & Keruntuhannya

27 views
banner 300x280

Sejarah Kerajaan Melayu  & Keruntuhannya

Melayu

Diperkirakan, telah berdiri tiga kerajaan Melayu Kuno di Jambi, yaitu Koying (abad ke-3 M), Tupo (abad ke-3 M) dan Kantoli (abad ke-5). Seiring perkembangan sejarah, kerajaan-kerajan ini lenyap tanpa banyak meninggalkan jejak sejarah.

Politik

Besarnya pengaruh islam terhadap politik melayu mengakibatkan timbulnya gelar raja-raja Melayu yang bercorakkan islam seperti zillullah fil alam, sultan dan khalifah. Implikasinya, pengembangan konsep-konsep hukum melayu merujuk pada hukum-hukum islam yang berlandaskan al-Qur’an dan sunnah Nabi.

Ekonomi

Kegiatan perekonomian yang lebih banyak dilakukan pada zaman itu adalah kegiatan perdagangan.

Sosial

Beberapa benda arkeologis yang ditemukan di daerah Jambi (kerajaan Melayu) menunjukkan bahwa, di daerah ini telah berlangsung suatu aktifitas ekonomi yang berpusat di daerah Sungai Batang Hari. Temuan benda-benda keramik juga membuktikan bahwa, di daerah ini, penduduknya telah hidup dengan tingkat budaya yang tinggi. Temuan arca-arca Budha dan candi juga menunjukkan bahwa, orang-orang Jambi merupakan masyarakat yang religius.

Budaya

Orang Melayu menetapkan identitas ke-Melayu-annya dengan tiga ciri pokok,yaitu berbahasa Melayu, beradat istiadat Melayu, dan beragama Islam. Berdasarkanciri-ciri pokok tersebut, masyarakat Indonesia yang tergolong sebagai orangMelayu baik dilihat sebagai ras atau sukubangsa, dipersatukan oleh adanya kerjaan - kerjaan Melayu pada masa lampau.

Penyebab Keruntuhan

Kedudukan kerajaan ini makin terdesak karena munculnya kerajaan-kerajaan besar yang juga memiliki kepentingan dalam bidang perdagangan, seperti Kerajaan Siam di sebelahutara yang menguasai daerah-daerah di Semenanjung Malaka termasuk Tanah Genting Kra.

Sumber : https://pelajaranips.co.id/

banner 300x280