berbagi ilmu yang bermanfaat

forum bebas untuk berekspresi

Terdengar banyak isu bahwa pada tahun 2013 kurikulum akan diganti lagi. Ini memang benar, sebenarnya saya mengetahui ini juga baru hari ini Jum’at 30 November 2012. Tepatnya tadi pas saya mengikuti mata kuliah Strategi Pembelajaran PAI, lalu saya bowsing dan mencari berita tentang isu ini.  Nah saat kuliah berlangsung teman saya bernama “Fauzi” mengajukan pertanyaan yang intinya gini, “pak, apakah benar kurikulum tahun 2013 mau diganti??? lalu bagaimana pandangan bapak menyikapi hal ini???” semacam itu. Lalu dosen saya “Drs. H. Abdul Majid, M. Ag” mejawab, “memang benar bahwa pada tahun 2013 nanti kurikulum di Indonesia ini akan diganti, KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) saja belum tuntas dan belum maksimal dalam pelaksanaannya, ini malah mau diganti lagi. Tentu ini akan lebih merepotkan kalau tidak diimbangi dengan langkah yang ditempuh LPTK serta guru dalam megajarkan mata pelajaran” jelas dosen saya kurang lebih seperti itu.

Dosen saya pesimis kalau misal kurikulum nanti benar diganti, karena tentunya LPTK sebagai lembaga yang mendidik bagi calon-calon pendidik harus sebagaimana mungkin dalam memberikan suatu pendidikan agar sesuai dengan kurikulum 2013 tersebut. Guru pada kurikulum 2013 nanti diharapkan mampu mengajar berbagai mata pelajaran, tentunya ini menjadi masalah yang besar bagi LPTK yang memberikan pendidikan bagi guru pada suatu bidang studi, misalnya PAI (Pendidikan Agama Islam), PPkn, dan lain-lain. Karena belum tentu seorang guru dapat mengajar semua mata pelajaran, karena setiap guru pada bidang studi tersebut mempunyai basic/kemampuan masing-masing terkait dengan bidang studi yang mereka tekuni.

LPTK yang memberikan pendidikan tidak pada suatu bidang studi atau tematik, misalnya saja PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), mungkin ini tidak masalah. Karena dalam jurusan ini guru memang dituntut untuk menguasai semua pelajaran pada jenjang pendidikan SD. Tapi kalau dengan guru bidang studi kan tentunys ini sangat sulit apabila diterapkan. LPTK yang menangani pun belum siap kalau kemungkinan keadaan akan seperti ini.

Tentu hal yang dijelaskan diatas menjadi problem yang sangat penting bagi kurikulum di Indonesia ini, pemerintah/ahli-ahli dalam kurikulum harus memprtimbangkan lagi dengan keputusan tersebut, bagaimana dampak yang akan terjadi??? apakah nantinya dalam penerapan, pengaplikasian akan berjalan dengan lancar??, ini pertanyaan yang harus direnungkan bagi para pakar/ahli kurikulum yang menangani tentang kurikulum tahun 2013 tersebut.

KTSP yang sekarang masih diterapkan saja dalam penerapan, pengaplikasian belum maksimal. Kenapa pemerintah/ahli kurikulum tidak membuat suatu gebrakan baru dalam menangani keterlanjutan KTSP ini, bukan malah gebrakan baru membuat kurikulum baru.

Dosen saya pas kebetulan 1 pesawat dengan para ahli kurikulum tidak saja mendengar pembicaraan mereka, mereka bicara kurang lebih seperti ini. “ayo kita buat gebrakan baru dengan membuat kurikulum baru, supaya kita punya proyek yang mengegerkan“.

Tentu secara langsung pribadi saya perihatin dengan pembicaraan yang seperti itu. Tapi harapan saya pemerintah beserta ahli kurikulum dapat memikirkan kembali tentang rencana mereka itu, kalau memang itu yang terbaik buat pendidikan di Indonesia ini ya tentunya pemerintah harus lebih berperan secara maksimal dalam mewujudkannya, karena masalah-masalah pasti akan banyak timbul dengan kebijakan yang seperti itu.

 

#I hope this information is helpful friend#,, keyy

PROFIL AKU

wahyu budi nugroho


Popular Posts

Tantangan Pendidikan

Teknologi modern telah memungkinkan terciptanya komunikasi bebas lintas benua, lintas ...

terapi untuk para ah

Fuad Baraja, siapa yang tidak kenal dengan orang satu ini. ...

Kehujanan???? ga lay

Musim hujan sudah tiba. . . yang menggantikan musim kemarau ...

Peringatan 1 Muharro

Dalam rangka memperingati 1 Muharrom 1434 H, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ...

"no day without writ

No day without writing, this is the sentence that we ...