Hikmah Sedekah

              Setiap kali berjalan kita selalu melihat kedepan dengan mata kita selain kita melihat dengan mata ini kita juga melihat sesuatu dengan mata hati atau hati nurani kecil kita. Mata bola kita tidak akan sanggup melihat apa yang seharusnya tidak tampak terhadap segala sesuatunya dengan beberapa macam  hal pasti kita menemukan banyak dari kita kurang mampu untuk memiliki penghidupan yang layak dan cacat mental atau fisiknya dengan memberikan santunan dan sedekah kita merasa lega dan bangga terhadap apa yang dialami saudara kita. Kita mampu dan memiliki potensi untuk itu semua, Pesantren Masyarakat Jogja  memberikan fisinya agar lebih suka memberi dari pada meminta-minta. Kaya harta, kaya iman dan tidak sombong merupakan visi yang cocok untuk PMJ. Mempesantrenkan masyarakat dan memasyarakatkan pesantren ungkapan dari kang Puji pada waktu dahulu. Beliau menyuruh santri-santrinya untuk memberikan sedekah waktu pagi sesudah sholat dhuha ataupun   mencari- mencari  kota amal ketika sudah shalat subuh untuk memberi sepeser uang untuk diinfakkan secara istiqomah. Karena ada beberapa hikmah atau energy yang sangat dahsyat dari sedekah tersebut. Antara lain yaitu

  1. Sedekah merupakan sarana Allah untuk melipat gandakan rizki kita
  2. Sedekah dapat membersihkan dan mesucikan jiwa kita dari pada harta anak-anak yatim
  3. Sedekah akan membentuk hubungan social kita terhadap masyarakat ataupun umat
  4. Dengan bersedekah Allah akan membalas kebaikan beberapa kali lipat
  5. Sedekah dapat membentuk Potensi yang berlandaskan Akhlakul Karimah

        Mungkin  kita sebagai Makluk social perlu kiranya untuk tetap bersedekah dan menolong sesama umat  karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lain dan sedikit dari puKta atau pemikiran untuk kita semoga menjadi yang terbaik, ahli shalat, ahli syukur dan ahli ibadah karena sesungguhnya dari yang semua itu terdapat pancaran energy yang kita tidak tahu asalnya. Kita melihat orang yang berbeda agama dari kita  dalam memasukkan uang infaknya setiap hari minggu itu lebih besar dari pada kita apakah  kita tidak malu oleh itu semua tentu kita akan merasa sangat malu. Kata simbah  yang beragama Katolik”kenapa sih orang Islam tuh kalau membangun masjid aja di jawa timur harus meminta-minta  uang sumbangan di Masjid dan Rumah-Rumah? Jawab saya “ya mungkin uang infaknya kurang untuk membangun masjid didaerah mbah dan karena orang islam banyak yang miskin” wah beda banget sama agamaku kalau nyumbang setiap minggu tuh dapetnya dana besar banget  sampai puluhan juta. Jawabku” yah orangnya yang datang kaya-kaya sih” coba kalau islam  orang yang kaya-kaya mau bersedekah mungkin di Indonesia ini tidak ada anak yang kelaparan dan dpt membangun masjid dengan mudah andaisaja  uang zakat tidak di korup mungkin semua akan terbagi rata untuk semua umat.

Pukta{ Pemikiran umum untuk Kita} in unversitas terbaik

 

 

About topik 212 Articles
Bingung cari tempat berkunjung pas di jogja cari yuk tempat wisata di jogja
Contact: Website
Skip to toolbar